Arsip:

PendidikanBerkualitas

Respons Candi Apit - gempa 2a

Kontribusikan IPTEK Bagi Pelestarian Cagar Budaya, Peneliti TSPD UGM Tawarkan Solusi Simulasi 3-D Kerentanan Fisik Candi Prambanan Berbasis Framework Reality Capture (Scan)-to-FEM

Pelestarian cagar budaya bertujuan salah satunya agar fisik dan nilai cagar budaya bertahan atau berkelanjutan selama mungkin. Seperti diketahui, cagar budaya Candi Prambanan sendiri fisiknya rentan terhadap ancaman tektonik, vulkanik, akustik, dan keikliman tinggi akibat faktor geografisnya. Bukti nyata ancaman ini terlihat pada candi Apit yang merupakan bagian dari kluster Candi Prambanan. Candi Apit mengalami kerusakan berat hingga batu Ratna kemuncaknya lepas akibat gempa Yogyakarta 2006. Hal ini yang mendorong tim peneliti dari TSPD UGM, yang diketuai oleh Dr. Anindya Sricandra Prasidya, S.T., M.Eng., untuk mengembangkan model candi Prambanan yang tidak hanya realistis secara fisik, namun juga bisa merespons berbagai faktor ancaman kerusakan fisik di sekitarnya. Penelitian ini dilaksanakan pada periode bulan April hingga Oktober tahun 2026.

Penelitian yang didanai oleh hibah penelitian Sekolah Vokasi UGM ini menawarkan framework bernama Multi-Sensory Scan-to-FEM (Finite Element Method), yang memuat inti tahapan reality scan/ capture à FE conversion à FE simulation. Menurut ketua peneliti, Dr. Anindya, pendekatan ini merupakan langkah inovatif untuk mempercepat transformasi data reality scan multi-sensor (berupa titik awan kerapatan tinggi) menjadi model volumetric mesh 3D yang siap diberikan faktor ancaman tertentu, seperti kegempaan. "Scan-to-FEM mengkonversi langsung data titik awan kerapatan tinggi (hasil scan) secara langsung tanpa perantara intermediary surface yang memungkinkan model Finite Element diperoleh secara langsung. Model ini langsung bisa merespons gaya yang diaplikasikan padanya, seperti gempa tektonik, vulkanik, akustik, keikliman, dll.", tuturnya. Lebih lanjut model seperti ini cocok bagi kasus candi Apit, Prambaan yang dikelilingi oleh serangkaian faktor ancaman. "Dengan adanya model FE dari hasil scan ini, bahaya kerusakan candi akibat berbagai faktor di sekitarnya dapat dimitigasi, sehingga pelestarian fisik cagar budaya bisa dilakukan berkelanjutan", ungkapnya.

Hasil penelitian dari tim ini menunjukkan bahwa Scan-to-FEM ini mampu menyediakan framework yang mampu memprediksi titik-titik pada candi yang punya kerentanan tinggi bila diaplikasikan suatu gaya dinamis, seperti gaya seismik yang disebabkan dari gempa tektonik Yogyakarta 2006. Model sukses menunjukkan letak-letak titik rentan rusak tersebut sejalan dengan penelitian sebelumnya dan catatan kerusakan yang terdapat pada laporan teknis pasca gempa oleh BP3-Yogyakarta yang terbit tahun 2009. Menurut ketua tim, Scan-to-FEM ini potensial dikembangkan dengan melibatkan lebih banyak faktor ancaman dan diterapkan pada lebih banyak cagar budaya untuk menguji performa teknisnya. “Kami melakukan penelitian lanjutan dengan menambahkan faktor ancaman yang lebih komprehensif di penelitian kami ke depan. Kami berharap ini dapat mendukung mitigasi kebencanaan tidak hanya di candi Apit, Prambanan, namun candi-candi atau cagar budaya lain di Indonesia secara lebih luas”, tuturnya.

 

Kegiatan penelitian yang didanai oleh hibah penelitian Sekolah Vokasi UGM ini diharapkan dapat berkontribusi pada pelestarian cagar budaya di Indonesia secara lebih masif melalui optimalisasi teknologi geospasial sebagai dasarnya. Lebih lanjut, penelitian ini berkontribusi pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas), SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur), dan SDG 11 (Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan). Dengan kegiatan ini, UGM menunjukkan komitmennya terhadap pengembangan riset dan inovasi untuk kepentingan bangsa. 

