Arsip:

Inovasi

Akuisisi Data 3D Stasiun Palbapang

Mahasiswa TSPD SV UGM Lakukan Akuisisi Data 3D Stasiun Palbapang untuk Konservasi dan Pelestarian Cagar Budaya

Mahasiswa Program Studi Teknologi Survei dan Pemetaan Dasar (TSPD), Departemen Teknologi Kebumian, Sekolah Vokasi, Universitas Gadjah Mada bernama Marcelinus Palma Surya Valendra melaksanakan kegiatan akuisisi data untuk pembuatan model 3D Stasiun Palbapang sebagai bagian dari upaya pemanfaatan teknologi geospasial dalam mendukung pelestarian bangunan cagar budaya melalui dokumentasi digital berbasis model tiga dimensi (3D). Kegiatan penelitian ini sebagai syarat kelulusan program S1 Terapan di prodi TSPD.

Kegiatan penelitian dibimbing oleh Ir. Erlyna Nour Arrofiqoh, S.T., M.Eng., dan dibantu oleh beberapa mahasiswa lain dari TSPD saat pengambilan data di lapangan. Akuisisi data dilaksanakan pada 6 April 2026 di kawasan Stasiun Palbapang, Kabupaten Bantul, dengan memanfaatkan metode survei dan dokumentasi geospasial untuk memperoleh data bangunan secara detail dan presisi.

Bangunan Stasiun Palbapang merupakan salah satu Bangunan Cagar Budaya yang secara administratif terletak di Kalurahan Palbapang, Kapanewon Bantul. Pada masa operasionalnya, stasiun ini melayani penumpang sekaligus pengangkutan hasil perkebunan tebu dan pabrik gula di wilayah Bantul. Berdasarkan buku Pusparagam Cagar Budaya, keberadaan industri gula pada masa itu mendorong perusahaan swasta NV. NISM (Naamlooze Venootschap Nederlandsch Indische Spoorweg Maatschappij) memperluas jaringan rel kereta api di kawasan Yogyakarta dan Bantul. Jalur kereta api tahap pertama dari Yogyakarta (Tugu) menuju Srandakan sepanjang 23 km mulai beroperasi pada tahun 1895, kemudian dilanjutkan pembangunan jalur Srandakan–Brosot (Sewugalur) sepanjang 2 km yang mulai beroperasi pada tahun 1915. Di sepanjang jalur tersebut dibangun beberapa stasiun kecil, salah satunya Stasiun Palbapang. Sejak tahun 1975/1976 stasiun ini tidak lagi difungsikan, dan pada tahun 1990 area emplasemennya dimanfaatkan sebagai terminal bus antar kota dan antar provinsi.

Kegiatan akuisisi data menggunakan berbagai peralatan survei pemetaan, meliputi 1 unit Terrestrial Laser Scanner (TLS) Leica RTC360, 1 unit kontroler TLS, 2 unit GNSS Trimble R8s, dan 1 unit kontroler Trimble. Seluruh peralatan tersebut disediakan oleh Center of Excellence Smart and Green Building Information Sekolah Vokasi UGM guna mendukung proses akuisisi data secara optimal dan akurat.

Selama proses pengambilan data, tim melakukan akuisisi data pada berbagai bagian bangunan stasiun guna mendapatkan bentuk geometris dan kondisi eksisting bangunan secara menyeluruh. Data yang diperoleh kemudian digunakan dalam proses pembuatan model 3D yang mampu merepresentasikan bangunan cagar budaya secara digital. Kegiatan lapangan ini juga menjadi sarana penerapan keilmuan survei dan pemetaan yang telah dipelajari mahasiswa dalam konteks pelestarian budaya.

Penelitian ini bertujuan untuk mendukung upaya pelestarian cagar budaya di Kabupaten Bantul sekaligus menambah variasi data digital yang dapat dimanfaatkan oleh pemerintah daerah dalam proses pemeliharaan dan dokumentasi bangunan bersejarah. Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga dan melestarikan warisan budaya sebagai bagian dari identitas sejarah daerah.

Melalui penelitian ini, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengalaman praktis dalam pengambilan dan pengolahan data geospasial, tetapi juga menunjukkan bahwa teknologi pemetaan modern memiliki peran penting dalam mendukung konservasi budaya. Kegiatan ini selaras dengan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 11 (Kota dan Permukiman Berkelanjutan) melalui pelestarian warisan budaya, SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) melalui pemanfaatan teknologi digital, serta SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui penguatan riset dan pembelajaran berbasis praktik lapangan.

