Arsip:

dan Infrastruktur)

Wisuda Periode IV

Dari Kampus untuk Masa Depan: Lulusan TSPD Siap Berkarya dengan Bekal Kompetensi Geospasial

Yogyakarta — Sebanyak 11 mahasiswa Program Studi Teknologi Survei dan Pemetaan (TSPD), Departemen Teknologi Kebumian, Sekolah Vokasi, Universitas Gadjah Mada, resmi menyelesaikan pendidikan dan meraih gelar Sarjana Terapan Teknik (S.Tr.T.) dalam Wisuda Periode IV Tahun Akademik 2025/2026 pada 19 Agustus 2026.

Wisuda menjadi penanda berakhirnya perjalanan akademik sekaligus awal bagi para lulusan untuk membawa ilmu, pengalaman, dan kompetensi yang diperoleh selama menempuh pendidikan ke dunia profesional serta memberikan kontribusi bagi masyarakat.

Karya Geospasial untuk Beragam Kebutuhan

Selama menempuh pendidikan, para lulusan TSPD menghasilkan berbagai proyek akhir yang menunjukkan penerapan teknologi geospasial untuk menjawab kebutuhan di lapangan mulai dari pemetaan wilayah, penginderaan jauh, survei GNSS, fotogrametri, hingga LiDAR dan analisis spasial.

Muhammad Faiz Mutti mengangkat pemetaan perubahan tutupan lahan berbasis Support Vector Machine dan kesesuaiannya dengan tata ruang di Kota Tasikmalaya. Sementara itu, Syifa Us Sudur mengkaji sebaran dan perubahan habitat bentik di Perairan Lakaliba, Kabupaten Buton Selatan, menggunakan citra PlanetScope multitemporal.

Pada bidang penginderaan jauh, Muhammad Iqbal Ariq memanfaatkan citra multispektral berbasis UAV dengan metode NDWI untuk memetakan di area disposal dan kolam pengendapan, Balangan Coal, Kalimantan Selatan. Muhammad Ridho Muzakki menerapkan survei GNSS RTK dan block model serta implikasinya terhadap Data Kadar Ni (%) untuk mengevaluasi kesesuaian tonase bijih nikel pada Temporary Ore Storage.

Sementara itu, Mayludy Aina'ul Misbach memanfaatkan metode Least Cost Path untuk pemodelan rute ekspansi jaringan gas bumi industri dan komersial di Surabaya Timur. Fahmi Asshidiqi mengkaji perbandingan metode georeferensi  post-processing kinematic dengan ground control point berdasarkan ketelitian vertikal point cloud dan perhitungan volume overburden data fotogrametri.

Di bidang pertambangan, Virnanda Nur Mahanani membandingkan volume estimasi dan aktual hasil blasting menggunakan data GNSS RTK dan fotogrametri udara. Nadila Rossyana mengkaji evaluasi koefisien koreksi truck count berdasarkan muatan efektif pada perhitungan volume overburden periode Maret-April 2025.

Pemanfaatan SIG untuk kebencanaan dan pelayanan publik ditunjukkan melalui karya Fianda Aswalirazaq tentang pemetaan kerawanan banjir di Kabupaten Grobogan serta Yulsa Wahyu Andiny mengenai pemetaan keterjangkauan pos pemadam kebakaran di Kabupaten Bantul menggunakan service area analysis.

Melengkapi ragam karya tersebut, Siti Rauda Afiani memanfaatkan teknologi LiDAR untuk pengukuran tinggi dan pemodelan kanopi pohon di kawasan pengembangan Sekolah Vokasi UGM.

Beragamnya topik tersebut menunjukkan bahwa kompetensi TSPD terus berkembang seiring dengan kemajuan teknologi geospasial. Keahlian dalam GNSS, UAV, fotogrametri, penginderaan jauh, LiDAR, dan SIG dapat diterapkan untuk mendukung pengelolaan wilayah, pertambangan, infrastruktur, lingkungan, kebencanaan, hingga pengambilan keputusan berbasis data.

Dari Kampus untuk Masa Depan

Penguasaan teknologi GNSS, UAV, LiDAR, penginderaan jauh, fotogrametri, dan Sistem Informasi Geografis (SIG) menjadi bekal bagi para lulusan untuk menghadapi kebutuhan dunia kerja yang terus berkembang. Melalui kompetensi tersebut, lulusan TSPD diharapkan mampu menghasilkan solusi dan informasi geospasial yang relevan bagi berbagai sektor.

Wisuda bukanlah akhir, melainkan awal dari perjalanan baru. Ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama berada di TSPD diharapkan menjadi bekal untuk terus berkembang, berkarya, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Segenap keluarga besar Program Studi Teknologi Survei dan Pemetaan, Departemen Teknologi Kebumian, Sekolah Vokasi, Universitas Gadjah Mada, menyampaikan selamat dan sukses kepada seluruh wisudawan TSPD Periode IV Tahun Akademik 2025/2026. Semoga langkah baru yang ditempuh menjadi awal dari perjalanan penuh karya, prestasi, dan kontribusi positif.

Semangat tersebut sejalan dengan SDG 4 (Pendidikan Berkualitas), SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi), SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur), serta SDG 11 (Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan) melalui penguatan kompetensi, inovasi teknologi, dan pemanfaatan informasi geospasial untuk mendukung pembangunan berkelanjutan.

Selamat melangkah ke masa depan, para wisudawan TSPD. Terus berkarya, berprestasi, dan menginspirasi! ✨

Kolaborasi Pengabdian

Perkuat Sinergi Pengabdian kepada Masyarakat, Tim Pengabdian TSPD UGM Jalin Koordinasi dengan DPMKPPKB Kabupaten Kulon Progo

Kulon Progo, 28 Juli 2026 – Dalam rangka mendukung pelaksanaan program Pengabdian kepada Masyarakat (PPM), Tim Pengabdian Program Studi Teknologi Survei dan Pemetaan Dasar (TSPD), Departemen Teknologi Kebumian, Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (UGM) melaksanakan koordinasi dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kalurahan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPMKPPKB) Kabupaten Kulon Progo di Kantor DPMKPPKB Kabupaten Kulon Progo.

Kegiatan koordinasi menjadi langkah awal dalam membangun sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah guna memastikan program pengabdian dapat menjawab kebutuhan masyarakat serta mendukung pembangunan desa yang berkelanjutan. Melalui diskusi yang berlangsung secara konstruktif, kedua belah pihak membahas ruang lingkup kegiatan, sasaran program, mekanisme pelaksanaan, serta bentuk kolaborasi yang akan dilakukan selama kegiatan berlangsung.

Dalam pertemuan tersebut, DPMKPPKB Kabupaten Kulon Progo menyampaikan berbagai informasi mengenai kondisi wilayah, potensi desa, serta program pemberdayaan masyarakat yang sedang berjalan. Informasi tersebut menjadi masukan penting dalam penyusunan kegiatan pengabdian agar selaras dengan kebutuhan masyarakat, mendukung penguatan kapasitas pemerintah kalurahan, serta sejalan dengan prioritas pembangunan Kabupaten Kulon Progo.
Pada kesempatan tersebut, Tim Pengabdian Program Studi Teknologi Survei dan Pemetaan Dasar memaparkan rencana pelaksanaan program Pengabdian kepada Masyarakat yang akan dilaksanakan di Kabupaten Kulon Progo. Program tersebut berfokus pada peningkatan kapasitas pemerintah daerah dan masyarakat melalui pemanfaatan teknologi geospasial, meliputi pelatihan foto udara, pemetaan partisipatif berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG), serta pemanfaatan teknologi drone untuk mendukung penyediaan dan pengelolaan data spasial. Melalui kegiatan tersebut, diharapkan pemerintah kapanewon dan kalurahan memiliki kemampuan yang lebih baik dalam menghasilkan, mengelola, dan memanfaatkan data spasial sebagai dasar penyusunan kebijakan serta perencanaan pembangunan yang efektif, partisipatif, dan berkelanjutan.

