Arsip:

SDGs 17 Kemitraan untuk Mencapai Tujuan

Mahasiswa TSPD SV UGM Ikuti Kuliah Umum tentang Perkembangan Teknologi Geospasial

Mahasiswa Program Studi Teknologi Survei dan Pemetaan Dasar (TSPD), Departemen Teknologi Kebumian, Sekolah Vokasi, Universitas Gadjah Mada (UGM) mengikuti Kuliah Umum bertema “Beyond Mapping: Transformasi Teknologi Geospasial dari Pemetaan menuju Intelligent Decision Making” yang diselenggarakan oleh Departemen Teknologi Kebumian, Sekolah Vokasi UGM. Kegiatan berlangsung di Ballroom Lantai 2 Gedung Teaching Industry Learning Center (TILC), Sekolah Vokasi UGM pada 18 Agustus 2026.

Kuliah umum ini menjadi kesempatan bagi mahasiswa TSPD untuk memperluas wawasan mengenai perkembangan teknologi geospasial serta memahami penerapannya di lingkungan profesional. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa tidak hanya memperoleh pemahaman mengenai perkembangan teknologi, tetapi juga mendapatkan gambaran mengenai kebutuhan kompetensi di dunia kerja.

Kegiatan menghadirkan tiga narasumber dari lingkungan militer dan industri geospasial, yaitu Marsma TNI Kristian Suseno R., S.Si., M.Sc. selaku Direktur Penginderaan Jauh Pusat Geospasial TNI AU, Vella Ahalla Hulaifah Somantri, S.T. selaku Geospatial Manager PT Barrakusuma Spatial Teknologi, serta Dwima Fillailiy Nisa, A.Md. selaku GIS Presales & Support Engineer PT Leica Geosystems Indonesia. Sesi kuliah umum dimoderatori oleh Ade Febri Sandhini Putri, S.Si., M.Sc. selaku dosen Departemen Teknologi Kebumian Sekolah Vokasi UGM. Ketiga narasumber memberikan perspektif yang beragam mengenai pemanfaatan teknologi geospasial, penginderaan jauh, serta perkembangan teknologi yang digunakan dalam dunia profesional.

Bagi mahasiswa TSPD, materi yang disampaikan memiliki keterkaitan erat dengan bidang survei dan pemetaan. Perkembangan teknologi menunjukkan bahwa data hasil survei dan pemetaan tidak hanya digunakan untuk menghasilkan produk peta, tetapi dapat diolah menjadi informasi yang mendukung analisis, perencanaan, pemantauan, hingga pengambilan keputusan berbasis data.

Melalui pemaparan para narasumber, mahasiswa juga memperoleh gambaran mengenai pentingnya kemampuan beradaptasi terhadap perkembangan teknologi. Kompetensi teknis di bidang survei dan pemetaan perlu diimbangi dengan pemahaman terhadap teknologi, pengolahan data, serta kemampuan melihat kebutuhan pengguna agar lulusan mampu memberikan solusi geospasial yang relevan.

Antusiasme mahasiswa terlihat dalam sesi diskusi dan tanya jawab. Mahasiswa berkesempatan berinteraksi langsung dengan para narasumber untuk menggali informasi mengenai perkembangan teknologi, kebutuhan kompetensi di dunia kerja, serta peluang penerapan keilmuan survei dan pemetaan di berbagai sektor.

Keikutsertaan mahasiswa TSPD dalam kuliah umum ini menjadi bagian dari upaya memperkaya pengalaman pembelajaran di luar kelas. Kegiatan yang mempertemukan mahasiswa dengan praktisi dan profesional di bidang geospasial diharapkan dapat membantu mahasiswa memahami perkembangan industri sekaligus mempersiapkan diri menghadapi kebutuhan dunia kerja.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa TSPD diharapkan semakin memahami bahwa bidang survei dan pemetaan terus berkembang seiring dengan kemajuan teknologi. Kemampuan untuk mengintegrasikan data, teknologi, dan analisis menjadi bagian penting dalam menghasilkan informasi geospasial yang dapat memberikan nilai tambah bagi berbagai kebutuhan profesional dan pembangunan.

