Pos oleh :

Humas TSPD

Pengadministrasi Akademik

Penandatanganan Kerja Sama Sekolah Vokasi UGM dengan PT Aspac Geo Survey Perkuat Kolaborasi Industri

Penandatanganan Kerja Sama Sekolah Vokasi UGM dengan PT Aspac Geo Survey Perkuat Kolaborasi Industri

Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada melalui Departemen Teknologi Kebumian secara resmi menjalin kerja sama dengan PT Aspac Geo Survey sebagai bagian dari upaya strategis dalam memperkuat sinergi antara dunia akademik dan industri. Penandatanganan kerja sama ini dilaksanakan pada Jumat, 24 April 2026 di Hall Gedung Perpustakaan Sekolah Vokasi UGM.

Kerja sama ini menjadi langkah konkret dalam mendukung pengembangan pendidikan terapan yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja, khususnya di bidang survei, pemetaan, dan teknologi geospasial. Melalui kemitraan ini, kedua pihak berkomitmen untuk menciptakan ekosistem pembelajaran yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta mampu menjawab tantangan industri yang terus berkembang.


Ruang lingkup kerja sama mencakup berbagai aspek, antara lain pelaksanaan pendidikan melalui kuliah umum dan workshop di bidang teknologi geospasial, penelitian dalam bidang teknologi geospasial khususnya yang berkaitan dengan akuisisi, pengolahan, pengelolaan, dan pemanfaatan data LiDAR, serta pelaksanaan program magang bagi mahasiswa.


Melalui penandatanganan kerja sama ini, Departemen Teknologi Kebumian Sekolah Vokasi UGM menegaskan komitmennya dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul, kompeten, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi geospasial yang semakin pesat, sekaligus mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui peningkatan kualitas pendidikan vokasi, SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) melalui penguatan inovasi dan kolaborasi teknologi, serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui sinergi antara institusi pendidikan dan sektor industri.

Mahasiswa TSPD Ikuti Kuliah Umum Bertajuk “Mapping from the Sky” dengan Teknologi Drone LiDAR dan Fotogrametri Bersama Praktisi Industri PT Karta Bhumi Nusantara

Departemen Teknologi Kebumian, Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada menyelenggarakan kuliah umum bertajuk “Mapping from the Sky: Teknologi Drone LiDAR dan Fotogrametri untuk Data Geospasial Presisi” dengan menghadirkan PT Karta Bhumi Nusantara sebagai mitra industri. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan kompetensi mahasiswa dalam mengikuti perkembangan teknologi geospasial yang semakin pesat.

Kuliah umum yang dilaksanakan pada 2 April 2026 di Hall Departemen Teknologi Kebumian SV UGM ini diikuti oleh mahasiswa, khususnya mahasiswa Teknologi Survei dan Pemetaan Dasar (TSPD) angkatan 2024. Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari PT Karta Bhumi Nusantara, yaitu Muhammad Haikal Fasya, yang berbagi pengalaman dan wawasan terkait pemanfaatan teknologi drone dalam kegiatan survei dan pemetaan.

Dalam kegiatan ini, peserta memperoleh materi terkait penggunaan Drone LiDAR dan fotogrametri dalam menghasilkan data geospasial yang akurat dan presisi. Pembahasan mencakup alur kerja mulai dari proses akuisisi data di lapangan, pengolahan data, hingga interpretasi hasil untuk berbagai kebutuhan analisis. Peserta juga diajak mengenal lebih dekat melalui praktik langsung pada Drone LiDAR ini. Kegiatan ini semakin interaktif dengan adanya sesi tanya jawab, di mana peserta dapat berdiskusi langsung dengan narasumber mengenai aspek teknis maupun pengalaman di lapangan.

Selain penyampaian materi, kuliah umum ini juga memberikan gambaran nyata mengenai penerapan teknologi di dunia industri. Hal ini diharapkan dapat menjembatani pemahaman mahasiswa antara teori yang dipelajari di perkuliahan dengan praktik di lapangan, sekaligus memberikan wawasan mengenai kebutuhan kompetensi di dunia kerja.

Melalui kegiatan ini, Departemen Teknologi Kebumian SV UGM menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pembelajaran yang aplikatif dan berbasis kolaborasi. Kegiatan ini juga mendukung pencapaian SDGs, khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas), SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur), serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan).

Program KKN-PPM UGM : Mahasiswa Teknologi Survei Pemetaan Dasar Kenalkan Solusi Geospasial untuk Pemberdayaan Desa di Kecamatan Windusari, Kabupaten Magelang

Salah satu mahasiswa Program Studi Teknologi Survei dan Pemetaan Dasar SV UGM bernama Zahra Pramudita mengikuti program Kuliah Kerja Nyata–Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Periode 4 Tahun 2025 yang berlangsung pada 20 Desember 2025 hingga 7 Februari 2026. Kegiatan ini dilaksanakan oleh Unit 2025-JT168 Sub Unit 1 di wilayah Kecamatan Windusari, Kabupaten Magelang.

Dalam pelaksanaan KKN-PPM, Zahra menjalankan enam program kerja yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal dan teknologi geospasial. Program kerja tersebut meliputi sosialisasi pengembangan kawasan sapi perah kepada masyarakat Dusun Petung, pembuatan ZONA HIJAU GAMA-MAPS untuk pemetaan potensi hijauan pakan, serta program Kandang Aman Ternak Sehat melalui zonasi dan disinfeksi sebagai upaya biosecurity. Selain itu, dilakukan pula AQUA-MAPPING untuk pemetaan hidrologi dan perancangan distribusi air bersih, kegiatan edukasi melalui permainan “Peta Desaku” bagi siswa sekolah dasar, serta survei geospasial untuk pemetaan lokasi ideal kandang sapi perah berbasis analisis spasial dan data lapangan.

Melalui berbagai program tersebut, kegiatan KKN-PPM diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan pengetahuan dan kesejahteraan masyarakat, khususnya di bidang peternakan dan pengelolaan sumber daya berbasis data geospasial. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana pembelajaran bagi mahasiswa dalam mengaplikasikan ilmu secara langsung serta mengembangkan kemampuan komunikasi, kolaborasi, dan pemecahan masalah di tengah masyarakat. Kegiatan ini selaras dengan upaya pencapaian SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 6: Air Bersih dan Sanitasi Layak, dan SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, serta didukung oleh SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur dan SDG 15: Ekosistem Daratan melalui penerapan teknologi geospasial dan pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal.

Pelepasan Wisuda Mahasiswa Teknologi Survei dan Pemetaan Dasar (TSPD) Periode II Tahun Akademik 2025/2026

Mahasiswa Program Studi Sarjana Terapan Teknologi Survei dan Pemetaan Dasar (TSPD), Departemen Teknologi Kebumian, Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada mengikuti rangkaian kegiatan wisuda Periode II Tahun Akademik 2025/2026 yang diselenggarakan pada 25 Februari 2026 di Grha Sabha Pramana. Pada periode ini, sebanyak 15 mahasiswa TSPD mengikuti prosesi wisuda sebagai tanda telah menyelesaikan seluruh proses pendidikan vokasi di bidang survei dan pemetaan.

Wisuda dilaksanakan sebagai bentuk pengukuhan kelulusan mahasiswa setelah menempuh proses pembelajaran yang memadukan penguasaan teori dengan praktik lapangan. Selama masa studi, mahasiswa TSPD dibekali berbagai kompetensi di bidang survei, pemetaan, kartografi, serta teknologi geospasial yang menjadi bekal dalam menghadapi dunia profesional.

Momentum wisuda tidak hanya menandai berakhirnya masa studi, tetapi juga menjadi awal perjalanan baru bagi para lulusan untuk mengaplikasikan ilmu dan keterampilan yang telah diperoleh selama perkuliahan. Kompetensi di bidang teknologi survei dan pemetaan diharapkan mampu mendukung berbagai kebutuhan pembangunan, khususnya yang berkaitan dengan pemanfaatan data dan informasi geospasial.

Kegiatan wisuda ini juga sejalan dengan upaya pencapaian SDG 4: Pendidikan Berkualitas, serta turut mendukung SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi dan SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur melalui penguatan kualitas lulusan vokasi yang kompeten dan siap berkontribusi dalam pengembangan teknologi geospasial.

Selamat atas gelar barunya (S.Tr.T) wisudawan/wisudawati TSPD !!!

Mahasiswa TSPD SV UGM Laksanakan Praktik Kerja Lapangan di Stasiun Geologi Bayat Klaten

Mahasiswa Program Studi Teknologi Survei dan Pemetaan Dasar (TSPD) angkatan 2023, Departemen Teknologi Kebumian, Sekolah Vokasi, Universitas Gadjah Mada melaksanakan kegiatan Praktik Kerja Lapangan (PKL) pada tanggal 19–31 Desember 2025 di Stasiun Geologi Bayat, Klaten. Kegiatan ini merupakan bagian dari proses pembelajaran berbasis praktik guna meningkatkan kompetensi mahasiswa dalam bidang survei dan pemetaan secara langsung di lapangan.

PKL dilaksanakan sebagai upaya menjembatani pemahaman teoritis yang diperoleh di perkuliahan dengan kondisi nyata di lapangan. Melalui kegiatan ini, mahasiswa memperoleh pengalaman teknis dalam pelaksanaan pengukuran, pengolahan data geospasial, serta penerapan standar kerja survei yang digunakan dalam dunia profesional.
Selama kegiatan berlangsung, mahasiswa melakukan berbagai praktik pengukuran topografi menggunakan peralatan survei seperti Global Navigation Satellite System (GNSS), Total Station, dan Sipat Datar. Pengukuran dilakukan pada area di sekitar Stasiun Geologi Bayat mencakup lingkungan permukiman serta area persawahan milik masyarakat sekitar. Kegiatan ini memberikan pemahaman kepada mahasiswa mengenai karakteristik wilayah, variasi medan, serta tantangan teknis dalam proses akuisisi data spasial di kawasan hunian dan lahan pertanian.
Data hasil pengukuran selanjutnya diolah menjadi produk peta menggunakan perangkat lunak pemetaan digital guna menghasilkan informasi geospasial yang akurat dan sistematis. Proses ini melatih mahasiswa dalam tahapan kerja survei secara utuh, mulai dari perencanaan, pengambilan data, hingga penyajian informasi spasial.
Pelaksanaan PKL ini selaras dengan tujuan pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui peningkatan kualitas pendidikan vokasi berbasis praktik, serta SDG 11 (Tujuan Pembangunan Berkelanjutan) melalui penguatan kemampuan penyediaan data spasial yang mendukung perencanaan wilayah dan pengelolaan lingkungan permukiman secara berkelanjutan.
Melalui kegiatan Praktik Kerja Lapangan ini, diharapkan mahasiswa TSPD angkatan 2023 memiliki kesiapan teknis, kemampuan adaptasi lapangan, serta profesionalisme yang lebih kuat sebagai calon tenaga ahli di bidang survei dan pemetaan.

Lustrum Laboratorium Geomatika UGM Digelar dengan Semarak Kegiatan Edukasi, Kolaborasi, dan Dukungan Alumni

Laboratorium Geomatika, Departemen Teknologi Kebumian, Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada, menggelar rangkaian kegiatan spesial dalam rangka merayakan Lustrum ke-5, yang diselenggarakan pada 6 Desember 2025 bertempat di Departemen Teknologi Kebumian, Sekolah Vokasi UGM.  Perayaan ini menjadi momentum untuk memperkuat kontribusi Laboratorium Geomatika dalam pendidikan, pengabdian masyarakat, dan pengembangan teknologi survei serta pemetaan di Indonesia.

Acara dibuka dengan sambutan dari Dekan Sekolah Vokasi Prof. Dr.-Ing. Ir. Agus Maryono, IPM., ASEAN Eng. dan dihadiri oleh dosen, mahasiswa, alumni, serta mitra industri. Kehadiran alumni menjadi salah satu poin penting dalam penyelenggaraan lustrum kali ini, karena mereka turut berperan dalam berbagi wawasan, memberikan masukan bagi pengembangan laboratorium, serta berkontribusi sebagai bagian dari jejaring profesional yang aktif mendukung kegiatan akademik di lingkungan kampus.

Agenda utama dalam rangkaian kegiatan tersebut adalah Fun Run 5K, yang kemudian dilanjutkan dengan kegiatan napak tilas, sesi sharing alumni, lomba sentering optis, serta pembagian doorprize bagi para peserta. Rangkaian aktivitas ini tidak hanya menjadi momen berkumpul lintas generasi, tetapi juga memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk mengenal sejarah perkembangan Laboratorium Geomatika, melatih keterampilan teknis melalui lomba sentering, mendapatkan wawasan mengenai peluang karier, serta mendengar langsung pengalaman para alumni yang telah berkarya di berbagai sektor industri maupun pemerintahan.

Penyelenggaraan Lustrum ini turut mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk sponsorship dari mitra industri maupun alumni yang memiliki kepedulian terhadap pengembangan pendidikan dan teknologi geomatika. Dukungan tersebut membantu menyukseskan rangkaian acara dan menjadi bentuk kolaborasi nyata antara institusi pendidikan dan sektor profesional.

Berbagai kegiatan dalam Lustrum ini juga selaras dengan beberapa Sustainable Development Goals (SDGs), terutama SDG 4 (Quality Education) melalui peningkatan literasi dan kompetensi teknologi; SDG 9 (Industry, Innovation, and Infrastructure) melalui pengenalan inovasi dan kemitraan industri; serta SDG 17 (Partnerships for the Goals) yang tercermin dari keterlibatan alumni, mitra industri, dan civitas akademika dalam satu rangkaian acara.

Melalui momentum Lustrum ke-5 ini, Laboratorium Geomatika berharap dapat terus berkembang sebagai pusat pembelajaran dan inovasi yang mampu menjawab tantangan kebutuhan industri dan masyarakat. Semangat kebersamaan antara mahasiswa, dosen, alumni, dan mitra industri diharapkan semakin kuat untuk mendukung kemajuan pendidikan kebumian di Indonesia.

PEMBUATAN PETA KEPENDUDUKAN PADUKUHAN JETAK, KALIWILUT, DAN TEGOWANU, KALURAHAN KALIAGUNG, SENTOLO, KABUPATEN KULON PROGO

Upaya peningkatan kualitas data kependudukan terus dilakukan oleh Program Sarjana Terapan Teknologi Survei dan Pemetaan Dasar, Departemen Teknologi Kebumian, Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (UGM) melalui kegiatan pengabdian masyarakat bertajuk pembuatan peta kependudukan di Padukuhan Jetak, Kaliwilut, dan Tegowanu, Kalurahan Kaliagung, Kapanewon Sentolo. Kegiatan yang dipimpin oleh Muhammad Iqbal Taftazani, S.T., M.Eng. ini berfokus pada pemanfaatan teknologi pemetaan digital untuk memperkuat sistem administrasi dan perencanaan pembangunan tingkat kalurahan.

Peta kependudukan disusun dengan menggabungkan pengumpulan data lapangan dan pemetaan digital menggunakan perangkat lunak GIS, sehingga menghasilkan informasi spasial yang lebih presisi dan mudah diperbarui. Melalui pendekatan partisipatif dengan observasi dari foto udara, tim pelaksana melibatkan perangkat kalurahan dan masyarakat dalam setiap tahap kegiatan agar hasil yang diperoleh dapat presisi sesuai kondisi di lapangan.

Penerapan teknologi ini tidak hanya menghasilkan peta visual yang informatif, tetapi juga mendorong transformasi digital dalam pengelolaan data kependudukan. Dengan pendampingan dari tim pengabdian, perangkat kalurahan dilatih untuk memahami pengoperasian perangkal lunak GIS dan pengelolaan basis data spasial, sehingga dapat mengembangkan sistem informasi kependudukan yang mandiri dan berkelanjutan. Pemerintah Kalurahan Kaliagung melihat besarnya potensi data spasial untuk menunjang kebijakan pembangunan di pemerintah desa. Program ini sejalan dengan semangat Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 11 (Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan) dan SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan), sebagai wujud sinergi antara dunia akademik dan masyarakat dalam mendorong kemajuan desa berbasis data dan teknologi.

PEMBUATAN PETA KEPENDUDUKAN PADUKUHAN KEMIRI, DEGUNG, DAN KLEBEN, KALURAHAN KALIAGUNG, SENTOLO, KABUPATEN KULON PROGO

Tim pengabdian kepada masyarakat dari Program Sarjana Terapan Teknologi Survei dan Pemetaan Dasar, Departemen Teknologi Kebumian, Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (UGM) melaksanakan kegiatan pembuatan peta kependudukan di Padukuhan Kemiri, Degung, dan Kleben, Kalurahan Kaliagung, Kapanewon Sentolo, Kabupaten Kulon Progo. Kegiatan yang diketuai oleh Hidayat Panuntun, S.T., M.Eng., D.Sc. ini merupakan bagian dari upaya penerapan ilmu geospasial untuk mendukung tata kelola data kependudukan dan perencanaan pembangunan desa berbasis spasial.

Kegiatan ini bertujuan untuk menghasilkan peta kependudukan yang akurat dan mudah diakses sebagai dasar pengambilan keputusan di tingkat kalurahan. Melalui pemetaan ini, pemerintah desa dapat melihat dan memahami sebaran penduduk secara lebih jelas.

Dalam pelaksanaannya, tim melakukan pengumpulan data lapangan, pemetaan batas wilayah, dan validasi informasi penduduk bersama perangkat kalurahan dan masyarakat. Selain menghasilkan peta digital, kegiatan ini juga mencakup sharing knowledge pemanfaatan teknologi pemetaan agar perangkat kalurahan mampu memperbarui data secara mandiri dan berkelanjutan.

Kegiatan ini disambut positif oleh masyarakat dan pemerintah Kalurahan Kaliagung karena dinilai membantu mewujudkan tata kelola desa berbasis data. Program ini juga selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 11 (Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan), SDG 16 (Kelembagaan yang Tangguh), dan SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan), melalui kolaborasi antara akademisi dan masyarakat dalam penguatan kapasitas dan pembangunan wilayah yang berkelanjutan.

PEMBUATAN PETA KEPENDUDUKAN PADUKUHAN KALIPENTEN DAN NGLOTAK, KALURAHAN KALIAGUNG, SENTOLO, KABUPATEN KULON PROGO

Dalam upaya mendukung pengelolaan data kependudukan yang lebih tertata dan akurat, Program Sarjana Terapan Teknologi Survei dan Pemetaan Dasar, Departemen Teknologi Kebumian, Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (UGM), melaksanakan kegiatan pembuatan peta kependudukan di Padukuhan Kalipenten dan Nglotak, Kalurahan Kaliagung, Kapanewon Sentolo, Kabupaten Kulon Progo.

Kegiatan ini diketuai oleh Ir. Rochmad Muryamto, M.Eng.Sc., dan menjadi salah satu bentuk nyata implementasi Tridharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam aspek pengabdian kepada masyarakat. Melalui program ini, tim dosen dan mahasiswa bekerja bersama perangkat kalurahan dalam proses pengumpulan, verifikasi, dan pengolahan data spasial yang berkaitan dengan kondisi kependudukan di dua padukuhan tersebut.

Ir. Rochmad Muryamto, M.Eng.Sc. menjelaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya bertujuan menghasilkan produk peta, tetapi juga membangun kesadaran pentingnya data spasial di tingkat desa. “Kami berharap pemerintah desa dapat menggunakan peta ini untuk mendukung kebijakan yang berbasis data, sehingga pelayanan masyarakat bisa lebih tepat sasaran,” ungkapnya.

Sementara itu, pihak Pemerintah Kalurahan Kaliagung menyampaikan apresiasi terhadap kontribusi Sekolah Vokasi UGM. Mereka menilai bahwa hasil kegiatan ini akan sangat membantu dalam penyusunan rencana pembangunan desa, pendataan penduduk, serta pengelolaan wilayah secara lebih efisien.

Melalui kolaborasi ini, diharapkan hubungan antara UGM dan Pemerintah Kalurahan Kaliagung semakin erat, sekaligus menjadi contoh sinergi antara perguruan tinggi dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan desa berbasis data dan teknologi. Kegiatan ini selaras dengan SDG 11 (Kota dan Permukiman Berkelanjutan) melalui penyediaan data spasial untuk perencanaan desa, SDG 16 (Kelembagaan yang Tangguh) lewat penguatan tata kelola berbasis data, serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui kolaborasi antara UGM dan pemerintah desa.

PEMBUATAN PETA KEPENDUDUKAN PADUKUHAN NGRANDU, BANYUNGANTI LOR, DAN KALIGALANG, KALURAHAN KALIAGUNG, SENTOLO, KABUPATEN KULON PROGO

Sentolo, Kulon Progo — Program Sarjana Terapan Teknologi Survei dan Pemetaan Dasar, Departemen Teknologi Kebumian, Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (UGM) bekerja sama dengan Pemerintah Kalurahan Kaliagung, Kapanewon Sentolo, Kabupaten Kulon Progo, melaksanakan kegiatan pembuatan peta kependudukan di tiga padukuhan, yaitu Ngrandu, Banyunganti Lor, dan Kaligalang.

Kegiatan ini diketuai oleh Ir. Erlyna Nour Arrofiqoh, S.T., M.Eng dan merupakan bagian dari implementasi Tridharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat. Melalui program ini, mahasiswa dan dosen berperan aktif dalam mendukung pembangunan berbasis data spasial di tingkat desa.

Peta kependudukan yang dihasilkan diharapkan dapat menjadi instrumen penting bagi pemerintah kalurahan dalam pengelolaan administrasi kependudukan, perencanaan pembangunan wilayah, serta peningkatan pelayanan publik. Proses pembuatan peta melibatkan pengumpulan data spasial dan nonspasial melalui survei lapangan, pengukuran posisi menggunakan alat survei modern, serta pengolahan data dengan perangkat lunak pemetaan terkini.

Pihak Kalurahan Kaliagung menyambut baik kegiatan ini dan menyampaikan bahwa hasil peta tersebut akan sangat bermanfaat bagi kalurahan, terutama dalam perencanaan pembangunan dan penataan wilayah. “Kami berterima kasih kepada tim dari Sekolah Vokasi UGM atas kontribusinya. Peta kependudukan ini akan membantu kami memiliki data yang lebih akurat dan terstruktur,” ujarnya.

Kegiatan ini tidak hanya memberikan manfaat bagi masyarakat, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran nyata bagi mahasiswa. Mahasiswa dapat menerapkan langsung ilmu survei dan pemetaan yang diperoleh di kelas untuk menyelesaikan permasalahan di lapangan, sehingga mereka memperoleh pengalaman profesional sekaligus berkontribusi bagi masyarakat.

Dengan terlaksananya program ini, diharapkan sinergi antara UGM dan pemerintah kalurahan dapat terus berlanjut guna mewujudkan pembangunan desa yang berbasis data, partisipatif, dan berkelanjutan. Kegiatan ini selaras dengan SDG 11 (Kota dan Permukiman Berkelanjutan), SDG 16 (Kelembagaan yang Tangguh), dan SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan).