Arsip:

SDGs 17 Kemitraan untuk Mencapai Tujuan

Workshop SLAM dan RTK

Pelajari Teknologi Pemetaan Modern, Mahasiswa TSPD Ikuti Workshop SLAM dan RTK Falcon X

Mahasiswa Teknologi Survei dan Pemetaan Dasar (TSPD) Departemen Teknologi Kebumian, Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada mengikuti workshop bertajuk “SLAM and RTK Integration to Map the Future with Falcon X” yang diselenggarakan pada 5 Mei 2026 di Hall Gedung Perpustakaan Sekolah Vokasi UGM. Kegiatan ini menjadi sarana pembelajaran bagi mahasiswa dalam mengenal perkembangan teknologi pemetaan modern berbasis SLAM (Simultaneous Localization and Mapping) dan RTK (Real-Time Kinematic). Selain diikuti mahasiswa TSPD, workshop ini juga dihadiri oleh mahasiswa lintas fakultas serta peserta umum yang memiliki minat di bidang geospasial.

Workshop yang diselenggarakan bersama PT Etrax Indo Sejahtera ini menghadirkan Muhamad Hasan Albana, S.T., selaku Manager Technical Engineer, sebagai narasumber utama. Dalam pemaparannya, peserta diperkenalkan pada integrasi teknologi SLAM (Simultaneous Localization and Mapping) dan RTK (Real-Time Kinematic) yang digunakan untuk mendukung proses pemetaan secara cepat, efisien, dan presisi tinggi.

Materi yang disampaikan tidak hanya membahas konsep dasar, tetapi juga implementasi teknologi Falcon X dalam kegiatan akuisisi data geospasial di lapangan. Peserta diajak memahami bagaimana perangkat tersebut bekerja dalam merekam kondisi lingkungan secara real-time dan menghasilkan data spasial berbentuk point cloud untuk berbagai kebutuhan pemetaan.

Salah satu sesi yang paling menarik perhatian peserta adalah praktik langsung penggunaan alat Falcon X di area sekitar Gedung Perpustakaan Sekolah Vokasi UGM. Mahasiswa TSPD bersama peserta lainnya berkesempatan mencoba perangkat secara langsung dan melihat proses pengambilan data dilakukan secara real-time. Pengalaman tersebut memberikan gambaran nyata mengenai pemanfaatan teknologi mobile mapping yang kini semakin banyak digunakan di dunia industri.

Diskusi berlangsung aktif sepanjang kegiatan. Peserta memanfaatkan kesempatan untuk bertanya mengenai pengoperasian alat, pengolahan data, hingga penerapan teknologi SLAM dan RTK pada berbagai bidang pekerjaan geospasial. Interaksi ini menjadi ruang pembelajaran yang memperkuat keterhubungan antara dunia akademik dan kebutuhan industri.

Pelaksanaan workshop ini menjadi bagian dari komitmen Departemen Teknologi Kebumian SV UGM dalam menghadirkan pembelajaran yang inovatif dan aplikatif. Selain meningkatkan kompetensi mahasiswa, kegiatan ini juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui penguatan keterampilan teknis, SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) melalui pemanfaatan teknologi geospasial modern, serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui kolaborasi bersama mitra industri.

KULIAH UMUM GIM 3

Eksplorasi LiDAR Drone, Mahasiswa TSPD Ikuti Kuliah Umum dan Praktik Bersama Praktisi Industri dari PT Geo Investama Mandiri (GIM)

Mahasiswa Teknologi Survei dan Pemetaan Dasar (TSPD) angkatan 2025, Departemen Teknologi Kebumian, Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada mengikuti kuliah umum bertajuk “One Flight, Millions of Points: Performance Evaluation of DJI Zenmuse L3 LiDAR on the M400 PlatformGlobal Commerce Architects”. Kegiatan ini diselenggarakan sebagai bagian dari upaya penguatan kompetensi mahasiswa di bidang teknologi geospasial, khususnya dalam memahami perkembangan teknologi LiDAR berbasis drone untuk menghasilkan data geospasial berpresisi tinggi.