Kegiatan ini turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui peningkatan wawasan dan kompetensi mahasiswa, SDG 9 (Industri, Inovasi dan Infrastruktur) melalui penguatan pemahaman terhadap perkembangan teknologi geospasial, serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui keterlibatan mitra industri dalam mendukung pengembangan pendidikan.

Kunjungan STPN (3)

Kunjungan SPIP Politeknik Agraria STPN ke TSPD UGM Perkuat Jejaring Pendidikan Vokasi

Yogyakarta, 10 Agustus 2026 – Upaya memperkuat jejaring dan kolaborasi antarperguruan tinggi vokasi terus dilakukan melalui kegiatan kunjungan akademik. Pada kesempatan ini, Program Studi Sarjana Terapan Survei Pemetaan dan Informasi Pertanahan (SPIP), Politeknik Agraria Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional (STPN) berkunjung ke Program Studi Teknologi Survei dan Pemetaan Dasar (TSPD), Departemen Teknologi Kebumian, Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (UGM). Kegiatan tersebut menjadi ruang untuk bertukar informasi dan pengalaman sekaligus menjajaki peluang kerja sama dalam pengembangan pendidikan vokasi di bidang survei, pemetaan, dan informasi pertanahan.

Kegiatan kunjungan menjadi momentum bagi kedua program studi untuk melakukan diskusi dan pertukaran informasi mengenai pengelolaan program studi serta penyelenggaraan pendidikan vokasi. Beberapa topik yang dibahas meliputi pengembangan kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE), pengelolaan laboratorium dan kegiatan praktik, serta pengembangan kompetensi dosen dan mahasiswa.

Melalui diskusi tersebut, kedua program studi dapat berbagi pengalaman dan praktik baik dalam penyelenggaraan pembelajaran yang mengintegrasikan aspek teori dan praktik. Pertukaran informasi ini diharapkan dapat menjadi sarana untuk memperkaya wawasan dalam pengembangan program studi yang adaptif terhadap perkembangan teknologi serta kebutuhan dunia kerja, khususnya pada bidang survei, pemetaan, dan informasi pertanahan.

Selain membahas aspek akademik, kunjungan juga menjadi kesempatan untuk menjajaki berbagai bentuk kolaborasi yang dapat dikembangkan oleh kedua institusi. Peluang kerja sama yang dibahas mencakup bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, pertukaran pengetahuan dan tenaga ahli, penyelenggaraan seminar atau kuliah tamu, serta pemanfaatan fasilitas pembelajaran.

Kunjungan tersebut diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam membangun kolaborasi yang lebih luas dan berkelanjutan antara TSPD UGM dan SPIP Politeknik Agraria STPN. Kerja sama antarlembaga pendidikan vokasi diharapkan dapat membuka lebih banyak ruang untuk berbagi pengetahuan, meningkatkan kompetensi sumber daya manusia, serta memberikan pengalaman akademik dan profesional yang lebih luas bagi mahasiswa.

Bagi Departemen Teknologi Kebumian, kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperluas jejaring dengan berbagai institusi pendidikan dan pemangku kepentingan. Kolaborasi tersebut sejalan dengan pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam penguatan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Kegiatan kunjungan ini juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), terutama SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui penguatan kualitas pendidikan vokasi dan pengembangan kompetensi sumber daya manusia, serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui pengembangan jejaring dan kolaborasi antarlembaga pendidikan dalam mendukung pendidikan yang berkualitas dan berkelanjutan.

Kolaborasi Pengabdian

Perkuat Sinergi Pengabdian kepada Masyarakat, Tim Pengabdian TSPD UGM Jalin Koordinasi dengan DPMKPPKB Kabupaten Kulon Progo

Kulon Progo, 28 Juli 2026 – Dalam rangka mendukung pelaksanaan program Pengabdian kepada Masyarakat (PPM), Tim Pengabdian Program Studi Teknologi Survei dan Pemetaan Dasar (TSPD), Departemen Teknologi Kebumian, Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (UGM) melaksanakan koordinasi dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kalurahan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPMKPPKB) Kabupaten Kulon Progo di Kantor DPMKPPKB Kabupaten Kulon Progo.

Kegiatan koordinasi menjadi langkah awal dalam membangun sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah guna memastikan program pengabdian dapat menjawab kebutuhan masyarakat serta mendukung pembangunan desa yang berkelanjutan. Melalui diskusi yang berlangsung secara konstruktif, kedua belah pihak membahas ruang lingkup kegiatan, sasaran program, mekanisme pelaksanaan, serta bentuk kolaborasi yang akan dilakukan selama kegiatan berlangsung.

Dalam pertemuan tersebut, DPMKPPKB Kabupaten Kulon Progo menyampaikan berbagai informasi mengenai kondisi wilayah, potensi desa, serta program pemberdayaan masyarakat yang sedang berjalan. Informasi tersebut menjadi masukan penting dalam penyusunan kegiatan pengabdian agar selaras dengan kebutuhan masyarakat, mendukung penguatan kapasitas pemerintah kalurahan, serta sejalan dengan prioritas pembangunan Kabupaten Kulon Progo.
Pada kesempatan tersebut, Tim Pengabdian Program Studi Teknologi Survei dan Pemetaan Dasar memaparkan rencana pelaksanaan program Pengabdian kepada Masyarakat yang akan dilaksanakan di Kabupaten Kulon Progo. Program tersebut berfokus pada peningkatan kapasitas pemerintah daerah dan masyarakat melalui pemanfaatan teknologi geospasial, meliputi pelatihan foto udara, pemetaan partisipatif berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG), serta pemanfaatan teknologi drone untuk mendukung penyediaan dan pengelolaan data spasial. Melalui kegiatan tersebut, diharapkan pemerintah kapanewon dan kalurahan memiliki kemampuan yang lebih baik dalam menghasilkan, mengelola, dan memanfaatkan data spasial sebagai dasar penyusunan kebijakan serta perencanaan pembangunan yang efektif, partisipatif, dan berkelanjutan.

Koordinasi ini juga menjadi forum untuk menyepakati mekanisme komunikasi dan pelaksanaan kegiatan sehingga setiap tahapan program dapat berjalan secara efektif, terarah, dan memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat. Melalui kolaborasi antara Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada dan DPMKPPKB Kabupaten Kulon Progo, diharapkan program pengabdian mampu meningkatkan kapasitas pemerintah kalurahan dan kapanewon dalam pengelolaan data spasial serta mendukung pembangunan wilayah yang partisipatif, berbasis bukti (evidence-based planning), dan berkelanjutan.

Kegiatan koordinasi ini merupakan bagian dari komitmen Universitas Gadjah Mada dalam melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada bidang pengabdian kepada masyarakat. Pelaksanaan empat program pengabdian tersebut juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), terutama SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui peningkatan kapasitas aparatur pemerintah dan masyarakat melalui pelatihan, SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) melalui pemanfaatan teknologi geospasial, drone, dan Sistem Informasi Geografis (SIG), SDG 11 (Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan) melalui penguatan tata kelola wilayah berbasis data spasial, SDG 16 (Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh) melalui peningkatan kapasitas kelembagaan pemerintah daerah, serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui kolaborasi strategis antara Universitas Gadjah Mada, DPMKPPKB Kabupaten Kulon Progo, pemerintah kapanewon, dan pemerintah kalurahan dalam mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan.

Pengembangan Virtual Reality Candi Prambanan

Hibah Penelitian Sekolah Vokasi UGM Dukung Pengembangan Virtual Reality Candi Prambanan untuk Pengalaman Eksplorasi Imersif

Yogyakarta – Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (SV UGM) kembali mendukung pengembangan inovasi di bidang teknologi geospasial dan pelestarian warisan budaya melalui pendanaan penelitian tentang pengembangan Virtual Reality Candi Prambanan untuk visualisasi dan eksplorasi secara imersif. Penelitian ini memperoleh hibah penelitian internal SV UGM Tahun 2026 dengan peneliti Ir. Erlyna Nour Arrofiqoh, S.T., M.Eng., Ir. Hanif Ilmawan S.T., M.Eng., dan Dr. Anindya Sricandra Prasidya, S.T., M. Eng yang merupakan dosen dari Departemen Teknologi Kebumian serta Ir. Rochmad Muryamto, M.Eng.Sc, yaitu dosen dari Departemen Teknik Geodesi UGM.

Penelitian ini bertujuan mengembangkan platform Virtual Reality (VR) yang memungkinkan pengguna merasakan pengalaman eksplorasi Candi Prambanan secara imersif melalui pemanfaatan teknologi pemodelan tiga dimensi (3D), visualisasi interaktif, serta perangkat headset VR. Pengembangan teknologi ini diharapkan dapat menjadi salah satu inovasi dalam pelestarian, edukasi, dan promosi warisan budaya Indonesia berbasis teknologi digital.

Menurut Ketua Peneliti, Ir. Erlyna Nour Arrofiqoh, S.T., M.Eng., pemanfaatan teknologi Virtual Reality membuka peluang baru dalam penyajian informasi budaya dan sejarah kepada masyarakat. Melalui teknologi ini, pengguna tidak hanya dapat melihat representasi digital Candi Prambanan, tetapi juga dapat merasakan pengalaman seolah-olah berada langsung di dalam kompleks candi.

"Pengembangan Virtual Reality Candi Prambanan ini diharapkan mampu menghadirkan pengalaman eksplorasi yang lebih interaktif dan mendalam. Pengguna dapat berjalan di lingkungan virtual, memasuki bangunan candi, mengamati arsitektur serta relief secara detail, dan memperoleh informasi edukatif secara langsung melalui media digital," jelasnya.

Dalam pelaksanaannya, penelitian ini memanfaatkan teknologi pemodelan 3D serta integrasi informasi semantik untuk menghasilkan representasi digital Candi Prambanan yang akurat dan interaktif. Selain itu, penelitian juga mengkaji aspek pengalaman pengguna (user experience) dalam lingkungan virtual untuk memastikan tingkat imersi dan kenyamanan selama penggunaan.

Pengembangan Virtual Reality berbasis warisan budaya ini memiliki potensi yang luas, tidak hanya untuk kebutuhan pendidikan dan penelitian, tetapi juga untuk mendukung sektor pariwisata digital dan pelestarian cagar budaya. Teknologi tersebut memungkinkan masyarakat, pelajar, peneliti, hingga wisatawan untuk mengakses dan mengeksplorasi situs budaya tanpa terbatas oleh ruang dan waktu.

Melalui dukungan hibah penelitian SV UGM, penelitian ini diharapkan dapat menghasilkan prototipe Virtual Reality Candi Prambanan yang dapat menjadi dasar pengembangan digital twin situs budaya Indonesia di masa mendatang. Inovasi ini sekaligus menunjukkan komitmen Sekolah Vokasi UGM dalam mendorong pengembangan teknologi terapan yang memberikan kontribusi nyata bagi pelestarian warisan budaya nasional.

Ke depan, hasil penelitian ini diharapkan dapat membuka peluang kolaborasi multidisiplin antara bidang geospasial, teknologi informasi, arkeologi, serta industri kreatif digital dalam rangka mewujudkan transformasi digital pada pengelolaan dan pelestarian cagar budaya Indonesia.

Workshop SLAM dan RTK

Pelajari Teknologi Pemetaan Modern, Mahasiswa TSPD Ikuti Workshop SLAM dan RTK Falcon X

Mahasiswa Teknologi Survei dan Pemetaan Dasar (TSPD) Departemen Teknologi Kebumian, Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada mengikuti workshop bertajuk “SLAM and RTK Integration to Map the Future with Falcon X” yang diselenggarakan pada 5 Mei 2026 di Hall Gedung Perpustakaan Sekolah Vokasi UGM. Kegiatan ini menjadi sarana pembelajaran bagi mahasiswa dalam mengenal perkembangan teknologi pemetaan modern berbasis SLAM (Simultaneous Localization and Mapping) dan RTK (Real-Time Kinematic). Selain diikuti mahasiswa TSPD, workshop ini juga dihadiri oleh mahasiswa lintas fakultas serta peserta umum yang memiliki minat di bidang geospasial.

Workshop yang diselenggarakan bersama PT Etrax Indo Sejahtera ini menghadirkan Muhamad Hasan Albana, S.T., selaku Manager Technical Engineer, sebagai narasumber utama. Dalam pemaparannya, peserta diperkenalkan pada integrasi teknologi SLAM (Simultaneous Localization and Mapping) dan RTK (Real-Time Kinematic) yang digunakan untuk mendukung proses pemetaan secara cepat, efisien, dan presisi tinggi.

Materi yang disampaikan tidak hanya membahas konsep dasar, tetapi juga implementasi teknologi Falcon X dalam kegiatan akuisisi data geospasial di lapangan. Peserta diajak memahami bagaimana perangkat tersebut bekerja dalam merekam kondisi lingkungan secara real-time dan menghasilkan data spasial berbentuk point cloud untuk berbagai kebutuhan pemetaan.

Salah satu sesi yang paling menarik perhatian peserta adalah praktik langsung penggunaan alat Falcon X di area sekitar Gedung Perpustakaan Sekolah Vokasi UGM. Mahasiswa TSPD bersama peserta lainnya berkesempatan mencoba perangkat secara langsung dan melihat proses pengambilan data dilakukan secara real-time. Pengalaman tersebut memberikan gambaran nyata mengenai pemanfaatan teknologi mobile mapping yang kini semakin banyak digunakan di dunia industri.

Diskusi berlangsung aktif sepanjang kegiatan. Peserta memanfaatkan kesempatan untuk bertanya mengenai pengoperasian alat, pengolahan data, hingga penerapan teknologi SLAM dan RTK pada berbagai bidang pekerjaan geospasial. Interaksi ini menjadi ruang pembelajaran yang memperkuat keterhubungan antara dunia akademik dan kebutuhan industri.

Pelaksanaan workshop ini menjadi bagian dari komitmen Departemen Teknologi Kebumian SV UGM dalam menghadirkan pembelajaran yang inovatif dan aplikatif. Selain meningkatkan kompetensi mahasiswa, kegiatan ini juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui penguatan keterampilan teknis, SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) melalui pemanfaatan teknologi geospasial modern, serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui kolaborasi bersama mitra industri.

KULIAH UMUM GIM 3

Eksplorasi LiDAR Drone, Mahasiswa TSPD Ikuti Kuliah Umum dan Praktik Bersama Praktisi Industri dari PT Geo Investama Mandiri (GIM)

Mahasiswa Teknologi Survei dan Pemetaan Dasar (TSPD) angkatan 2025, Departemen Teknologi Kebumian, Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada mengikuti kuliah umum bertajuk “One Flight, Millions of Points: Performance Evaluation of DJI Zenmuse L3 LiDAR on the M400 PlatformGlobal Commerce Architects”. Kegiatan ini diselenggarakan sebagai bagian dari upaya penguatan kompetensi mahasiswa di bidang teknologi geospasial, khususnya dalam memahami perkembangan teknologi LiDAR berbasis drone untuk menghasilkan data geospasial berpresisi tinggi.

Kuliah umum ini menghadirkan narasumber dari PT Geo Investama Mandiri (GIM), yaitu Rahmat Muslim Febriyanto, S.T., selaku Direktur PT GIM. Dalam kesempatan tersebut, narasumber menyampaikan pemaparan mengenai evaluasi performa sensor LiDAR DJI Zenmuse L3 yang diintegrasikan dengan platform drone M400 dalam kegiatan survei dan pemetaan, serta berbagi pengalaman implementasi di dunia industri.

Kegiatan ini dilaksanakan pada Senin, 27 April 2026 pukul 08.00–12.00 WIB di Hall Gedung Perpustakaan Sekolah Vokasi UGM dan terbuka bagi mahasiswa di lingkungan Departemen Teknologi Kebumian. Acara diawali dengan pembukaan yang dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua Departemen Teknologi Kebumian, Bapak Hidayat Panuntun, S.T., M.Sc., serta Direktur PT Geo Investama Mandiri. Dalam sambutannya, kedua pihak menegaskan pentingnya sinergi antara perguruan tinggi dan industri dalam mendukung penguatan kompetensi mahasiswa, khususnya di bidang teknologi geospasial yang terus berkembang. Kegiatan berlangsung secara tertib dan interaktif yang tercermin dari partisipasi aktif peserta dalam sesi diskusi mengenai aspek teknis dan implementasi teknologi di lapangan.

Dalam pemaparannya, peserta memperoleh pemahaman mengenai bagaimana satu kali penerbangan drone mampu menghasilkan jutaan titik data (point cloud) yang kemudian diolah menjadi informasi geospasial yang akurat. Materi yang disampaikan mencakup alur kerja secara komprehensif, mulai dari proses akuisisi data di lapangan, pengolahan data, hingga evaluasi kualitas data LiDAR untuk berbagai kebutuhan pemetaan. Kegiatan ini juga dilengkapi dengan praktik langsung menerbangkan drone, sehingga peserta dapat memahami secara nyata proses pengambilan data di lapangan.

Kegiatan ini menjadi wujud komitmen Departemen Teknologi Kebumian SV UGM dalam menghadirkan pembelajaran yang aplikatif dan berbasis kolaborasi dengan industri, guna mencetak lulusan yang unggul dan siap menghadapi perkembangan teknologi geospasial. Upaya tersebut sekaligus berkontribusi terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui peningkatan kompetensi dan keterampilan teknis mahasiswa, SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) melalui pemanfaatan dan pengembangan teknologi geospasial, serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui kolaborasi antara perguruan tinggi dan mitra industri.

LIDAR TOPOCRAFT 2026 3

Penguatan Kompetensi Geospasial: Mahasiswa TSPD Ikuti Pelatihan LiDAR Topocraft Bersama Aksara Lab

Mahasiswa Teknologi Survei dan Pemetaan Dasar (TSPD), Departemen Teknologi Kebumian, Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada mengikuti Pelatihan LiDAR Topocraft: Precision Mapping Lab 2026 yang diselenggarakan oleh Divisi Riset dan Pengembangan KMDTK periode 2025/2026. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kompetensi teknis di bidang geospasial dan terbuka bagi masyarakat umum.

Pelatihan yang berlangsung pada Sabtu, 25 April 2026 di Laboratorium Geomatika C SV UGM ini terselenggara melalui kolaborasi dengan Aksara Lab Indonesia. Kegiatan ini diikuti oleh 40 peserta, yang tidak hanya berasal dari mahasiswa Teknologi Survei dan Pemetaan Dasar (TSPD), tetapi juga dari berbagai latar belakang, baik mahasiswa lintas program studi maupun peserta umum. Hal ini menunjukkan tingginya kebutuhan akan penguasaan teknologi LiDAR di berbagai bidang.