Workshop SLAM dan RTK

Pelajari Teknologi Pemetaan Modern, Mahasiswa TSPD Ikuti Workshop SLAM dan RTK Falcon X

Mahasiswa Teknologi Survei dan Pemetaan Dasar (TSPD) Departemen Teknologi Kebumian, Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada mengikuti workshop bertajuk “SLAM and RTK Integration to Map the Future with Falcon X” yang diselenggarakan pada 5 Mei 2026 di Hall Gedung Perpustakaan Sekolah Vokasi UGM. Kegiatan ini menjadi sarana pembelajaran bagi mahasiswa dalam mengenal perkembangan teknologi pemetaan modern berbasis SLAM (Simultaneous Localization and Mapping) dan RTK (Real-Time Kinematic). Selain diikuti mahasiswa TSPD, workshop ini juga dihadiri oleh mahasiswa lintas fakultas serta peserta umum yang memiliki minat di bidang geospasial.

Workshop yang diselenggarakan bersama PT Etrax Indo Sejahtera ini menghadirkan Muhamad Hasan Albana, S.T., selaku Manager Technical Engineer, sebagai narasumber utama. Dalam pemaparannya, peserta diperkenalkan pada integrasi teknologi SLAM (Simultaneous Localization and Mapping) dan RTK (Real-Time Kinematic) yang digunakan untuk mendukung proses pemetaan secara cepat, efisien, dan presisi tinggi.

Materi yang disampaikan tidak hanya membahas konsep dasar, tetapi juga implementasi teknologi Falcon X dalam kegiatan akuisisi data geospasial di lapangan. Peserta diajak memahami bagaimana perangkat tersebut bekerja dalam merekam kondisi lingkungan secara real-time dan menghasilkan data spasial berbentuk point cloud untuk berbagai kebutuhan pemetaan.

Salah satu sesi yang paling menarik perhatian peserta adalah praktik langsung penggunaan alat Falcon X di area sekitar Gedung Perpustakaan Sekolah Vokasi UGM. Mahasiswa TSPD bersama peserta lainnya berkesempatan mencoba perangkat secara langsung dan melihat proses pengambilan data dilakukan secara real-time. Pengalaman tersebut memberikan gambaran nyata mengenai pemanfaatan teknologi mobile mapping yang kini semakin banyak digunakan di dunia industri.

Diskusi berlangsung aktif sepanjang kegiatan. Peserta memanfaatkan kesempatan untuk bertanya mengenai pengoperasian alat, pengolahan data, hingga penerapan teknologi SLAM dan RTK pada berbagai bidang pekerjaan geospasial. Interaksi ini menjadi ruang pembelajaran yang memperkuat keterhubungan antara dunia akademik dan kebutuhan industri.

Pelaksanaan workshop ini menjadi bagian dari komitmen Departemen Teknologi Kebumian SV UGM dalam menghadirkan pembelajaran yang inovatif dan aplikatif. Selain meningkatkan kompetensi mahasiswa, kegiatan ini juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui penguatan keterampilan teknis, SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) melalui pemanfaatan teknologi geospasial modern, serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui kolaborasi bersama mitra industri.

KULIAH UMUM GIM 3

Eksplorasi LiDAR Drone, Mahasiswa TSPD Ikuti Kuliah Umum dan Praktik Bersama Praktisi Industri dari PT Geo Investama Mandiri (GIM)

Mahasiswa Teknologi Survei dan Pemetaan Dasar (TSPD) angkatan 2025, Departemen Teknologi Kebumian, Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada mengikuti kuliah umum bertajuk “One Flight, Millions of Points: Performance Evaluation of DJI Zenmuse L3 LiDAR on the M400 PlatformGlobal Commerce Architects”. Kegiatan ini diselenggarakan sebagai bagian dari upaya penguatan kompetensi mahasiswa di bidang teknologi geospasial, khususnya dalam memahami perkembangan teknologi LiDAR berbasis drone untuk menghasilkan data geospasial berpresisi tinggi.

Kuliah umum ini menghadirkan narasumber dari PT Geo Investama Mandiri (GIM), yaitu Rahmat Muslim Febriyanto, S.T., selaku Direktur PT GIM. Dalam kesempatan tersebut, narasumber menyampaikan pemaparan mengenai evaluasi performa sensor LiDAR DJI Zenmuse L3 yang diintegrasikan dengan platform drone M400 dalam kegiatan survei dan pemetaan, serta berbagi pengalaman implementasi di dunia industri.