Koordinasi ini juga menjadi forum untuk menyepakati mekanisme komunikasi dan pelaksanaan kegiatan sehingga setiap tahapan program dapat berjalan secara efektif, terarah, dan memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat. Melalui kolaborasi antara Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada dan DPMKPPKB Kabupaten Kulon Progo, diharapkan program pengabdian mampu meningkatkan kapasitas pemerintah kalurahan dan kapanewon dalam pengelolaan data spasial serta mendukung pembangunan wilayah yang partisipatif, berbasis bukti (evidence-based planning), dan berkelanjutan.

Kegiatan koordinasi ini merupakan bagian dari komitmen Universitas Gadjah Mada dalam melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada bidang pengabdian kepada masyarakat. Pelaksanaan empat program pengabdian tersebut juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), terutama SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui peningkatan kapasitas aparatur pemerintah dan masyarakat melalui pelatihan, SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) melalui pemanfaatan teknologi geospasial, drone, dan Sistem Informasi Geografis (SIG), SDG 11 (Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan) melalui penguatan tata kelola wilayah berbasis data spasial, SDG 16 (Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh) melalui peningkatan kapasitas kelembagaan pemerintah daerah, serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui kolaborasi strategis antara Universitas Gadjah Mada, DPMKPPKB Kabupaten Kulon Progo, pemerintah kapanewon, dan pemerintah kalurahan dalam mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan.

Workshop SLAM dan RTK

Pelajari Teknologi Pemetaan Modern, Mahasiswa TSPD Ikuti Workshop SLAM dan RTK Falcon X

Mahasiswa Teknologi Survei dan Pemetaan Dasar (TSPD) Departemen Teknologi Kebumian, Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada mengikuti workshop bertajuk “SLAM and RTK Integration to Map the Future with Falcon X” yang diselenggarakan pada 5 Mei 2026 di Hall Gedung Perpustakaan Sekolah Vokasi UGM. Kegiatan ini menjadi sarana pembelajaran bagi mahasiswa dalam mengenal perkembangan teknologi pemetaan modern berbasis SLAM (Simultaneous Localization and Mapping) dan RTK (Real-Time Kinematic). Selain diikuti mahasiswa TSPD, workshop ini juga dihadiri oleh mahasiswa lintas fakultas serta peserta umum yang memiliki minat di bidang geospasial.

Workshop yang diselenggarakan bersama PT Etrax Indo Sejahtera ini menghadirkan Muhamad Hasan Albana, S.T., selaku Manager Technical Engineer, sebagai narasumber utama. Dalam pemaparannya, peserta diperkenalkan pada integrasi teknologi SLAM (Simultaneous Localization and Mapping) dan RTK (Real-Time Kinematic) yang digunakan untuk mendukung proses pemetaan secara cepat, efisien, dan presisi tinggi.

Materi yang disampaikan tidak hanya membahas konsep dasar, tetapi juga implementasi teknologi Falcon X dalam kegiatan akuisisi data geospasial di lapangan. Peserta diajak memahami bagaimana perangkat tersebut bekerja dalam merekam kondisi lingkungan secara real-time dan menghasilkan data spasial berbentuk point cloud untuk berbagai kebutuhan pemetaan.

Salah satu sesi yang paling menarik perhatian peserta adalah praktik langsung penggunaan alat Falcon X di area sekitar Gedung Perpustakaan Sekolah Vokasi UGM. Mahasiswa TSPD bersama peserta lainnya berkesempatan mencoba perangkat secara langsung dan melihat proses pengambilan data dilakukan secara real-time. Pengalaman tersebut memberikan gambaran nyata mengenai pemanfaatan teknologi mobile mapping yang kini semakin banyak digunakan di dunia industri.

Diskusi berlangsung aktif sepanjang kegiatan. Peserta memanfaatkan kesempatan untuk bertanya mengenai pengoperasian alat, pengolahan data, hingga penerapan teknologi SLAM dan RTK pada berbagai bidang pekerjaan geospasial. Interaksi ini menjadi ruang pembelajaran yang memperkuat keterhubungan antara dunia akademik dan kebutuhan industri.

Pelaksanaan workshop ini menjadi bagian dari komitmen Departemen Teknologi Kebumian SV UGM dalam menghadirkan pembelajaran yang inovatif dan aplikatif. Selain meningkatkan kompetensi mahasiswa, kegiatan ini juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui penguatan keterampilan teknis, SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) melalui pemanfaatan teknologi geospasial modern, serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui kolaborasi bersama mitra industri.

KULIAH UMUM GIM 3

Eksplorasi LiDAR Drone, Mahasiswa TSPD Ikuti Kuliah Umum dan Praktik Bersama Praktisi Industri dari PT Geo Investama Mandiri (GIM)

Mahasiswa Teknologi Survei dan Pemetaan Dasar (TSPD) angkatan 2025, Departemen Teknologi Kebumian, Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada mengikuti kuliah umum bertajuk “One Flight, Millions of Points: Performance Evaluation of DJI Zenmuse L3 LiDAR on the M400 PlatformGlobal Commerce Architects”. Kegiatan ini diselenggarakan sebagai bagian dari upaya penguatan kompetensi mahasiswa di bidang teknologi geospasial, khususnya dalam memahami perkembangan teknologi LiDAR berbasis drone untuk menghasilkan data geospasial berpresisi tinggi.

Kuliah umum ini menghadirkan narasumber dari PT Geo Investama Mandiri (GIM), yaitu Rahmat Muslim Febriyanto, S.T., selaku Direktur PT GIM. Dalam kesempatan tersebut, narasumber menyampaikan pemaparan mengenai evaluasi performa sensor LiDAR DJI Zenmuse L3 yang diintegrasikan dengan platform drone M400 dalam kegiatan survei dan pemetaan, serta berbagi pengalaman implementasi di dunia industri.

Kegiatan ini dilaksanakan pada Senin, 27 April 2026 pukul 08.00–12.00 WIB di Hall Gedung Perpustakaan Sekolah Vokasi UGM dan terbuka bagi mahasiswa di lingkungan Departemen Teknologi Kebumian. Acara diawali dengan pembukaan yang dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua Departemen Teknologi Kebumian, Bapak Hidayat Panuntun, S.T., M.Sc., serta Direktur PT Geo Investama Mandiri. Dalam sambutannya, kedua pihak menegaskan pentingnya sinergi antara perguruan tinggi dan industri dalam mendukung penguatan kompetensi mahasiswa, khususnya di bidang teknologi geospasial yang terus berkembang. Kegiatan berlangsung secara tertib dan interaktif yang tercermin dari partisipasi aktif peserta dalam sesi diskusi mengenai aspek teknis dan implementasi teknologi di lapangan.

Dalam pemaparannya, peserta memperoleh pemahaman mengenai bagaimana satu kali penerbangan drone mampu menghasilkan jutaan titik data (point cloud) yang kemudian diolah menjadi informasi geospasial yang akurat. Materi yang disampaikan mencakup alur kerja secara komprehensif, mulai dari proses akuisisi data di lapangan, pengolahan data, hingga evaluasi kualitas data LiDAR untuk berbagai kebutuhan pemetaan. Kegiatan ini juga dilengkapi dengan praktik langsung menerbangkan drone, sehingga peserta dapat memahami secara nyata proses pengambilan data di lapangan.

Kegiatan ini menjadi wujud komitmen Departemen Teknologi Kebumian SV UGM dalam menghadirkan pembelajaran yang aplikatif dan berbasis kolaborasi dengan industri, guna mencetak lulusan yang unggul dan siap menghadapi perkembangan teknologi geospasial. Upaya tersebut sekaligus berkontribusi terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui peningkatan kompetensi dan keterampilan teknis mahasiswa, SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) melalui pemanfaatan dan pengembangan teknologi geospasial, serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui kolaborasi antara perguruan tinggi dan mitra industri.