Arsip:

SDGs 8 Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi

Wisuda Periode IV

Dari Kampus untuk Masa Depan: Lulusan TSPD Siap Berkarya dengan Bekal Kompetensi Geospasial

Yogyakarta — Sebanyak 11 mahasiswa Program Studi Teknologi Survei dan Pemetaan (TSPD), Departemen Teknologi Kebumian, Sekolah Vokasi, Universitas Gadjah Mada, resmi menyelesaikan pendidikan dan meraih gelar Sarjana Terapan Teknik (S.Tr.T.) dalam Wisuda Periode IV Tahun Akademik 2025/2026 pada 19 Agustus 2026.

Wisuda menjadi penanda berakhirnya perjalanan akademik sekaligus awal bagi para lulusan untuk membawa ilmu, pengalaman, dan kompetensi yang diperoleh selama menempuh pendidikan ke dunia profesional serta memberikan kontribusi bagi masyarakat.

Karya Geospasial untuk Beragam Kebutuhan

Selama menempuh pendidikan, para lulusan TSPD menghasilkan berbagai proyek akhir yang menunjukkan penerapan teknologi geospasial untuk menjawab kebutuhan di lapangan mulai dari pemetaan wilayah, penginderaan jauh, survei GNSS, fotogrametri, hingga LiDAR dan analisis spasial.

Muhammad Faiz Mutti mengangkat pemetaan perubahan tutupan lahan berbasis Support Vector Machine dan kesesuaiannya dengan tata ruang di Kota Tasikmalaya. Sementara itu, Syifa Us Sudur mengkaji sebaran dan perubahan habitat bentik di Perairan Lakaliba, Kabupaten Buton Selatan, menggunakan citra PlanetScope multitemporal.

Pada bidang penginderaan jauh, Muhammad Iqbal Ariq memanfaatkan citra multispektral berbasis UAV dengan metode NDWI untuk memetakan di area disposal dan kolam pengendapan, Balangan Coal, Kalimantan Selatan. Muhammad Ridho Muzakki menerapkan survei GNSS RTK dan block model serta implikasinya terhadap Data Kadar Ni (%) untuk mengevaluasi kesesuaian tonase bijih nikel pada Temporary Ore Storage.

Sementara itu, Mayludy Aina'ul Misbach memanfaatkan metode Least Cost Path untuk pemodelan rute ekspansi jaringan gas bumi industri dan komersial di Surabaya Timur. Fahmi Asshidiqi mengkaji perbandingan metode georeferensi  post-processing kinematic dengan ground control point berdasarkan ketelitian vertikal point cloud dan perhitungan volume overburden data fotogrametri.

Di bidang pertambangan, Virnanda Nur Mahanani membandingkan volume estimasi dan aktual hasil blasting menggunakan data GNSS RTK dan fotogrametri udara. Nadila Rossyana mengkaji evaluasi koefisien koreksi truck count berdasarkan muatan efektif pada perhitungan volume overburden periode Maret-April 2025.

Pemanfaatan SIG untuk kebencanaan dan pelayanan publik ditunjukkan melalui karya Fianda Aswalirazaq tentang pemetaan kerawanan banjir di Kabupaten Grobogan serta Yulsa Wahyu Andiny mengenai pemetaan keterjangkauan pos pemadam kebakaran di Kabupaten Bantul menggunakan service area analysis.

Melengkapi ragam karya tersebut, Siti Rauda Afiani memanfaatkan teknologi LiDAR untuk pengukuran tinggi dan pemodelan kanopi pohon di kawasan pengembangan Sekolah Vokasi UGM.

Beragamnya topik tersebut menunjukkan bahwa kompetensi TSPD terus berkembang seiring dengan kemajuan teknologi geospasial. Keahlian dalam GNSS, UAV, fotogrametri, penginderaan jauh, LiDAR, dan SIG dapat diterapkan untuk mendukung pengelolaan wilayah, pertambangan, infrastruktur, lingkungan, kebencanaan, hingga pengambilan keputusan berbasis data.

Dari Kampus untuk Masa Depan

Penguasaan teknologi GNSS, UAV, LiDAR, penginderaan jauh, fotogrametri, dan Sistem Informasi Geografis (SIG) menjadi bekal bagi para lulusan untuk menghadapi kebutuhan dunia kerja yang terus berkembang. Melalui kompetensi tersebut, lulusan TSPD diharapkan mampu menghasilkan solusi dan informasi geospasial yang relevan bagi berbagai sektor.

Wisuda bukanlah akhir, melainkan awal dari perjalanan baru. Ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama berada di TSPD diharapkan menjadi bekal untuk terus berkembang, berkarya, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Segenap keluarga besar Program Studi Teknologi Survei dan Pemetaan, Departemen Teknologi Kebumian, Sekolah Vokasi, Universitas Gadjah Mada, menyampaikan selamat dan sukses kepada seluruh wisudawan TSPD Periode IV Tahun Akademik 2025/2026. Semoga langkah baru yang ditempuh menjadi awal dari perjalanan penuh karya, prestasi, dan kontribusi positif.

Semangat tersebut sejalan dengan SDG 4 (Pendidikan Berkualitas), SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi), SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur), serta SDG 11 (Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan) melalui penguatan kompetensi, inovasi teknologi, dan pemanfaatan informasi geospasial untuk mendukung pembangunan berkelanjutan.

Selamat melangkah ke masa depan, para wisudawan TSPD. Terus berkarya, berprestasi, dan menginspirasi! ✨

Mahasiswa TSPD Syafa Rahma

Peran Survei dan Pemetaan dalam Mendukung Operasional Industri Migas: Pengalaman Magang Mahasiswa TSPD Syafa Rahma di PT Pertamina EP Regional 2 Zona 7

Penerapan ilmu Survei dan Pemetaan tidak hanya terbatas pada sektor pertambangan dan pembangunan infrastruktur, tetapi juga memiliki peran penting dalam mendukung operasional industri minyak dan gas bumi (migas). Hal tersebut menjadi pengalaman berharga yang diperoleh Syafa Rahma Octaviona, mahasiswa Program Studi Teknologi Survei dan Pemetaan Dasar (TSPD) angkatan tahun 2023, Departemen Teknologi Kebumian, Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada, selama mengikuti program magang di PT Pertamina EP Regional 2 Zona 7.

Program magang dilaksanakan pada 11 Maret hingga 12 Juni 2026, yang berlokasi di Head Office Cirebon, Jawa Barat. Zona 7 membawahi beberapa wilayah kerja yaitu Field Jatibarang, Field Subang, Field Tambun, serta Field OGT. Selama menjalani magang, Syafa ditempatkan pada fungsi Operation and Surface Facilities (OSF), yaitu fungsi yang bertanggung jawab terhadap pengelolaan fasilitas operasi permukaan yang mendukung kegiatan produksi migas. Di OSF, Syafa berada dibawah Divisi Geomatics Engineering. Pada divisi ini, Syafa terlibat dalam berbagai pekerjaan yang berkaitan dengan penyediaan dan pengelolaan data spasial untuk mendukung kebutuhan operasional, engineering, dan perencanaan proyek di lingkungan Pertamina EP Zona 7.

Melalui lingkungan kerja yang multidisiplin, mahasiswa memperoleh kesempatan untuk memahami secara langsung bagaimana data spasial dimanfaatkan dalam berbagai aspek operasional industri migas. Kegiatan yang dilakukan meliputi pengolahan data Sistem Informasi Geografis (SIG), pembuatan peta tematik, pengolahan foto udara menggunakan drone, pengelolaan basis data spasial aset perusahaan, hingga analisis spasial sebagai dasar perencanaan berbagai pekerjaan di lapangan. Pengalaman tersebut menunjukkan bahwa data spasial tidak hanya berfungsi sebagai dokumentasi, tetapi juga menjadi landasan penting dalam proses pengambilan keputusan teknis.

Selama program magang, Syafa turut terlibat dalam berbagai kegiatan survei lapangan. Survei lapangan pertama pada jalur pipa Sumur Cemara Selatan 20 (CMS-20) hingga Stasiun Pengumpul Cemara Selatan (SP CMS) di daerah Indramayu. Kegiatan ini merupakan survei onshore yang bertujuan mendukung rencana penambahan jalur flowline. Akuisisi data dilakukan menggunakan UAV (drone) dengan metode foto udara untuk memperoleh gambaran kondisi eksisting jalur yang akan direncanakan. Dalam industri migas, flowline merupakan pipa yang mengalirkan fluida produksi dari sumur menuju stasiun pengumpul. Dari kegiatan ini Syafa belajar bahwa pembangunan jalur pipa tidak dapat dilepaskan dari data spasial yang akurat, mulai dari identifikasi kondisi lapangan, crossing dengan sungai dan jalan, hingga kebutuhan pembebasan lahannya.

Pengalaman lapangan lainnya diperoleh melalui kegiatan pemetaan jalur pipa Sumur PCT Y di daerah Kertajati, Majalengka hingga Stasiun Pengumpul Tugu Barat (SP TGB) di daerah Cikedung, Indramayu. Karena jalur yang dipetakan memiliki bentuk memanjang dengan panjang beberapa kilometer, metode yang digunakan adalah corridor mapping menggunakan drone. Kegiatan ini memberikan pengalaman yang sangat menarik karena selain harus memastikan kualitas data foto udara, tim juga harus menghadapi berbagai tantangan lapangan seperti kondisi cuaca, keterbatasan lokasi take off dan landing, vegetasi yang rapat, serta manajemen baterai drone agar proses akuisisi data tetap berjalan efektif. Dari pekerjaan ini mahasiswa memahami bagaimana teknologi UAV menjadi solusi yang efisien untuk pemetaan koridor pada jalur perpipaan.

Selain survei jalur pipa, Syafa juga terlibat dalam kegiatan survei di Stasiun Pengumpul Akasia Bagus (SP ABG), Jatibarang Field. Pada kegiatan ini Syafa terlibat dalam pengukuran pondasi scrubber dan separator untuk mendukung rencana penambahan fasilitas baru di area tersebut. Selain itu dilakukan pula pemetaan foto udara area SP menggunakan UAV. Hasil survei digunakan sebagai data pendukung perencanaan konstruksi sehingga desain yang dibuat dapat menyesuaikan kondisi eksisting di lapangan.

Selain terlibat dalam kegiatan pada fungsi Operation and Surface Facilities (OSF), Syafa juga berkesempatan mempelajari proses penyusunan site plan lokasi sumur baru pada fungsi Project. Kegiatan ini memberikan pemahaman mengenai pentingnya data topografi, koordinat, kondisi lahan, dan posisi fasilitas eksisting sebagai dasar dalam perencanaan pembangunan sumur. Dalam proses tersebut, Syafa turut berkontribusi pada perhitungan volume tanah (cut and fill) menggunakan data hasil survei topografi untuk mendukung perencanaan konstruksi. Pengalaman ini menunjukkan bahwa data spasial yang akurat menjadi faktor penting dalam menghasilkan perencanaan yang efektif, aman, dan sesuai dengan kondisi di lapangan.

Hal lain yang menarik perhatian Syafa adalah keterlibatan ilmu Survei Pemetaan dalam proses pembebasan lahan untuk jalur pipa. Sebelum pembangunan jalur pipa dilakukan, diperlukan analisis spasial untuk menentukan kebutuhan Right of Way (ROW), menghitung luas area terdampak, serta mengidentifikasi lahan yang akan dilalui jalur pipa. Proses tersebut menunjukkan bahwa pekerjaan survei dan pemetaan tidak hanya berhubungan dengan aspek teknis, tetapi juga berperan dalam mendukung pengambilan keputusan yang berkaitan dengan aspek legal dan administrasi proyek.

Selama menjalani program magang, berbagai pengalaman dan keterampilan baru diperoleh, mulai dari pengoperasian peralatan survei dan pemetaan, pengolahan data Sistem Informasi Geografis (SIG) dan fotogrametri, pengelolaan WebGIS, hingga penyusunan layout peta engineering. Selain itu, kegiatan magang ini juga memberikan pemahaman mengenai sistem perpipaan, fasilitas produksi migas, manajemen proyek, komunikasi lintas disiplin, budaya kerja profesional, serta penerapan prinsip Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) yang menjadi aspek penting dalam operasional industri migas.

Melalui pengalaman tersebut, semakin terlihat bahwa ilmu Survei dan Pemetaan memiliki peran strategis dan ruang penerapan yang luas dalam industri migas. Data spasial menjadi landasan dalam berbagai kegiatan, mulai dari perencanaan jalur pipa, survei fasilitas, pengembangan lokasi sumur, pengelolaan aset, hingga analisis kebutuhan lahan. Program magang di PT Pertamina EP Regional 2 Zona 7 memberikan gambaran nyata bahwa keahlian di bidang survei dan pemetaan tidak hanya berfungsi sebagai pendukung kegiatan teknis, tetapi juga berkontribusi secara signifikan dalam menyediakan informasi yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan sebagai dasar pengambilan keputusan di lingkungan industri migas.

Kegiatan magang ini selaras dengan tujuan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui peningkatan kompetensi mahasiswa berbasis pengalaman industri, SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) melalui penguatan kesiapan kerja dan kompetensi profesional, SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) melalui pemanfaatan teknologi geospasial, UAV, dan sistem informasi geografis dalam mendukung perencanaan serta pengelolaan infrastruktur migas, SDG 11 (Kota dan Permukiman Berkelanjutan) melalui penerapan data spasial dalam perencanaan wilayah dan infrastruktur yang lebih efektif, serta SDG 15 (Ekosistem Daratan) melalui pemanfaatan analisis spasial yang mendukung pengelolaan lingkungan dan penggunaan lahan secara berkelanjutan.

Program KKN-PPM UGM : Mahasiswa Teknologi Survei Pemetaan Dasar Kenalkan Solusi Geospasial untuk Pemberdayaan Desa di Kecamatan Windusari, Kabupaten Magelang

Salah satu mahasiswa Program Studi Teknologi Survei dan Pemetaan Dasar SV UGM bernama Zahra Pramudita mengikuti program Kuliah Kerja Nyata–Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Periode 4 Tahun 2025 yang berlangsung pada 20 Desember 2025 hingga 7 Februari 2026. Kegiatan ini dilaksanakan oleh Unit 2025-JT168 Sub Unit 1 di wilayah Kecamatan Windusari, Kabupaten Magelang.

Dalam pelaksanaan KKN-PPM, Zahra menjalankan enam program kerja yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal dan teknologi geospasial. Program kerja tersebut meliputi sosialisasi pengembangan kawasan sapi perah kepada masyarakat Dusun Petung, pembuatan ZONA HIJAU GAMA-MAPS untuk pemetaan potensi hijauan pakan, serta program Kandang Aman Ternak Sehat melalui zonasi dan disinfeksi sebagai upaya biosecurity. Selain itu, dilakukan pula AQUA-MAPPING untuk pemetaan hidrologi dan perancangan distribusi air bersih, kegiatan edukasi melalui permainan “Peta Desaku” bagi siswa sekolah dasar, serta survei geospasial untuk pemetaan lokasi ideal kandang sapi perah berbasis analisis spasial dan data lapangan.

Melalui berbagai program tersebut, kegiatan KKN-PPM diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan pengetahuan dan kesejahteraan masyarakat, khususnya di bidang peternakan dan pengelolaan sumber daya berbasis data geospasial. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana pembelajaran bagi mahasiswa dalam mengaplikasikan ilmu secara langsung serta mengembangkan kemampuan komunikasi, kolaborasi, dan pemecahan masalah di tengah masyarakat. Kegiatan ini selaras dengan upaya pencapaian SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 6: Air Bersih dan Sanitasi Layak, dan SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, serta didukung oleh SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur dan SDG 15: Ekosistem Daratan melalui penerapan teknologi geospasial dan pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal.

Pelepasan Wisuda Mahasiswa Teknologi Survei dan Pemetaan Dasar (TSPD) Periode II Tahun Akademik 2025/2026

Mahasiswa Program Studi Sarjana Terapan Teknologi Survei dan Pemetaan Dasar (TSPD), Departemen Teknologi Kebumian, Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada mengikuti rangkaian kegiatan wisuda Periode II Tahun Akademik 2025/2026 yang diselenggarakan pada 25 Februari 2026 di Grha Sabha Pramana. Pada periode ini, sebanyak 15 mahasiswa TSPD mengikuti prosesi wisuda sebagai tanda telah menyelesaikan seluruh proses pendidikan vokasi di bidang survei dan pemetaan.

Wisuda dilaksanakan sebagai bentuk pengukuhan kelulusan mahasiswa setelah menempuh proses pembelajaran yang memadukan penguasaan teori dengan praktik lapangan. Selama masa studi, mahasiswa TSPD dibekali berbagai kompetensi di bidang survei, pemetaan, kartografi, serta teknologi geospasial yang menjadi bekal dalam menghadapi dunia profesional.

Momentum wisuda tidak hanya menandai berakhirnya masa studi, tetapi juga menjadi awal perjalanan baru bagi para lulusan untuk mengaplikasikan ilmu dan keterampilan yang telah diperoleh selama perkuliahan. Kompetensi di bidang teknologi survei dan pemetaan diharapkan mampu mendukung berbagai kebutuhan pembangunan, khususnya yang berkaitan dengan pemanfaatan data dan informasi geospasial.

Kegiatan wisuda ini juga sejalan dengan upaya pencapaian SDG 4: Pendidikan Berkualitas, serta turut mendukung SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi dan SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur melalui penguatan kualitas lulusan vokasi yang kompeten dan siap berkontribusi dalam pengembangan teknologi geospasial.

Selamat atas gelar barunya (S.Tr.T) wisudawan/wisudawati TSPD !!!

Transformasi Digital Warisan Budaya: Prodi Teknologi Survei dan Pemetaan Dasar Sekolah Vokasi UGM Kembangkan Model Simulasi 3D Interaktif Candi Prambanan


Yogyakarta, 25 Oktober 2025

Tim peneliti dari Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (UGM) mengembangkan Model Simulasi 3D interaktif untuk Bangunan Warisan Budaya dengan studi kasus pada Kompleks Candi Prambanan. Penelitian ini diketuai oleh Ir. Erlyna Nour Arrofiqoh, S.T., M.Eng. dan didanai melalui hibah penelitian Sekolah Vokasi UGM tahun 2025.
Penelitian ini bertujuan untuk menciptakan representasi digital interaktif dari Candi Prambanan, salah satu situs warisan dunia UNESCO, melalui teknologi simulasi 3D. Model simulasi yang dibangun mencakup candi dihalaman utama yakni tiga candi utama yang terdiri dari Candi Siwa, Candi Brahma, dan Candi Wisnu, serta tiga candi wahana yaitu Candi Angsa, Candi Garuda, dan Candi Nandi. Setiap struktur dalam model digital menampilkan detail arsitektur, relief bercorak cerita epik Ramayana dan Krishnayana, hingga arca-arca sakral yang terdapat di ruang utama masing-masing candi.
Simulasi ini dikembangkan menggunakan perangkat lunak Unity, sebuah platform pengembangan interaktif yang memungkinkan pengguna untuk berinteraksi dengan lingkungan digital. Melalui teknologi ini, pengunjung dapat “memasuki” area candi secara virtual dan menikmati pengalaman imersif layaknya berada di lokasi sebenarnya.

Menurut ketua tim peneliti, Ir. Erlyna Nour Arrofiqoh, pengembangan simulasi ini menjadi langkah inovatif dalam pelestarian warisan budaya berbasis teknologi. “Kami ingin menghadirkan pengalaman baru bagi pengunjung tanpa mengurangi nilai sakral dan keaslian situs. Selain itu, simulasi ini juga mendukung kebijakan konservasi, terutama jika terjadi pembatasan wisatawan demi menjaga stabilitas struktur bangunan candi,” ungkapnya.

Motivasi lain dari penelitian ini muncul dari pengalaman pandemi COVID-19, yang sempat membatasi akses wisata dan berdampak signifikan terhadap sektor ekonomi budaya. Dengan adanya model simulasi 3D interaktif ini, masyarakat tetap dapat menikmati dan mempelajari warisan budaya Candi Prambanan secara virtual, tanpa risiko kerusakan fisik maupun keterbatasan interaksi langsung.

Lebih jauh, penelitian ini berkontribusi terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), terutama Tujuan 11: Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan — melalui pelestarian warisan budaya dunia dengan dukungan teknologi digital; Tujuan 4: Pendidikan Berkualitas — dengan memberikan media pembelajaran interaktif untuk mahasiswa, peneliti, dan masyarakat luas; Tujuan 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi — melalui inovasi dalam sektor pariwisata digital dan ekonomi kreatif.

Dengan penelitian ini, UGM menunjukkan komitmennya dalam mengintegrasikan ilmu pengetahuan, budaya, dan teknologi untuk mendukung keberlanjutan pelestarian warisan budaya Indonesia. Diharapkan, model simulasi 3D Candi Prambanan ini dapat menjadi percontohan bagi pengembangan digital situs-situs budaya lainnya di Indonesia.

Mahasiswa TSPD Departemen Teknologi Kebumian Sekolah Vokasi UGM Laksanakan Praktik Kerja Lapangan (PKL)

Mahasiswa angkatan 2022 program studi Teknologi Survei dan Pemetaan Dasar (TSPD) Departemen Teknologi Kebumian Sekolah Vokasi UGM melaksanakan kegiatan praktik kerja lapangan (PKL) pada tanggal 16 – 28 Desember 2024 yang berlokasi di Desa Banyuripan, Desa Beluk, Kecamatan Bayat, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. Kegiatan PKL ini merupakan bagian dari kurikulum yang dirancang untuk memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa dalam menerapkan ilmu yang telah dipelajari di kampus ke dalam situasi nyata di lapangan.

Selama kegiatan PKL, mahasiswa terlibat dalam berbagai aktivitas survei dan pemetaan, yang mencakup penggunaan alat-alat ukur dalam bidang geospasial seperti GPS, Total Station, Waterpass. Proses pemetaan yang dilakukan dimulai dari tahap perencanaan, pengukuran lapangan, pengolahan data, hingga penyajian data dalam format yang sesuai dengan spesifikasi teknis yang telah ditentukan. Kegiatan PKL yang dilakukan ini menghasilkan peta manuskrip dan peta digital.

Kegiatan PKL ini diawali dengan persiapan yang matang, termasuk pembekalan tentang metodologi survei, teknik pemetaan, dan pengecekan terhadap alat-alat yang akan digunakan. Selama kegiatan berlangsung, mahasiswa juga berinteraksi dengan masyarakat setempat. Hal ini memberikan pengalaman berharga bagi mahasiswa untuk memahami dinamika kerjasama tim dan cara menyelesaikan masalah di lapangan.

Dengan pengalaman langsung ini, mahasiswa tidak hanya memperdalam pengetahuan teknis mereka, tetapi juga mengembangkan keterampilan dalam berkomunikasi, adaptasi, manajemen waktu, problem solving dan kerjasama dengan tim. Kemampuan ini sangat penting untuk membekali mahasiswa dalam memasuki dunia kerja, khususnya di bidang yang berkaitan dengan survei, pemetaan, dan teknologi geospasial.

Ikon SDGs 4 Pendidikan Bermutu
Ikon SDGs 8 Pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi
Ikon SDGs 11 Kota dan komunitas yang berkelanjutan
Ikon SDGs 17 Kemitraan untuk mencapai tujuan

Diseminasi Penelitian: Pemodelan 3D Candi Prambanan Level of Detail 4 dengan Pengukuran Akurasi Tinggi untuk Mengembangkan Pariwisata Digital

Yogyakarta – Pada hari Jumat, 6 Desember 2024, diselenggarakan kegiatan diseminasi hasil penelitian oleh Prodi Teknologi Survei dan Pemetaan (TSPD) Departemen Teknologi Kebumian Sekolah Vokasi UGM di Hotel Santika. Acara ini dihadiri oleh berbagai pihak yang memiliki peran penting dalam pelestarian dan pengembangan budaya Indonesia. Beberapa di antaranya adalah Taman Wisata Candi, Balai Pelestarian Kebudayaan, Museum Cagar Budaya, serta mitra kerja dari sektor industri seperti PT Sonar Nusantara dan PT GeoBIM. Kehadiran mereka menandakan dukungan yang kuat terhadap upaya pelestarian warisan budaya serta pengembangan pariwisata berbasis teknologi.

Penelitian ini merupakan hasil kolaborasi antara Tim Teknologi Survei dan Pemetaan Dasar yang terdiri dari dosen dan mahasiswa TSPD Departemen Teknologi Kebumian Sekolah Vokasi UGM dengan PT Sonar Nusantara dan PT GeoBIM. Kerja sama ini memadukan keahlian dalam bidang teknologi pemetaan dan penguasaan pengetahuan budaya, untuk menciptakan model 3D Candi Prambanan yang tidak hanya presisi, tetapi juga kaya akan informasi. Dengan menggunakan teknologi terbaru, tim berhasil membuat representasi digital Candi Prambanan yang sangat detail, yang dapat menjadi aset berharga bagi pelestarian budaya. Produk model 3D Candi Prambanan ini dinamakan Tricita, yang merupakan singkatan dari 3D Candi: Informative, Timeless, and Accurate.

Tricita adalah sebuah produk inovatif berupa model 3D Candi Prambanan dengan Level of Detail (LoD) 4 yang dirancang untuk mendukung pengembangan pariwisata digital. Produk ini dihasilkan melalui proses pengukuran akurasi tinggi menggunakan kombinasi teknologi canggih seperti LiDAR, Terrestrial Laser Scanner (TLS), dan fotogrametri jarak dekat, serta pemrosesan geospasial presisi tinggi.

Tricita menawarkan detail visual yang realistis, menampilkan setiap elemen arsitektur candi secara mendalam, mulai dari patung, relief, hingga ornamen. Model ini didesain tidak hanya untuk visualisasi, tetapi juga menjadi sumber informasi serta sebagai basis data budaya yang akurat dan berkelanjutan karena dilengkapi dengan data semantik. Dengan pendekatan ini, Tricita mendukung pelestarian warisan budaya sekaligus memberikan pengalaman edukatif dan interaktif bagi wisatawan maupun peneliti.

Pemaparan hasil penelitian ini disampaikan oleh Bapak Ir. Rochmad Muryamto, M.Eng. Sc, selaku ketua pelaksana penelitian. Dalam pemaparannya, beliau menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi digital dalam mendukung pelestarian warisan budaya serta membuka peluang baru bagi pengembangan pariwisata digital yang ramah lingkungan. Dengan model 3D Candi Prambanan, pengunjung dan peneliti dapat mengeksplorasi candi secara virtual, yang memungkinkan mereka untuk lebih memahami setiap detail arsitektur dan sejarahnya.

Tricita tidak hanya berperan dalam pelestarian budaya, tetapi juga memberikan kontribusi signifikan dalam mengembangkan potensi pariwisata digital Indonesia di era modern. Teknologi ini menjadi jembatan antara tradisi dan inovasi, sekaligus mendukung berbagai tujuan pembangunan berkelanjutan, menjadikannya sebagai langkah penting menuju masa depan yang lebih inklusif, berkelanjutan, dan berbasis pengetahuan.

Ikon SDGs 4 Pendidikan Bermutu
Ikon SDGs 8 Pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi
Ikon SDGs 9 Infrastruktur, industri dan inovasi
Ikon SDGs 11 Kota dan komunitas yang berkelanjutan
Ikon SDGs 17 Kemitraan untuk mencapai tujuan
Wisuda 21 Februari 2024

Wisuda Periode 2 Tahun 2024 D4 TSPD SV UGM

Universitas Gadjah Mada dengan bangga mengumumkan bahwa pada tanggal 21 Februari 2024, Program Studi Sarjana Terapan Teknologi Survei dan Pemetaan Dasar (TSPD), yang merupakan bagian dari Departemen Teknologi Kebumian (DTK), Sekolah Vokasi (SV), telah menggelar upacara wisuda untuk periode kedua (II) tahun ini. Acara tersebut menandai langkah penting dalam perjalanan akademik lima (5) mahasiswa yang telah berhasil menyelesaikan program studi mereka dengan sukses.

Para wisudawan yang meraih gelar Sarjana Terapan dalam Teknologi Survei dan Pemetaan Dasar ini telah melewati perjalanan akademik yang menantang dan membangun. Dengan semangat yang tinggi dan dedikasi yang tak kenal lelah, mereka telah menyelesaikan kurikulum yang ketat dan menguasai pengetahuan serta keterampilan yang diperlukan dalam bidang teknologi survei dan pemetaan dasar.

Kami, sebagai lembaga pendidikan, sangat berharap bahwa kesuksesan para wisudawan ini akan menjadi awal yang gemilang bagi masa depan mereka dan juga bagi pembangunan bangsa dan negara. Dengan pengetahuan dan keterampilan yang mereka peroleh selama masa studi mereka di Universitas Gadjah Mada, kami yakin mereka akan menjadi agen perubahan yang berharga dalam mendorong kemajuan dan inovasi di bidang teknologi survei dan pemetaan dasar.

Kami berterima kasih kepada para wisudawan atas dedikasi dan kerja keras mereka selama bertahun-tahun. Kami juga ingin mengucapkan terima kasih kepada dosen, staf, dan semua pihak yang telah mendukung proses pembelajaran mereka.

Semoga para wisudawan dapat mengambil peran penting dalam masyarakat dan dapat memberikan kontribusi yang berarti bagi kemajuan bangsa dan negara. Kami berharap kesuksesan mereka menjadi inspirasi bagi generasi mendatang untuk mengejar impian mereka dan meraih prestasi yang sama, atau bahkan lebih besar lagi. Selamat kepada para wisudawan, dan semoga keberhasilan ini menjadi awal dari perjalanan yang penuh prestasi dan keberhasilan yang tak terbatas.