Kuliah umum ini menghadirkan narasumber dari PT Geo Investama Mandiri (GIM), yaitu Rahmat Muslim Febriyanto, S.T., selaku Direktur PT GIM. Dalam kesempatan tersebut, narasumber menyampaikan pemaparan mengenai evaluasi performa sensor LiDAR DJI Zenmuse L3 yang diintegrasikan dengan platform drone M400 dalam kegiatan survei dan pemetaan, serta berbagi pengalaman implementasi di dunia industri.

Kegiatan ini dilaksanakan pada Senin, 27 April 2026 pukul 08.00–12.00 WIB di Hall Gedung Perpustakaan Sekolah Vokasi UGM dan terbuka bagi mahasiswa di lingkungan Departemen Teknologi Kebumian. Acara diawali dengan pembukaan yang dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua Departemen Teknologi Kebumian, Bapak Hidayat Panuntun, S.T., M.Sc., serta Direktur PT Geo Investama Mandiri. Dalam sambutannya, kedua pihak menegaskan pentingnya sinergi antara perguruan tinggi dan industri dalam mendukung penguatan kompetensi mahasiswa, khususnya di bidang teknologi geospasial yang terus berkembang. Kegiatan berlangsung secara tertib dan interaktif yang tercermin dari partisipasi aktif peserta dalam sesi diskusi mengenai aspek teknis dan implementasi teknologi di lapangan.

Dalam pemaparannya, peserta memperoleh pemahaman mengenai bagaimana satu kali penerbangan drone mampu menghasilkan jutaan titik data (point cloud) yang kemudian diolah menjadi informasi geospasial yang akurat. Materi yang disampaikan mencakup alur kerja secara komprehensif, mulai dari proses akuisisi data di lapangan, pengolahan data, hingga evaluasi kualitas data LiDAR untuk berbagai kebutuhan pemetaan. Kegiatan ini juga dilengkapi dengan praktik langsung menerbangkan drone, sehingga peserta dapat memahami secara nyata proses pengambilan data di lapangan.

Kegiatan ini menjadi wujud komitmen Departemen Teknologi Kebumian SV UGM dalam menghadirkan pembelajaran yang aplikatif dan berbasis kolaborasi dengan industri, guna mencetak lulusan yang unggul dan siap menghadapi perkembangan teknologi geospasial. Upaya tersebut sekaligus berkontribusi terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui peningkatan kompetensi dan keterampilan teknis mahasiswa, SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) melalui pemanfaatan dan pengembangan teknologi geospasial, serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui kolaborasi antara perguruan tinggi dan mitra industri.

LIDAR TOPOCRAFT 2026 3

Penguatan Kompetensi Geospasial: Mahasiswa TSPD Ikuti Pelatihan LiDAR Topocraft Bersama Aksara Lab

Mahasiswa Teknologi Survei dan Pemetaan Dasar (TSPD), Departemen Teknologi Kebumian, Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada mengikuti Pelatihan LiDAR Topocraft: Precision Mapping Lab 2026 yang diselenggarakan oleh Divisi Riset dan Pengembangan KMDTK periode 2025/2026. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kompetensi teknis di bidang geospasial dan terbuka bagi masyarakat umum.

Pelatihan yang berlangsung pada Sabtu, 25 April 2026 di Laboratorium Geomatika C SV UGM ini terselenggara melalui kolaborasi dengan Aksara Lab Indonesia. Kegiatan ini diikuti oleh 40 peserta, yang tidak hanya berasal dari mahasiswa Teknologi Survei dan Pemetaan Dasar (TSPD), tetapi juga dari berbagai latar belakang, baik mahasiswa lintas program studi maupun peserta umum. Hal ini menunjukkan tingginya kebutuhan akan penguasaan teknologi LiDAR di berbagai bidang.

Peserta memperoleh pemahaman praktis mengenai alur kerja pengolahan data LiDAR, mulai dari akuisisi hingga interpretasi, guna menghasilkan data geospasial yang akurat dan sesuai standar industri. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ruang diskusi dan kolaborasi untuk mendorong inovasi di bidang kebumian.

Kegiatan ini selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui peningkatan keterampilan teknis peserta, SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) melalui pemanfaatan teknologi LiDAR dan penguatan kapasitas riset, SDG 11 (Kota dan Permukiman Berkelanjutan) melalui kontribusi data geospasial dalam perencanaan wilayah, serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui kolaborasi antara perguruan tinggi dan mitra industri.

Mahasiswa TSPD dan SIG Ikuti Kuliah Umum “Better Engineering for Better Future” Bahas Teknologi 3D Scanning dan Point Cloud Bersama PT Aspac Geo Survey

Mahasiswa TSPD dan SIG Ikuti Kuliah Umum “Better Engineering for Better Future” Bahas Teknologi 3D Scanning dan Point Cloud Bersama PT Aspac Geo Survey

Departemen Teknologi Kebumian, Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada menyelenggarakan kuliah umum bertajuk “Better Engineering for Better Future” sebagai bagian dari upaya penguatan kompetensi mahasiswa di bidang teknologi geospasial. Kegiatan ini mengangkat topik Point Cloud Processing dan pemanfaatan teknologi NavVis MLX 3D Scanning yang saat ini semakin berkembang dalam dunia survei dan pemetaan.

Kuliah umum ini menghadirkan narasumber dari PT Aspac Geo Survey, yaitu Ziki Wahyu Rinaldi selaku Product & Business Development Manager dan Niken Ayu Safitri sebagai Product Specialist. Keduanya berbagi wawasan dan pengalaman terkait implementasi teknologi pemindaian 3D dalam berbagai proyek survei, serta bagaimana data point cloud dimanfaatkan untuk menghasilkan informasi geospasial yang akurat dan efisien.

Kegiatan yang dilaksanakan pada Jumat, 24 April 2026 di Hall Gedung Perpustakaan Sekolah Vokasi UGM ini diikuti oleh mahasiswa Teknologi Survei dan Pemetaan Dasar (TSPD) angkatan 2024 dan Sistem Informasi Geografis (SIG) angkatan 2023. Antusiasme peserta terlihat dari partisipasi aktif dalam sesi diskusi, yang menunjukkan tingginya minat mahasiswa terhadap teknologi geospasial.

Materi yang disampaikan tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga dilengkapi dengan praktik lapangan penggunaan alat NavVis MLX 3D Scanning. Mahasiswa diajak untuk memahami alur kerja pengolahan data point cloud, mulai dari akuisisi data hingga tahap analisis dan visualisasi.

Selain sebagai sarana pembelajaran, kuliah umum ini juga menjadi wadah interaksi antara mahasiswa dan praktisi industri. Melalui kegiatan ini, mahasiswa memperoleh insight mengenai kebutuhan kompetensi di dunia kerja serta peluang karier di bidang geospasial.

Departemen Teknologi Kebumian SV UGM terus berupaya menghadirkan kegiatan akademik yang relevan, aplikatif, dan berbasis kolaborasi, guna mendukung terciptanya lulusan yang siap bersaing di tingkat nasional maupun global. Kegiatan ini juga mendukung pencapaian SDGs, khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui peningkatan kompetensi mahasiswa, SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) melalui pemanfaatan teknologi geospasial, serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui kolaborasi antara perguruan tinggi dan industri.

Penandatanganan Kerja Sama Sekolah Vokasi UGM dengan PT Aspac Geo Survey Perkuat Kolaborasi Industri

Penandatanganan Kerja Sama Sekolah Vokasi UGM dengan PT Aspac Geo Survey Perkuat Kolaborasi Industri

Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada melalui Departemen Teknologi Kebumian secara resmi menjalin kerja sama dengan PT Aspac Geo Survey sebagai bagian dari upaya strategis dalam memperkuat sinergi antara dunia akademik dan industri. Penandatanganan kerja sama ini dilaksanakan pada Jumat, 24 April 2026 di Hall Gedung Perpustakaan Sekolah Vokasi UGM.

Kerja sama ini menjadi langkah konkret dalam mendukung pengembangan pendidikan terapan yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja, khususnya di bidang survei, pemetaan, dan teknologi geospasial. Melalui kemitraan ini, kedua pihak berkomitmen untuk menciptakan ekosistem pembelajaran yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta mampu menjawab tantangan industri yang terus berkembang.


Ruang lingkup kerja sama mencakup berbagai aspek, antara lain pelaksanaan pendidikan melalui kuliah umum dan workshop di bidang teknologi geospasial, penelitian dalam bidang teknologi geospasial khususnya yang berkaitan dengan akuisisi, pengolahan, pengelolaan, dan pemanfaatan data LiDAR, serta pelaksanaan program magang bagi mahasiswa.


