Aktivitas MBKM Prodi Teknologi Survei Pemetaan Dasar : Pembuatan Titik Patok Di Clearing Area, Jobsite Arutmin Indonesia, Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan
Info TSPDSDGs 17 Kemitraan untuk Mencapai TujuanSDGs 4 Pendidikan Bermutu Jumat, 29 Maret 2024
Mahasiswa D4 Teknologi Survei dan Pemetaan Dasar Sekolah Vokasi Universitas Gajah Mada yang melaksanakan magang di PT. Jhonlin Baratama melakukan pembuatan titik patok clearing area pada Jobsite PT. Arutmin Indonesia. Kegiatan pembuatan titik patok ini dilaksanakan bersama tim survei engineering dari PT. Arutmin Indonesia selaku owner. Pembuatan titik patok clearing ini dilaksanakan pada Selasa, 12 Maret 2024 di Jobsite Arutmin Indonesia, Desa Sungai Dua, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan. Pembuatan titik patok clearing ini berfungsi sebagai titik acuan dalam kegiatan topografi area hutan. Kerja sama antara dua tim survei engineering dari dua perusahaan tersebut dikarenakan PT. Jhonlin Baratama merupakan sub-kontraktor pada Jobsite tersebut sehingga pembuatan titik patok dilakukan oleh tim survei engineering dari PT. Arutmin Indonesia. Setelah pembuatan dua patok, pengukuran topografi akan dilakukan oleh kedua tim tersebut untuk mendapatkan data dari area pembersihan hutan tersebut.

Alat yang digunakan oleh tim survei engineering PT. Arutmin Indonesia adalah GNSS Trimble R10. Alat GNSS ini biasa digunakan dalam kegiatan survei dan pemetaan, khususnya dalam pembuatan patok atau titik kontrol. Sebelum kegiatan pengamatan yang dilakukan oleh mahasiswa D4 Teknologi Survei Pemetaaan Dasar, dilakukan pembersihan pohon atau semak belukar yang dianggap mengganggu kekuatan sinyal satelit. Titik base pengamatan diletakkan pada area yang berjarak sekitar 500 m dari area pengamatan. Kegiatan ini berlangsung selama 15 menit untuk pembuatan dua buah titik patok di area pembersihan hutan dengan menggunakan metode Real Time Kinematic yang mana sistem RTK (Real-Time Kinematic) merupakan penentuan posisi real-time secara diferensial menggunakan data fase. Adanya mahasiswa magang dalam kegiatan pengamatan ini diharapkan dapat menambah pengalaman dalam dunia kerja pada bidang pertambangan.
Penulis : Thalita
Alat yang digunakan untuk akuisisi data TLS menggunakan tipe RTC 360 yang merupakan salah satu jenis alat keluaran Leica yang menggunakan sistem LIDAR untuk memindai suatu objek. Dalam penggunaannya alat ini menyediakan beberapa pengaturan antara lain pengaturan terhadap densitas pointcloud yang terdiri atas mode High yang memiliki kerapatan titik tiap 3mm, Medium yang memiliki kerapatan titik tiap 6mm, dan Low yang memiliki kerapatan titik tiap 9mm. Selain itu masih ada pengaturan lainnya yang berupa Pemindaian Ganda (Double Scan) dan pengaturan mode foto yang digunakan untuk memberikan warna pada pointcloud.
Akuisisi data yang dilakukan selama 14 hari dari tanggal 24 Februari sampai 8 Maret 2024, mencakup 44 bangunan dan 9 objek lainnya. Akuisisi utama difokuskan terkait scanning area interior dan eksterior dari gedung menggunakan Terrestrial Laser Scanner. Akuisisi data dilakukan saat jam sekolah berakhir untuk meminimalisir disturbance data pointcloud sehingga hasil scan lebih jelas serta mentaati aturan sekolah mengenai perlindungan terhadap siswa (Child Protection).
Penulis : Aqmal Cahyo Kumoro dan Dendy Elvian Darmansyah