Wisuda 21 Februari 2024

Wisuda Periode 2 Tahun 2024 D4 TSPD SV UGM

Universitas Gadjah Mada dengan bangga mengumumkan bahwa pada tanggal 21 Februari 2024, Program Studi Sarjana Terapan Teknologi Survei dan Pemetaan Dasar (TSPD), yang merupakan bagian dari Departemen Teknologi Kebumian (DTK), Sekolah Vokasi (SV), telah menggelar upacara wisuda untuk periode kedua (II) tahun ini. Acara tersebut menandai langkah penting dalam perjalanan akademik lima (5) mahasiswa yang telah berhasil menyelesaikan program studi mereka dengan sukses.

Para wisudawan yang meraih gelar Sarjana Terapan dalam Teknologi Survei dan Pemetaan Dasar ini telah melewati perjalanan akademik yang menantang dan membangun. Dengan semangat yang tinggi dan dedikasi yang tak kenal lelah, mereka telah menyelesaikan kurikulum yang ketat dan menguasai pengetahuan serta keterampilan yang diperlukan dalam bidang teknologi survei dan pemetaan dasar.

Kami, sebagai lembaga pendidikan, sangat berharap bahwa kesuksesan para wisudawan ini akan menjadi awal yang gemilang bagi masa depan mereka dan juga bagi pembangunan bangsa dan negara. Dengan pengetahuan dan keterampilan yang mereka peroleh selama masa studi mereka di Universitas Gadjah Mada, kami yakin mereka akan menjadi agen perubahan yang berharga dalam mendorong kemajuan dan inovasi di bidang teknologi survei dan pemetaan dasar.

Kami berterima kasih kepada para wisudawan atas dedikasi dan kerja keras mereka selama bertahun-tahun. Kami juga ingin mengucapkan terima kasih kepada dosen, staf, dan semua pihak yang telah mendukung proses pembelajaran mereka.

Semoga para wisudawan dapat mengambil peran penting dalam masyarakat dan dapat memberikan kontribusi yang berarti bagi kemajuan bangsa dan negara. Kami berharap kesuksesan mereka menjadi inspirasi bagi generasi mendatang untuk mengejar impian mereka dan meraih prestasi yang sama, atau bahkan lebih besar lagi. Selamat kepada para wisudawan, dan semoga keberhasilan ini menjadi awal dari perjalanan yang penuh prestasi dan keberhasilan yang tak terbatas.

SMAN 3 SUKABUMI

Kunjungan SMAN 3 Sukabumi

Pada tanggal 06 Februari 2024, pukul 09:00 WIB, SMAN 3 Sukabumi telah mengadakan kunjungan yang bermakna ke D4 Teknologi Survei dan Pemetaan Dasar, yang merupakan bagian dari Departemen Teknologi Kebumian, Sekolah Vokasi, Universitas Gadjah Mada. Tujuan dari kunjungan ini adalah untuk memperkenalkan Program Studi D4 Teknologi Survei dan Pemetaan Dasar kepada para siswa, dengan menyoroti prospek cerah yang dimiliki oleh program studi tersebut.

Selama kunjungan, para siswa diberikan kesempatan untuk memahami lebih dalam tentang esensi dan kepentingan teknologi survei dan pemetaan dasar dalam berbagai konteks, termasuk pembangunan, pengelolaan sumber daya alam, dan pemantauan lingkungan. Mereka juga diberikan gambaran yang jelas mengenai kurikulum, metode pembelajaran, serta peluang karir yang tersedia setelah lulus dari Program Studi D4 ini.

Para siswa diajak untuk melihat langsung fasilitas dan sarana yang tersedia di lingkungan D4 Teknologi Survei dan Pemetaan Dasar, serta berinteraksi dengan dosen dan mahasiswa yang telah terlibat dalam program studi tersebut. Hal ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih konkret dan mendalam tentang pengalaman belajar di universitas.

Dengan mengakhiri kunjungan ini, diharapkan para siswa dapat memiliki gambaran yang lebih jelas tentang Program Studi D4 Teknologi Survei dan Pemetaan Dasar serta potensi yang dapat mereka capai dengan mengejar studi di bidang ini. Semangat dan antusiasme dari SMAN 3 Sukabumi dalam mengikuti acara ini sangat diapresiasi.

Terima kasih atas partisipasi mereka dalam mengembangkan wawasan dan pemahaman siswa mengenai pendidikan tinggi dan peluang karir di masa depan.