Peserta memperoleh pemahaman praktis mengenai alur kerja pengolahan data LiDAR, mulai dari akuisisi hingga interpretasi, guna menghasilkan data geospasial yang akurat dan sesuai standar industri. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ruang diskusi dan kolaborasi untuk mendorong inovasi di bidang kebumian.

Kegiatan ini selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui peningkatan keterampilan teknis peserta, SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) melalui pemanfaatan teknologi LiDAR dan penguatan kapasitas riset, SDG 11 (Kota dan Permukiman Berkelanjutan) melalui kontribusi data geospasial dalam perencanaan wilayah, serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui kolaborasi antara perguruan tinggi dan mitra industri.

Mahasiswa TSPD dan SIG Ikuti Kuliah Umum “Better Engineering for Better Future” Bahas Teknologi 3D Scanning dan Point Cloud Bersama PT Aspac Geo Survey

Mahasiswa TSPD dan SIG Ikuti Kuliah Umum “Better Engineering for Better Future” Bahas Teknologi 3D Scanning dan Point Cloud Bersama PT Aspac Geo Survey

Departemen Teknologi Kebumian, Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada menyelenggarakan kuliah umum bertajuk “Better Engineering for Better Future” sebagai bagian dari upaya penguatan kompetensi mahasiswa di bidang teknologi geospasial. Kegiatan ini mengangkat topik Point Cloud Processing dan pemanfaatan teknologi NavVis MLX 3D Scanning yang saat ini semakin berkembang dalam dunia survei dan pemetaan.

Kuliah umum ini menghadirkan narasumber dari PT Aspac Geo Survey, yaitu Ziki Wahyu Rinaldi selaku Product & Business Development Manager dan Niken Ayu Safitri sebagai Product Specialist. Keduanya berbagi wawasan dan pengalaman terkait implementasi teknologi pemindaian 3D dalam berbagai proyek survei, serta bagaimana data point cloud dimanfaatkan untuk menghasilkan informasi geospasial yang akurat dan efisien.

Kegiatan yang dilaksanakan pada Jumat, 24 April 2026 di Hall Gedung Perpustakaan Sekolah Vokasi UGM ini diikuti oleh mahasiswa Teknologi Survei dan Pemetaan Dasar (TSPD) angkatan 2024 dan Sistem Informasi Geografis (SIG) angkatan 2023. Antusiasme peserta terlihat dari partisipasi aktif dalam sesi diskusi, yang menunjukkan tingginya minat mahasiswa terhadap teknologi geospasial.

Materi yang disampaikan tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga dilengkapi dengan praktik lapangan penggunaan alat NavVis MLX 3D Scanning. Mahasiswa diajak untuk memahami alur kerja pengolahan data point cloud, mulai dari akuisisi data hingga tahap analisis dan visualisasi.

Selain sebagai sarana pembelajaran, kuliah umum ini juga menjadi wadah interaksi antara mahasiswa dan praktisi industri. Melalui kegiatan ini, mahasiswa memperoleh insight mengenai kebutuhan kompetensi di dunia kerja serta peluang karier di bidang geospasial.

Departemen Teknologi Kebumian SV UGM terus berupaya menghadirkan kegiatan akademik yang relevan, aplikatif, dan berbasis kolaborasi, guna mendukung terciptanya lulusan yang siap bersaing di tingkat nasional maupun global. Kegiatan ini juga mendukung pencapaian SDGs, khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui peningkatan kompetensi mahasiswa, SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) melalui pemanfaatan teknologi geospasial, serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui kolaborasi antara perguruan tinggi dan industri.

Penandatanganan Kerja Sama Sekolah Vokasi UGM dengan PT Aspac Geo Survey Perkuat Kolaborasi Industri

Penandatanganan Kerja Sama Sekolah Vokasi UGM dengan PT Aspac Geo Survey Perkuat Kolaborasi Industri

Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada melalui Departemen Teknologi Kebumian secara resmi menjalin kerja sama dengan PT Aspac Geo Survey sebagai bagian dari upaya strategis dalam memperkuat sinergi antara dunia akademik dan industri. Penandatanganan kerja sama ini dilaksanakan pada Jumat, 24 April 2026 di Hall Gedung Perpustakaan Sekolah Vokasi UGM.

Kerja sama ini menjadi langkah konkret dalam mendukung pengembangan pendidikan terapan yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja, khususnya di bidang survei, pemetaan, dan teknologi geospasial. Melalui kemitraan ini, kedua pihak berkomitmen untuk menciptakan ekosistem pembelajaran yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta mampu menjawab tantangan industri yang terus berkembang.


Ruang lingkup kerja sama mencakup berbagai aspek, antara lain pelaksanaan pendidikan melalui kuliah umum dan workshop di bidang teknologi geospasial, penelitian dalam bidang teknologi geospasial khususnya yang berkaitan dengan akuisisi, pengolahan, pengelolaan, dan pemanfaatan data LiDAR, serta pelaksanaan program magang bagi mahasiswa.


Melalui penandatanganan kerja sama ini, Departemen Teknologi Kebumian Sekolah Vokasi UGM menegaskan komitmennya dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul, kompeten, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi geospasial yang semakin pesat, sekaligus mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui peningkatan kualitas pendidikan vokasi, SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) melalui penguatan inovasi dan kolaborasi teknologi, serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui sinergi antara institusi pendidikan dan sektor industri.

Mahasiswa TSPD Ikuti Kuliah Umum Bertajuk “Mapping from the Sky” dengan Teknologi Drone LiDAR dan Fotogrametri Bersama Praktisi Industri PT Karta Bhumi Nusantara

Departemen Teknologi Kebumian, Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada menyelenggarakan kuliah umum bertajuk “Mapping from the Sky: Teknologi Drone LiDAR dan Fotogrametri untuk Data Geospasial Presisi” dengan menghadirkan PT Karta Bhumi Nusantara sebagai mitra industri. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan kompetensi mahasiswa dalam mengikuti perkembangan teknologi geospasial yang semakin pesat.

Kuliah umum yang dilaksanakan pada 2 April 2026 di Hall Departemen Teknologi Kebumian SV UGM ini diikuti oleh mahasiswa, khususnya mahasiswa Teknologi Survei dan Pemetaan Dasar (TSPD) angkatan 2024. Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari PT Karta Bhumi Nusantara, yaitu Muhammad Haikal Fasya, yang berbagi pengalaman dan wawasan terkait pemanfaatan teknologi drone dalam kegiatan survei dan pemetaan.

Dalam kegiatan ini, peserta memperoleh materi terkait penggunaan Drone LiDAR dan fotogrametri dalam menghasilkan data geospasial yang akurat dan presisi. Pembahasan mencakup alur kerja mulai dari proses akuisisi data di lapangan, pengolahan data, hingga interpretasi hasil untuk berbagai kebutuhan analisis. Peserta juga diajak mengenal lebih dekat melalui praktik langsung pada Drone LiDAR ini. Kegiatan ini semakin interaktif dengan adanya sesi tanya jawab, di mana peserta dapat berdiskusi langsung dengan narasumber mengenai aspek teknis maupun pengalaman di lapangan.

Selain penyampaian materi, kuliah umum ini juga memberikan gambaran nyata mengenai penerapan teknologi di dunia industri. Hal ini diharapkan dapat menjembatani pemahaman mahasiswa antara teori yang dipelajari di perkuliahan dengan praktik di lapangan, sekaligus memberikan wawasan mengenai kebutuhan kompetensi di dunia kerja.

Melalui kegiatan ini, Departemen Teknologi Kebumian SV UGM menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pembelajaran yang aplikatif dan berbasis kolaborasi. Kegiatan ini juga mendukung pencapaian SDGs, khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas), SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur), serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan).