Arsip:

industri

Wisuda Periode IV

Dari Kampus untuk Masa Depan: Lulusan TSPD Siap Berkarya dengan Bekal Kompetensi Geospasial

Yogyakarta — Sebanyak 11 mahasiswa Program Studi Teknologi Survei dan Pemetaan (TSPD), Departemen Teknologi Kebumian, Sekolah Vokasi, Universitas Gadjah Mada, resmi menyelesaikan pendidikan dan meraih gelar Sarjana Terapan Teknik (S.Tr.T.) dalam Wisuda Periode IV Tahun Akademik 2025/2026 pada 19 Agustus 2026.

Wisuda menjadi penanda berakhirnya perjalanan akademik sekaligus awal bagi para lulusan untuk membawa ilmu, pengalaman, dan kompetensi yang diperoleh selama menempuh pendidikan ke dunia profesional serta memberikan kontribusi bagi masyarakat.

Karya Geospasial untuk Beragam Kebutuhan

Selama menempuh pendidikan, para lulusan TSPD menghasilkan berbagai proyek akhir yang menunjukkan penerapan teknologi geospasial untuk menjawab kebutuhan di lapangan mulai dari pemetaan wilayah, penginderaan jauh, survei GNSS, fotogrametri, hingga LiDAR dan analisis spasial.

Muhammad Faiz Mutti mengangkat pemetaan perubahan tutupan lahan berbasis Support Vector Machine dan kesesuaiannya dengan tata ruang di Kota Tasikmalaya. Sementara itu, Syifa Us Sudur mengkaji sebaran dan perubahan habitat bentik di Perairan Lakaliba, Kabupaten Buton Selatan, menggunakan citra PlanetScope multitemporal.

Pada bidang penginderaan jauh, Muhammad Iqbal Ariq memanfaatkan citra multispektral berbasis UAV dengan metode NDWI untuk memetakan di area disposal dan kolam pengendapan, Balangan Coal, Kalimantan Selatan. Muhammad Ridho Muzakki menerapkan survei GNSS RTK dan block model serta implikasinya terhadap Data Kadar Ni (%) untuk mengevaluasi kesesuaian tonase bijih nikel pada Temporary Ore Storage.

Sementara itu, Mayludy Aina'ul Misbach memanfaatkan metode Least Cost Path untuk pemodelan rute ekspansi jaringan gas bumi industri dan komersial di Surabaya Timur. Fahmi Asshidiqi mengkaji perbandingan metode georeferensi  post-processing kinematic dengan ground control point berdasarkan ketelitian vertikal point cloud dan perhitungan volume overburden data fotogrametri.

Di bidang pertambangan, Virnanda Nur Mahanani membandingkan volume estimasi dan aktual hasil blasting menggunakan data GNSS RTK dan fotogrametri udara. Nadila Rossyana mengkaji evaluasi koefisien koreksi truck count berdasarkan muatan efektif pada perhitungan volume overburden periode Maret-April 2025.

Pemanfaatan SIG untuk kebencanaan dan pelayanan publik ditunjukkan melalui karya Fianda Aswalirazaq tentang pemetaan kerawanan banjir di Kabupaten Grobogan serta Yulsa Wahyu Andiny mengenai pemetaan keterjangkauan pos pemadam kebakaran di Kabupaten Bantul menggunakan service area analysis.

Melengkapi ragam karya tersebut, Siti Rauda Afiani memanfaatkan teknologi LiDAR untuk pengukuran tinggi dan pemodelan kanopi pohon di kawasan pengembangan Sekolah Vokasi UGM.

Beragamnya topik tersebut menunjukkan bahwa kompetensi TSPD terus berkembang seiring dengan kemajuan teknologi geospasial. Keahlian dalam GNSS, UAV, fotogrametri, penginderaan jauh, LiDAR, dan SIG dapat diterapkan untuk mendukung pengelolaan wilayah, pertambangan, infrastruktur, lingkungan, kebencanaan, hingga pengambilan keputusan berbasis data.

Dari Kampus untuk Masa Depan

Penguasaan teknologi GNSS, UAV, LiDAR, penginderaan jauh, fotogrametri, dan Sistem Informasi Geografis (SIG) menjadi bekal bagi para lulusan untuk menghadapi kebutuhan dunia kerja yang terus berkembang. Melalui kompetensi tersebut, lulusan TSPD diharapkan mampu menghasilkan solusi dan informasi geospasial yang relevan bagi berbagai sektor.

Wisuda bukanlah akhir, melainkan awal dari perjalanan baru. Ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama berada di TSPD diharapkan menjadi bekal untuk terus berkembang, berkarya, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Segenap keluarga besar Program Studi Teknologi Survei dan Pemetaan, Departemen Teknologi Kebumian, Sekolah Vokasi, Universitas Gadjah Mada, menyampaikan selamat dan sukses kepada seluruh wisudawan TSPD Periode IV Tahun Akademik 2025/2026. Semoga langkah baru yang ditempuh menjadi awal dari perjalanan penuh karya, prestasi, dan kontribusi positif.

Semangat tersebut sejalan dengan SDG 4 (Pendidikan Berkualitas), SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi), SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur), serta SDG 11 (Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan) melalui penguatan kompetensi, inovasi teknologi, dan pemanfaatan informasi geospasial untuk mendukung pembangunan berkelanjutan.

Selamat melangkah ke masa depan, para wisudawan TSPD. Terus berkarya, berprestasi, dan menginspirasi! ✨

Mahasiswa TSPD SV UGM Ikuti Kuliah Umum tentang Perkembangan Teknologi Geospasial

Mahasiswa Program Studi Teknologi Survei dan Pemetaan Dasar (TSPD), Departemen Teknologi Kebumian, Sekolah Vokasi, Universitas Gadjah Mada (UGM) mengikuti Kuliah Umum bertema “Beyond Mapping: Transformasi Teknologi Geospasial dari Pemetaan menuju Intelligent Decision Making” yang diselenggarakan oleh Departemen Teknologi Kebumian, Sekolah Vokasi UGM. Kegiatan berlangsung di Ballroom Lantai 2 Gedung Teaching Industry Learning Center (TILC), Sekolah Vokasi UGM pada 18 Agustus 2026.

Kuliah umum ini menjadi kesempatan bagi mahasiswa TSPD untuk memperluas wawasan mengenai perkembangan teknologi geospasial serta memahami penerapannya di lingkungan profesional. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa tidak hanya memperoleh pemahaman mengenai perkembangan teknologi, tetapi juga mendapatkan gambaran mengenai kebutuhan kompetensi di dunia kerja.

Kegiatan menghadirkan tiga narasumber dari lingkungan militer dan industri geospasial, yaitu Marsma TNI Kristian Suseno R., S.Si., M.Sc. selaku Direktur Penginderaan Jauh Pusat Geospasial TNI AU, Vella Ahalla Hulaifah Somantri, S.T. selaku Geospatial Manager PT Barrakusuma Spatial Teknologi, serta Dwima Fillailiy Nisa, A.Md. selaku GIS Presales & Support Engineer PT Leica Geosystems Indonesia. Sesi kuliah umum dimoderatori oleh Ade Febri Sandhini Putri, S.Si., M.Sc. selaku dosen Departemen Teknologi Kebumian Sekolah Vokasi UGM. Ketiga narasumber memberikan perspektif yang beragam mengenai pemanfaatan teknologi geospasial, penginderaan jauh, serta perkembangan teknologi yang digunakan dalam dunia profesional.

Bagi mahasiswa TSPD, materi yang disampaikan memiliki keterkaitan erat dengan bidang survei dan pemetaan. Perkembangan teknologi menunjukkan bahwa data hasil survei dan pemetaan tidak hanya digunakan untuk menghasilkan produk peta, tetapi dapat diolah menjadi informasi yang mendukung analisis, perencanaan, pemantauan, hingga pengambilan keputusan berbasis data.

Melalui pemaparan para narasumber, mahasiswa juga memperoleh gambaran mengenai pentingnya kemampuan beradaptasi terhadap perkembangan teknologi. Kompetensi teknis di bidang survei dan pemetaan perlu diimbangi dengan pemahaman terhadap teknologi, pengolahan data, serta kemampuan melihat kebutuhan pengguna agar lulusan mampu memberikan solusi geospasial yang relevan.

Antusiasme mahasiswa terlihat dalam sesi diskusi dan tanya jawab. Mahasiswa berkesempatan berinteraksi langsung dengan para narasumber untuk menggali informasi mengenai perkembangan teknologi, kebutuhan kompetensi di dunia kerja, serta peluang penerapan keilmuan survei dan pemetaan di berbagai sektor.

Keikutsertaan mahasiswa TSPD dalam kuliah umum ini menjadi bagian dari upaya memperkaya pengalaman pembelajaran di luar kelas. Kegiatan yang mempertemukan mahasiswa dengan praktisi dan profesional di bidang geospasial diharapkan dapat membantu mahasiswa memahami perkembangan industri sekaligus mempersiapkan diri menghadapi kebutuhan dunia kerja.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa TSPD diharapkan semakin memahami bahwa bidang survei dan pemetaan terus berkembang seiring dengan kemajuan teknologi. Kemampuan untuk mengintegrasikan data, teknologi, dan analisis menjadi bagian penting dalam menghasilkan informasi geospasial yang dapat memberikan nilai tambah bagi berbagai kebutuhan profesional dan pembangunan.

Kegiatan ini turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui peningkatan wawasan dan kompetensi mahasiswa, SDG 9 (Industri, Inovasi dan Infrastruktur) melalui penguatan pemahaman terhadap perkembangan teknologi geospasial, serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui keterlibatan mitra industri dalam mendukung pengembangan pendidikan.

Kolaborasi Pengabdian

Perkuat Sinergi Pengabdian kepada Masyarakat, Tim Pengabdian TSPD UGM Jalin Koordinasi dengan DPMKPPKB Kabupaten Kulon Progo

Kulon Progo, 28 Juli 2026 – Dalam rangka mendukung pelaksanaan program Pengabdian kepada Masyarakat (PPM), Tim Pengabdian Program Studi Teknologi Survei dan Pemetaan Dasar (TSPD), Departemen Teknologi Kebumian, Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (UGM) melaksanakan koordinasi dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kalurahan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPMKPPKB) Kabupaten Kulon Progo di Kantor DPMKPPKB Kabupaten Kulon Progo.

Kegiatan koordinasi menjadi langkah awal dalam membangun sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah guna memastikan program pengabdian dapat menjawab kebutuhan masyarakat serta mendukung pembangunan desa yang berkelanjutan. Melalui diskusi yang berlangsung secara konstruktif, kedua belah pihak membahas ruang lingkup kegiatan, sasaran program, mekanisme pelaksanaan, serta bentuk kolaborasi yang akan dilakukan selama kegiatan berlangsung.

Dalam pertemuan tersebut, DPMKPPKB Kabupaten Kulon Progo menyampaikan berbagai informasi mengenai kondisi wilayah, potensi desa, serta program pemberdayaan masyarakat yang sedang berjalan. Informasi tersebut menjadi masukan penting dalam penyusunan kegiatan pengabdian agar selaras dengan kebutuhan masyarakat, mendukung penguatan kapasitas pemerintah kalurahan, serta sejalan dengan prioritas pembangunan Kabupaten Kulon Progo.
Pada kesempatan tersebut, Tim Pengabdian Program Studi Teknologi Survei dan Pemetaan Dasar memaparkan rencana pelaksanaan program Pengabdian kepada Masyarakat yang akan dilaksanakan di Kabupaten Kulon Progo. Program tersebut berfokus pada peningkatan kapasitas pemerintah daerah dan masyarakat melalui pemanfaatan teknologi geospasial, meliputi pelatihan foto udara, pemetaan partisipatif berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG), serta pemanfaatan teknologi drone untuk mendukung penyediaan dan pengelolaan data spasial. Melalui kegiatan tersebut, diharapkan pemerintah kapanewon dan kalurahan memiliki kemampuan yang lebih baik dalam menghasilkan, mengelola, dan memanfaatkan data spasial sebagai dasar penyusunan kebijakan serta perencanaan pembangunan yang efektif, partisipatif, dan berkelanjutan.

Koordinasi ini juga menjadi forum untuk menyepakati mekanisme komunikasi dan pelaksanaan kegiatan sehingga setiap tahapan program dapat berjalan secara efektif, terarah, dan memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat. Melalui kolaborasi antara Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada dan DPMKPPKB Kabupaten Kulon Progo, diharapkan program pengabdian mampu meningkatkan kapasitas pemerintah kalurahan dan kapanewon dalam pengelolaan data spasial serta mendukung pembangunan wilayah yang partisipatif, berbasis bukti (evidence-based planning), dan berkelanjutan.

Kegiatan koordinasi ini merupakan bagian dari komitmen Universitas Gadjah Mada dalam melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada bidang pengabdian kepada masyarakat. Pelaksanaan empat program pengabdian tersebut juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), terutama SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui peningkatan kapasitas aparatur pemerintah dan masyarakat melalui pelatihan, SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) melalui pemanfaatan teknologi geospasial, drone, dan Sistem Informasi Geografis (SIG), SDG 11 (Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan) melalui penguatan tata kelola wilayah berbasis data spasial, SDG 16 (Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh) melalui peningkatan kapasitas kelembagaan pemerintah daerah, serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui kolaborasi strategis antara Universitas Gadjah Mada, DPMKPPKB Kabupaten Kulon Progo, pemerintah kapanewon, dan pemerintah kalurahan dalam mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan.

Akuisisi Data 3D Stasiun Palbapang

Mahasiswa TSPD SV UGM Lakukan Akuisisi Data 3D Stasiun Palbapang untuk Konservasi dan Pelestarian Cagar Budaya

Mahasiswa Program Studi Teknologi Survei dan Pemetaan Dasar (TSPD), Departemen Teknologi Kebumian, Sekolah Vokasi, Universitas Gadjah Mada bernama Marcelinus Palma Surya Valendra melaksanakan kegiatan akuisisi data untuk pembuatan model 3D Stasiun Palbapang sebagai bagian dari upaya pemanfaatan teknologi geospasial dalam mendukung pelestarian bangunan cagar budaya melalui dokumentasi digital berbasis model tiga dimensi (3D). Kegiatan penelitian ini sebagai syarat kelulusan program S1 Terapan di prodi TSPD.

Kegiatan penelitian dibimbing oleh Ir. Erlyna Nour Arrofiqoh, S.T., M.Eng., dan dibantu oleh beberapa mahasiswa lain dari TSPD saat pengambilan data di lapangan. Akuisisi data dilaksanakan pada 6 April 2026 di kawasan Stasiun Palbapang, Kabupaten Bantul, dengan memanfaatkan metode survei dan dokumentasi geospasial untuk memperoleh data bangunan secara detail dan presisi.

Bangunan Stasiun Palbapang merupakan salah satu Bangunan Cagar Budaya yang secara administratif terletak di Kalurahan Palbapang, Kapanewon Bantul. Pada masa operasionalnya, stasiun ini melayani penumpang sekaligus pengangkutan hasil perkebunan tebu dan pabrik gula di wilayah Bantul. Berdasarkan buku Pusparagam Cagar Budaya, keberadaan industri gula pada masa itu mendorong perusahaan swasta NV. NISM (Naamlooze Venootschap Nederlandsch Indische Spoorweg Maatschappij) memperluas jaringan rel kereta api di kawasan Yogyakarta dan Bantul. Jalur kereta api tahap pertama dari Yogyakarta (Tugu) menuju Srandakan sepanjang 23 km mulai beroperasi pada tahun 1895, kemudian dilanjutkan pembangunan jalur Srandakan–Brosot (Sewugalur) sepanjang 2 km yang mulai beroperasi pada tahun 1915. Di sepanjang jalur tersebut dibangun beberapa stasiun kecil, salah satunya Stasiun Palbapang. Sejak tahun 1975/1976 stasiun ini tidak lagi difungsikan, dan pada tahun 1990 area emplasemennya dimanfaatkan sebagai terminal bus antar kota dan antar provinsi.

Kegiatan akuisisi data menggunakan berbagai peralatan survei pemetaan, meliputi 1 unit Terrestrial Laser Scanner (TLS) Leica RTC360, 1 unit kontroler TLS, 2 unit GNSS Trimble R8s, dan 1 unit kontroler Trimble. Seluruh peralatan tersebut disediakan oleh Center of Excellence Smart and Green Building Information Sekolah Vokasi UGM guna mendukung proses akuisisi data secara optimal dan akurat.

Selama proses pengambilan data, tim melakukan akuisisi data pada berbagai bagian bangunan stasiun guna mendapatkan bentuk geometris dan kondisi eksisting bangunan secara menyeluruh. Data yang diperoleh kemudian digunakan dalam proses pembuatan model 3D yang mampu merepresentasikan bangunan cagar budaya secara digital. Kegiatan lapangan ini juga menjadi sarana penerapan keilmuan survei dan pemetaan yang telah dipelajari mahasiswa dalam konteks pelestarian budaya.

Penelitian ini bertujuan untuk mendukung upaya pelestarian cagar budaya di Kabupaten Bantul sekaligus menambah variasi data digital yang dapat dimanfaatkan oleh pemerintah daerah dalam proses pemeliharaan dan dokumentasi bangunan bersejarah. Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga dan melestarikan warisan budaya sebagai bagian dari identitas sejarah daerah.

Melalui penelitian ini, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengalaman praktis dalam pengambilan dan pengolahan data geospasial, tetapi juga menunjukkan bahwa teknologi pemetaan modern memiliki peran penting dalam mendukung konservasi budaya. Kegiatan ini selaras dengan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 11 (Kota dan Permukiman Berkelanjutan) melalui pelestarian warisan budaya, SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) melalui pemanfaatan teknologi digital, serta SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui penguatan riset dan pembelajaran berbasis praktik lapangan.

Workshop SLAM dan RTK

Pelajari Teknologi Pemetaan Modern, Mahasiswa TSPD Ikuti Workshop SLAM dan RTK Falcon X

Mahasiswa Teknologi Survei dan Pemetaan Dasar (TSPD) Departemen Teknologi Kebumian, Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada mengikuti workshop bertajuk “SLAM and RTK Integration to Map the Future with Falcon X” yang diselenggarakan pada 5 Mei 2026 di Hall Gedung Perpustakaan Sekolah Vokasi UGM. Kegiatan ini menjadi sarana pembelajaran bagi mahasiswa dalam mengenal perkembangan teknologi pemetaan modern berbasis SLAM (Simultaneous Localization and Mapping) dan RTK (Real-Time Kinematic). Selain diikuti mahasiswa TSPD, workshop ini juga dihadiri oleh mahasiswa lintas fakultas serta peserta umum yang memiliki minat di bidang geospasial.

Workshop yang diselenggarakan bersama PT Etrax Indo Sejahtera ini menghadirkan Muhamad Hasan Albana, S.T., selaku Manager Technical Engineer, sebagai narasumber utama. Dalam pemaparannya, peserta diperkenalkan pada integrasi teknologi SLAM (Simultaneous Localization and Mapping) dan RTK (Real-Time Kinematic) yang digunakan untuk mendukung proses pemetaan secara cepat, efisien, dan presisi tinggi.

Materi yang disampaikan tidak hanya membahas konsep dasar, tetapi juga implementasi teknologi Falcon X dalam kegiatan akuisisi data geospasial di lapangan. Peserta diajak memahami bagaimana perangkat tersebut bekerja dalam merekam kondisi lingkungan secara real-time dan menghasilkan data spasial berbentuk point cloud untuk berbagai kebutuhan pemetaan.

Salah satu sesi yang paling menarik perhatian peserta adalah praktik langsung penggunaan alat Falcon X di area sekitar Gedung Perpustakaan Sekolah Vokasi UGM. Mahasiswa TSPD bersama peserta lainnya berkesempatan mencoba perangkat secara langsung dan melihat proses pengambilan data dilakukan secara real-time. Pengalaman tersebut memberikan gambaran nyata mengenai pemanfaatan teknologi mobile mapping yang kini semakin banyak digunakan di dunia industri.

Diskusi berlangsung aktif sepanjang kegiatan. Peserta memanfaatkan kesempatan untuk bertanya mengenai pengoperasian alat, pengolahan data, hingga penerapan teknologi SLAM dan RTK pada berbagai bidang pekerjaan geospasial. Interaksi ini menjadi ruang pembelajaran yang memperkuat keterhubungan antara dunia akademik dan kebutuhan industri.

Pelaksanaan workshop ini menjadi bagian dari komitmen Departemen Teknologi Kebumian SV UGM dalam menghadirkan pembelajaran yang inovatif dan aplikatif. Selain meningkatkan kompetensi mahasiswa, kegiatan ini juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui penguatan keterampilan teknis, SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) melalui pemanfaatan teknologi geospasial modern, serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui kolaborasi bersama mitra industri.

KULIAH UMUM GIM 3

Eksplorasi LiDAR Drone, Mahasiswa TSPD Ikuti Kuliah Umum dan Praktik Bersama Praktisi Industri dari PT Geo Investama Mandiri (GIM)

Mahasiswa Teknologi Survei dan Pemetaan Dasar (TSPD) angkatan 2025, Departemen Teknologi Kebumian, Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada mengikuti kuliah umum bertajuk “One Flight, Millions of Points: Performance Evaluation of DJI Zenmuse L3 LiDAR on the M400 PlatformGlobal Commerce Architects”. Kegiatan ini diselenggarakan sebagai bagian dari upaya penguatan kompetensi mahasiswa di bidang teknologi geospasial, khususnya dalam memahami perkembangan teknologi LiDAR berbasis drone untuk menghasilkan data geospasial berpresisi tinggi.

Kuliah umum ini menghadirkan narasumber dari PT Geo Investama Mandiri (GIM), yaitu Rahmat Muslim Febriyanto, S.T., selaku Direktur PT GIM. Dalam kesempatan tersebut, narasumber menyampaikan pemaparan mengenai evaluasi performa sensor LiDAR DJI Zenmuse L3 yang diintegrasikan dengan platform drone M400 dalam kegiatan survei dan pemetaan, serta berbagi pengalaman implementasi di dunia industri.

Kegiatan ini dilaksanakan pada Senin, 27 April 2026 pukul 08.00–12.00 WIB di Hall Gedung Perpustakaan Sekolah Vokasi UGM dan terbuka bagi mahasiswa di lingkungan Departemen Teknologi Kebumian. Acara diawali dengan pembukaan yang dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua Departemen Teknologi Kebumian, Bapak Hidayat Panuntun, S.T., M.Sc., serta Direktur PT Geo Investama Mandiri. Dalam sambutannya, kedua pihak menegaskan pentingnya sinergi antara perguruan tinggi dan industri dalam mendukung penguatan kompetensi mahasiswa, khususnya di bidang teknologi geospasial yang terus berkembang. Kegiatan berlangsung secara tertib dan interaktif yang tercermin dari partisipasi aktif peserta dalam sesi diskusi mengenai aspek teknis dan implementasi teknologi di lapangan.

Dalam pemaparannya, peserta memperoleh pemahaman mengenai bagaimana satu kali penerbangan drone mampu menghasilkan jutaan titik data (point cloud) yang kemudian diolah menjadi informasi geospasial yang akurat. Materi yang disampaikan mencakup alur kerja secara komprehensif, mulai dari proses akuisisi data di lapangan, pengolahan data, hingga evaluasi kualitas data LiDAR untuk berbagai kebutuhan pemetaan. Kegiatan ini juga dilengkapi dengan praktik langsung menerbangkan drone, sehingga peserta dapat memahami secara nyata proses pengambilan data di lapangan.

Kegiatan ini menjadi wujud komitmen Departemen Teknologi Kebumian SV UGM dalam menghadirkan pembelajaran yang aplikatif dan berbasis kolaborasi dengan industri, guna mencetak lulusan yang unggul dan siap menghadapi perkembangan teknologi geospasial. Upaya tersebut sekaligus berkontribusi terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui peningkatan kompetensi dan keterampilan teknis mahasiswa, SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) melalui pemanfaatan dan pengembangan teknologi geospasial, serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui kolaborasi antara perguruan tinggi dan mitra industri.

LIDAR TOPOCRAFT 2026 3

Penguatan Kompetensi Geospasial: Mahasiswa TSPD Ikuti Pelatihan LiDAR Topocraft Bersama Aksara Lab

Mahasiswa Teknologi Survei dan Pemetaan Dasar (TSPD), Departemen Teknologi Kebumian, Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada mengikuti Pelatihan LiDAR Topocraft: Precision Mapping Lab 2026 yang diselenggarakan oleh Divisi Riset dan Pengembangan KMDTK periode 2025/2026. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kompetensi teknis di bidang geospasial dan terbuka bagi masyarakat umum.

Pelatihan yang berlangsung pada Sabtu, 25 April 2026 di Laboratorium Geomatika C SV UGM ini terselenggara melalui kolaborasi dengan Aksara Lab Indonesia. Kegiatan ini diikuti oleh 40 peserta, yang tidak hanya berasal dari mahasiswa Teknologi Survei dan Pemetaan Dasar (TSPD), tetapi juga dari berbagai latar belakang, baik mahasiswa lintas program studi maupun peserta umum. Hal ini menunjukkan tingginya kebutuhan akan penguasaan teknologi LiDAR di berbagai bidang.

Peserta memperoleh pemahaman praktis mengenai alur kerja pengolahan data LiDAR, mulai dari akuisisi hingga interpretasi, guna menghasilkan data geospasial yang akurat dan sesuai standar industri. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ruang diskusi dan kolaborasi untuk mendorong inovasi di bidang kebumian.

Kegiatan ini selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui peningkatan keterampilan teknis peserta, SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) melalui pemanfaatan teknologi LiDAR dan penguatan kapasitas riset, SDG 11 (Kota dan Permukiman Berkelanjutan) melalui kontribusi data geospasial dalam perencanaan wilayah, serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui kolaborasi antara perguruan tinggi dan mitra industri.

Diseminasi Penelitian: Pemodelan 3D Candi Prambanan Level of Detail 4 dengan Pengukuran Akurasi Tinggi untuk Mengembangkan Pariwisata Digital

Yogyakarta – Pada hari Jumat, 6 Desember 2024, diselenggarakan kegiatan diseminasi hasil penelitian oleh Prodi Teknologi Survei dan Pemetaan (TSPD) Departemen Teknologi Kebumian Sekolah Vokasi UGM di Hotel Santika. Acara ini dihadiri oleh berbagai pihak yang memiliki peran penting dalam pelestarian dan pengembangan budaya Indonesia. Beberapa di antaranya adalah Taman Wisata Candi, Balai Pelestarian Kebudayaan, Museum Cagar Budaya, serta mitra kerja dari sektor industri seperti PT Sonar Nusantara dan PT GeoBIM. Kehadiran mereka menandakan dukungan yang kuat terhadap upaya pelestarian warisan budaya serta pengembangan pariwisata berbasis teknologi.

Penelitian ini merupakan hasil kolaborasi antara Tim Teknologi Survei dan Pemetaan Dasar yang terdiri dari dosen dan mahasiswa TSPD Departemen Teknologi Kebumian Sekolah Vokasi UGM dengan PT Sonar Nusantara dan PT GeoBIM. Kerja sama ini memadukan keahlian dalam bidang teknologi pemetaan dan penguasaan pengetahuan budaya, untuk menciptakan model 3D Candi Prambanan yang tidak hanya presisi, tetapi juga kaya akan informasi. Dengan menggunakan teknologi terbaru, tim berhasil membuat representasi digital Candi Prambanan yang sangat detail, yang dapat menjadi aset berharga bagi pelestarian budaya. Produk model 3D Candi Prambanan ini dinamakan Tricita, yang merupakan singkatan dari 3D Candi: Informative, Timeless, and Accurate.

Tricita adalah sebuah produk inovatif berupa model 3D Candi Prambanan dengan Level of Detail (LoD) 4 yang dirancang untuk mendukung pengembangan pariwisata digital. Produk ini dihasilkan melalui proses pengukuran akurasi tinggi menggunakan kombinasi teknologi canggih seperti LiDAR, Terrestrial Laser Scanner (TLS), dan fotogrametri jarak dekat, serta pemrosesan geospasial presisi tinggi.

Tricita menawarkan detail visual yang realistis, menampilkan setiap elemen arsitektur candi secara mendalam, mulai dari patung, relief, hingga ornamen. Model ini didesain tidak hanya untuk visualisasi, tetapi juga menjadi sumber informasi serta sebagai basis data budaya yang akurat dan berkelanjutan karena dilengkapi dengan data semantik. Dengan pendekatan ini, Tricita mendukung pelestarian warisan budaya sekaligus memberikan pengalaman edukatif dan interaktif bagi wisatawan maupun peneliti.

Pemaparan hasil penelitian ini disampaikan oleh Bapak Ir. Rochmad Muryamto, M.Eng. Sc, selaku ketua pelaksana penelitian. Dalam pemaparannya, beliau menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi digital dalam mendukung pelestarian warisan budaya serta membuka peluang baru bagi pengembangan pariwisata digital yang ramah lingkungan. Dengan model 3D Candi Prambanan, pengunjung dan peneliti dapat mengeksplorasi candi secara virtual, yang memungkinkan mereka untuk lebih memahami setiap detail arsitektur dan sejarahnya.

Tricita tidak hanya berperan dalam pelestarian budaya, tetapi juga memberikan kontribusi signifikan dalam mengembangkan potensi pariwisata digital Indonesia di era modern. Teknologi ini menjadi jembatan antara tradisi dan inovasi, sekaligus mendukung berbagai tujuan pembangunan berkelanjutan, menjadikannya sebagai langkah penting menuju masa depan yang lebih inklusif, berkelanjutan, dan berbasis pengetahuan.

Ikon SDGs 4 Pendidikan Bermutu
Ikon SDGs 8 Pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi
Ikon SDGs 9 Infrastruktur, industri dan inovasi
Ikon SDGs 11 Kota dan komunitas yang berkelanjutan
Ikon SDGs 17 Kemitraan untuk mencapai tujuan

TSPD SV UGM dan PT Aneka Sakti Bakti (ASABA) Jalin Kerja Sama dalam Pengembangan Survei dan Pemetaan dalam Dunia Pendidikan

Yogyakarta, Program Studi Teknologi Survei dan Pemetaan Dasar (TSPD) Departemen Teknologi Kebumian Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (SV UGM) resmi menjalin kerja sama dengan PT Aneka Sakti Bakti, sebuah perusahaan yang bergerak di bidang survei, pemetaan, dan pengelolaan data geospasial. Penandatanganan perjanjian kerja sama dilakukan di Gedung TILC SV UGM pada hari Rabu, 11 Desember 2024 dihadiri oleh perwakilan kedua belah pihak.

Kerja sama ini bertujuan untuk memperkuat sinergi antara dunia akademik dan industri dalam pengembangan ilmu survei dan pemetaan dasar. Salah satu poin penting dari kerja sama ini adalah pemberian lisensi perangkat lunak Maptek Point Studio senilai Rp 5,5 miliar. Perangkat lunak yang canggih ini dapat digunakan untuk analisis data geospasial, pemrosesan point cloud dan pembuatan model 3D. Selain itu, PT ASABA juga akan memberikan pelatihan intensif kepada dosen dan mahasiswa TSPD terkait penggunaan perangkat lunak tersebut.

Melalui kolaborasi ini, mahasiswa TSPD SV UGM akan mendapatkan peluang untuk mengakses program magang, pelatihan berbasis industri, hingga keterlibatan langsung dalam proyek-proyek survei dan pemetaan yang dikelola oleh PT ASABA.

Bapak Prof. Dr.-Ing. Ir. Agus Maryono, IPM., ASEAN Eng., menyatakan bahwa kerja sama ini merupakan langkah penting dalam mendukung implementasi pendidikan berbasis praktik di TSPD. “Kami percaya bahwa kolaborasi ini akan memberikan nilai tambah bagi mahasiswa, khususnya dalam mengembangkan keterampilan teknis, wawasan industri, dan kesiapan memasuki dunia kerja. Dengan adanya lisensi perangkat lunak Maptek Point Studio, mahasiswa memiliki akses ke teknologi terbaru yang digunakan di industri geospasial global,” ungkapnya.

Dari pihak PT ASABA, Direktur Utama, menegaskan bahwa kerja sama ini sejalan dengan komitmen perusahaan untuk mendukung pengembangan sumber daya manusia di bidang survei dan pemetaan. “Sebagai perusahaan yang bergerak di sektor geospasial, kami menyadari pentingnya memberikan ruang bagi generasi muda untuk belajar dan berkontribusi. Pemberian lisensi perangkat lunak dan pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan kompetensi teknis mahasiswa sekaligus mendukung inovasi di bidang survei dan pemetaan,” ujarnya.

Dengan terjalinnya kerja sama ini, TSPD SV UGM dan PT ASABA berharap dapat menciptakan sinergi yang produktif untuk mendukung pengembangan sumber daya manusia di bidang survei dan pemetaan. Kerja sama ini juga diharapkan mampu mendorong inovasi dalam pengelolaan data geospasial untuk berbagai kebutuhan pembangunan nasional. Hal tersebut selaras dengan fokus pada pendidikan berkualitas, inovasi, dan kolaborasi lintas sektor untuk mendukung pembangunan berkelanjutan (SDGs).

Ikon SDGs 9 Infrastruktur, industri dan inovasi
Ikon SDGs 17 Kemitraan untuk mencapai tujuan
Ikon SDGs 4 Pendidikan Bermutu

Dari Teori ke Lapangan: Mahasiswa TSPD Departemen Teknologi Kebumian SV UGM Laksanakan Kuliah Lapangan Survei Hidrografi di Waduk Sermo

Yogyakarta, 23 November 2024 – Program Studi Teknologi Survei dan Pemetaan Dasar (TSPD) Departemen Teknologi Kebumian Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali melaksanakan kegiatan kuliah lapangan yang berlokasi di Waduk Sermo Kabupaten Kulon Progo, DIY. Kegiatan ini diikuti oleh 67 orang mahasiswa TSPD angkatan 2023 sebagai bagian dari pelaksanaan mata kuliah Survei Hidrografi, yang bertujuan memberikan pemahaman langsung mengenai proses pengukuran dan pemetaan perairan.

Dengan latar Waduk Sermo yang dikelilingi pemandangan alam hijau, mahasiswa dibagi ke dalam beberapa kelompok untuk menjalankan serangkaian praktik lapangan. Kegiatan dimulai dengan briefing mengenai alat-alat survei hidrografi, seperti singlebeam echosounder, Global Navigation Satellite System (GNSS), rambu ukur, waterpass, dan peralatan lainnya. Setelah itu, mahasiswa diberi kesempatan untuk terlibat langsung dalam pengambilan data kedalaman waduk, pengukuran garis pantai, dan pemetaan dasar perairan.

Selama kegiatan berlangsung, dosen dan instruktur mendampingi mahasiswa dalam setiap proses, mulai dari instalasi alat hingga interpretasi data. Tidak hanya itu, mahasiswa juga belajar menggunakan perangkat lunak pengolahan data hidrografi untuk menghasilkan peta batimetri sebagai hasil akhir dari survei lapangan ini.

Selain aspek teknis, kegiatan ini juga mengajarkan mahasiswa untuk bekerja secara tim, berpikir kritis dalam menyelesaikan masalah teknis di lapangan, serta memahami pentingnya survei hidrografi dalam mendukung pengelolaan sumber daya air. Waduk Sermo, yang juga menjadi sumber irigasi dan air bersih bagi masyarakat sekitar, memberikan konteks nyata bagi mahasiswa untuk mengaitkan ilmu survei hidrografi dengan aplikasi di dunia nyata.

Kegiatan kuliah lapangan ini tidak hanya menjadi pengalaman belajar yang bermakna, tetapi juga memperkuat semangat mahasiswa TSPD untuk terus berkembang dalam bidang survei dan pemetaan. Dengan memadukan teori dan kuliah di lapangan, Program Studi TSPD Departemen Teknologi Kebumian Sekolah Vokasi UGM menunjukkan komitmennya untuk mencetak lulusan yang siap bersaing di dunia kerja dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan bangsa. Hal tersebut selaras dengan dengan konteks tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs) khususnya di bidang pendidikan, infrastuktur, industri dan inovasi.

Ikon SDGs 4 Pendidikan Bermutu
Ikon SDGs 9 Infrastruktur, industri dan inovasi