Melalui penandatanganan kerja sama ini, Departemen Teknologi Kebumian Sekolah Vokasi UGM menegaskan komitmennya dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul, kompeten, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi geospasial yang semakin pesat, sekaligus mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui peningkatan kualitas pendidikan vokasi, SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) melalui penguatan inovasi dan kolaborasi teknologi, serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui sinergi antara institusi pendidikan dan sektor industri.

Mahasiswa TSPD Ikuti Kuliah Umum Bertajuk “Mapping from the Sky” dengan Teknologi Drone LiDAR dan Fotogrametri Bersama Praktisi Industri PT Karta Bhumi Nusantara

Departemen Teknologi Kebumian, Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada menyelenggarakan kuliah umum bertajuk “Mapping from the Sky: Teknologi Drone LiDAR dan Fotogrametri untuk Data Geospasial Presisi” dengan menghadirkan PT Karta Bhumi Nusantara sebagai mitra industri. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan kompetensi mahasiswa dalam mengikuti perkembangan teknologi geospasial yang semakin pesat.

Kuliah umum yang dilaksanakan pada 2 April 2026 di Hall Departemen Teknologi Kebumian SV UGM ini diikuti oleh mahasiswa, khususnya mahasiswa Teknologi Survei dan Pemetaan Dasar (TSPD) angkatan 2024. Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari PT Karta Bhumi Nusantara, yaitu Muhammad Haikal Fasya, yang berbagi pengalaman dan wawasan terkait pemanfaatan teknologi drone dalam kegiatan survei dan pemetaan.

Dalam kegiatan ini, peserta memperoleh materi terkait penggunaan Drone LiDAR dan fotogrametri dalam menghasilkan data geospasial yang akurat dan presisi. Pembahasan mencakup alur kerja mulai dari proses akuisisi data di lapangan, pengolahan data, hingga interpretasi hasil untuk berbagai kebutuhan analisis. Peserta juga diajak mengenal lebih dekat melalui praktik langsung pada Drone LiDAR ini. Kegiatan ini semakin interaktif dengan adanya sesi tanya jawab, di mana peserta dapat berdiskusi langsung dengan narasumber mengenai aspek teknis maupun pengalaman di lapangan.

Selain penyampaian materi, kuliah umum ini juga memberikan gambaran nyata mengenai penerapan teknologi di dunia industri. Hal ini diharapkan dapat menjembatani pemahaman mahasiswa antara teori yang dipelajari di perkuliahan dengan praktik di lapangan, sekaligus memberikan wawasan mengenai kebutuhan kompetensi di dunia kerja.

Melalui kegiatan ini, Departemen Teknologi Kebumian SV UGM menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pembelajaran yang aplikatif dan berbasis kolaborasi. Kegiatan ini juga mendukung pencapaian SDGs, khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas), SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur), serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan).

Lustrum Laboratorium Geomatika UGM Digelar dengan Semarak Kegiatan Edukasi, Kolaborasi, dan Dukungan Alumni

Laboratorium Geomatika, Departemen Teknologi Kebumian, Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada, menggelar rangkaian kegiatan spesial dalam rangka merayakan Lustrum ke-5, yang diselenggarakan pada 6 Desember 2025 bertempat di Departemen Teknologi Kebumian, Sekolah Vokasi UGM.  Perayaan ini menjadi momentum untuk memperkuat kontribusi Laboratorium Geomatika dalam pendidikan, pengabdian masyarakat, dan pengembangan teknologi survei serta pemetaan di Indonesia.

Acara dibuka dengan sambutan dari Dekan Sekolah Vokasi Prof. Dr.-Ing. Ir. Agus Maryono, IPM., ASEAN Eng. dan dihadiri oleh dosen, mahasiswa, alumni, serta mitra industri. Kehadiran alumni menjadi salah satu poin penting dalam penyelenggaraan lustrum kali ini, karena mereka turut berperan dalam berbagi wawasan, memberikan masukan bagi pengembangan laboratorium, serta berkontribusi sebagai bagian dari jejaring profesional yang aktif mendukung kegiatan akademik di lingkungan kampus.

Agenda utama dalam rangkaian kegiatan tersebut adalah Fun Run 5K, yang kemudian dilanjutkan dengan kegiatan napak tilas, sesi sharing alumni, lomba sentering optis, serta pembagian doorprize bagi para peserta. Rangkaian aktivitas ini tidak hanya menjadi momen berkumpul lintas generasi, tetapi juga memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk mengenal sejarah perkembangan Laboratorium Geomatika, melatih keterampilan teknis melalui lomba sentering, mendapatkan wawasan mengenai peluang karier, serta mendengar langsung pengalaman para alumni yang telah berkarya di berbagai sektor industri maupun pemerintahan.

Penyelenggaraan Lustrum ini turut mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk sponsorship dari mitra industri maupun alumni yang memiliki kepedulian terhadap pengembangan pendidikan dan teknologi geomatika. Dukungan tersebut membantu menyukseskan rangkaian acara dan menjadi bentuk kolaborasi nyata antara institusi pendidikan dan sektor profesional.

Berbagai kegiatan dalam Lustrum ini juga selaras dengan beberapa Sustainable Development Goals (SDGs), terutama SDG 4 (Quality Education) melalui peningkatan literasi dan kompetensi teknologi; SDG 9 (Industry, Innovation, and Infrastructure) melalui pengenalan inovasi dan kemitraan industri; serta SDG 17 (Partnerships for the Goals) yang tercermin dari keterlibatan alumni, mitra industri, dan civitas akademika dalam satu rangkaian acara.

Melalui momentum Lustrum ke-5 ini, Laboratorium Geomatika berharap dapat terus berkembang sebagai pusat pembelajaran dan inovasi yang mampu menjawab tantangan kebutuhan industri dan masyarakat. Semangat kebersamaan antara mahasiswa, dosen, alumni, dan mitra industri diharapkan semakin kuat untuk mendukung kemajuan pendidikan kebumian di Indonesia.

PEMBUATAN PETA KEPENDUDUKAN PADUKUHAN JETAK, KALIWILUT, DAN TEGOWANU, KALURAHAN KALIAGUNG, SENTOLO, KABUPATEN KULON PROGO

Upaya peningkatan kualitas data kependudukan terus dilakukan oleh Program Sarjana Terapan Teknologi Survei dan Pemetaan Dasar, Departemen Teknologi Kebumian, Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (UGM) melalui kegiatan pengabdian masyarakat bertajuk pembuatan peta kependudukan di Padukuhan Jetak, Kaliwilut, dan Tegowanu, Kalurahan Kaliagung, Kapanewon Sentolo. Kegiatan yang dipimpin oleh Muhammad Iqbal Taftazani, S.T., M.Eng. ini berfokus pada pemanfaatan teknologi pemetaan digital untuk memperkuat sistem administrasi dan perencanaan pembangunan tingkat kalurahan.

Peta kependudukan disusun dengan menggabungkan pengumpulan data lapangan dan pemetaan digital menggunakan perangkat lunak GIS, sehingga menghasilkan informasi spasial yang lebih presisi dan mudah diperbarui. Melalui pendekatan partisipatif dengan observasi dari foto udara, tim pelaksana melibatkan perangkat kalurahan dan masyarakat dalam setiap tahap kegiatan agar hasil yang diperoleh dapat presisi sesuai kondisi di lapangan.

Penerapan teknologi ini tidak hanya menghasilkan peta visual yang informatif, tetapi juga mendorong transformasi digital dalam pengelolaan data kependudukan. Dengan pendampingan dari tim pengabdian, perangkat kalurahan dilatih untuk memahami pengoperasian perangkal lunak GIS dan pengelolaan basis data spasial, sehingga dapat mengembangkan sistem informasi kependudukan yang mandiri dan berkelanjutan. Pemerintah Kalurahan Kaliagung melihat besarnya potensi data spasial untuk menunjang kebijakan pembangunan di pemerintah desa. Program ini sejalan dengan semangat Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 11 (Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan) dan SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan), sebagai wujud sinergi antara dunia akademik dan masyarakat dalam mendorong kemajuan desa berbasis data dan teknologi.

PEMBUATAN PETA KEPENDUDUKAN PADUKUHAN KEMIRI, DEGUNG, DAN KLEBEN, KALURAHAN KALIAGUNG, SENTOLO, KABUPATEN KULON PROGO

Tim pengabdian kepada masyarakat dari Program Sarjana Terapan Teknologi Survei dan Pemetaan Dasar, Departemen Teknologi Kebumian, Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (UGM) melaksanakan kegiatan pembuatan peta kependudukan di Padukuhan Kemiri, Degung, dan Kleben, Kalurahan Kaliagung, Kapanewon Sentolo, Kabupaten Kulon Progo. Kegiatan yang diketuai oleh Hidayat Panuntun, S.T., M.Eng., D.Sc. ini merupakan bagian dari upaya penerapan ilmu geospasial untuk mendukung tata kelola data kependudukan dan perencanaan pembangunan desa berbasis spasial.

Kegiatan ini bertujuan untuk menghasilkan peta kependudukan yang akurat dan mudah diakses sebagai dasar pengambilan keputusan di tingkat kalurahan. Melalui pemetaan ini, pemerintah desa dapat melihat dan memahami sebaran penduduk secara lebih jelas.

Dalam pelaksanaannya, tim melakukan pengumpulan data lapangan, pemetaan batas wilayah, dan validasi informasi penduduk bersama perangkat kalurahan dan masyarakat. Selain menghasilkan peta digital, kegiatan ini juga mencakup sharing knowledge pemanfaatan teknologi pemetaan agar perangkat kalurahan mampu memperbarui data secara mandiri dan berkelanjutan.

Kegiatan ini disambut positif oleh masyarakat dan pemerintah Kalurahan Kaliagung karena dinilai membantu mewujudkan tata kelola desa berbasis data. Program ini juga selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 11 (Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan), SDG 16 (Kelembagaan yang Tangguh), dan SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan), melalui kolaborasi antara akademisi dan masyarakat dalam penguatan kapasitas dan pembangunan wilayah yang berkelanjutan.

PEMBUATAN PETA KEPENDUDUKAN PADUKUHAN KALIPENTEN DAN NGLOTAK, KALURAHAN KALIAGUNG, SENTOLO, KABUPATEN KULON PROGO

Dalam upaya mendukung pengelolaan data kependudukan yang lebih tertata dan akurat, Program Sarjana Terapan Teknologi Survei dan Pemetaan Dasar, Departemen Teknologi Kebumian, Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (UGM), melaksanakan kegiatan pembuatan peta kependudukan di Padukuhan Kalipenten dan Nglotak, Kalurahan Kaliagung, Kapanewon Sentolo, Kabupaten Kulon Progo.

Kegiatan ini diketuai oleh Ir. Rochmad Muryamto, M.Eng.Sc., dan menjadi salah satu bentuk nyata implementasi Tridharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam aspek pengabdian kepada masyarakat. Melalui program ini, tim dosen dan mahasiswa bekerja bersama perangkat kalurahan dalam proses pengumpulan, verifikasi, dan pengolahan data spasial yang berkaitan dengan kondisi kependudukan di dua padukuhan tersebut.

Ir. Rochmad Muryamto, M.Eng.Sc. menjelaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya bertujuan menghasilkan produk peta, tetapi juga membangun kesadaran pentingnya data spasial di tingkat desa. “Kami berharap pemerintah desa dapat menggunakan peta ini untuk mendukung kebijakan yang berbasis data, sehingga pelayanan masyarakat bisa lebih tepat sasaran,” ungkapnya.

Sementara itu, pihak Pemerintah Kalurahan Kaliagung menyampaikan apresiasi terhadap kontribusi Sekolah Vokasi UGM. Mereka menilai bahwa hasil kegiatan ini akan sangat membantu dalam penyusunan rencana pembangunan desa, pendataan penduduk, serta pengelolaan wilayah secara lebih efisien.

Melalui kolaborasi ini, diharapkan hubungan antara UGM dan Pemerintah Kalurahan Kaliagung semakin erat, sekaligus menjadi contoh sinergi antara perguruan tinggi dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan desa berbasis data dan teknologi. Kegiatan ini selaras dengan SDG 11 (Kota dan Permukiman Berkelanjutan) melalui penyediaan data spasial untuk perencanaan desa, SDG 16 (Kelembagaan yang Tangguh) lewat penguatan tata kelola berbasis data, serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui kolaborasi antara UGM dan pemerintah desa.