Kegiatan ini dilaksanakan pada Senin, 27 April 2026 pukul 08.00–12.00 WIB di Hall Gedung Perpustakaan Sekolah Vokasi UGM dan terbuka bagi mahasiswa di lingkungan Departemen Teknologi Kebumian. Acara diawali dengan pembukaan yang dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua Departemen Teknologi Kebumian, Bapak Hidayat Panuntun, S.T., M.Sc., serta Direktur PT Geo Investama Mandiri. Dalam sambutannya, kedua pihak menegaskan pentingnya sinergi antara perguruan tinggi dan industri dalam mendukung penguatan kompetensi mahasiswa, khususnya di bidang teknologi geospasial yang terus berkembang. Kegiatan berlangsung secara tertib dan interaktif yang tercermin dari partisipasi aktif peserta dalam sesi diskusi mengenai aspek teknis dan implementasi teknologi di lapangan.

Dalam pemaparannya, peserta memperoleh pemahaman mengenai bagaimana satu kali penerbangan drone mampu menghasilkan jutaan titik data (point cloud) yang kemudian diolah menjadi informasi geospasial yang akurat. Materi yang disampaikan mencakup alur kerja secara komprehensif, mulai dari proses akuisisi data di lapangan, pengolahan data, hingga evaluasi kualitas data LiDAR untuk berbagai kebutuhan pemetaan. Kegiatan ini juga dilengkapi dengan praktik langsung menerbangkan drone, sehingga peserta dapat memahami secara nyata proses pengambilan data di lapangan.

Kegiatan ini menjadi wujud komitmen Departemen Teknologi Kebumian SV UGM dalam menghadirkan pembelajaran yang aplikatif dan berbasis kolaborasi dengan industri, guna mencetak lulusan yang unggul dan siap menghadapi perkembangan teknologi geospasial. Upaya tersebut sekaligus berkontribusi terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui peningkatan kompetensi dan keterampilan teknis mahasiswa, SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) melalui pemanfaatan dan pengembangan teknologi geospasial, serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui kolaborasi antara perguruan tinggi dan mitra industri.

LIDAR TOPOCRAFT 2026 3

Penguatan Kompetensi Geospasial: Mahasiswa TSPD Ikuti Pelatihan LiDAR Topocraft Bersama Aksara Lab

Mahasiswa Teknologi Survei dan Pemetaan Dasar (TSPD), Departemen Teknologi Kebumian, Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada mengikuti Pelatihan LiDAR Topocraft: Precision Mapping Lab 2026 yang diselenggarakan oleh Divisi Riset dan Pengembangan KMDTK periode 2025/2026. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kompetensi teknis di bidang geospasial dan terbuka bagi masyarakat umum.

Pelatihan yang berlangsung pada Sabtu, 25 April 2026 di Laboratorium Geomatika C SV UGM ini terselenggara melalui kolaborasi dengan Aksara Lab Indonesia. Kegiatan ini diikuti oleh 40 peserta, yang tidak hanya berasal dari mahasiswa Teknologi Survei dan Pemetaan Dasar (TSPD), tetapi juga dari berbagai latar belakang, baik mahasiswa lintas program studi maupun peserta umum. Hal ini menunjukkan tingginya kebutuhan akan penguasaan teknologi LiDAR di berbagai bidang.

Peserta memperoleh pemahaman praktis mengenai alur kerja pengolahan data LiDAR, mulai dari akuisisi hingga interpretasi, guna menghasilkan data geospasial yang akurat dan sesuai standar industri. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ruang diskusi dan kolaborasi untuk mendorong inovasi di bidang kebumian.

Kegiatan ini selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui peningkatan keterampilan teknis peserta, SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) melalui pemanfaatan teknologi LiDAR dan penguatan kapasitas riset, SDG 11 (Kota dan Permukiman Berkelanjutan) melalui kontribusi data geospasial dalam perencanaan wilayah, serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui kolaborasi antara perguruan tinggi dan mitra industri.

Mahasiswa TSPD Sekolah Vokasi UGM Raih Juara 3 Kompetisi Geospasial Indonesia 2025 di Badan Informasi Geospasial

Tim mahasiswa program studi Sarjana Terapan Teknologi Survei dan Pemetaan Dasar, Departemen Teknologi Kebumian, Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada, kembali mengharumkan nama kampus dengan meraih Juara 3 Kompetisi Geospasial Indonesia 2025 yang diselenggarakan oleh Badan Informasi Geospasial (BIG) pada Rabu, 12 November 2024 di Kantor BIG Cibinong, Bogor. Kompetisi ini mempertemukan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi nasional untuk menunjukkan kompetensi dalam bidang informasi geospasial.

Kompetisi ini merupakan bagian dari rangkaian Open House BIG 2025: “Explore Geospatial, Empower the Future”, sebuah program edukasi nasional yang memperkuat literasi spasial mahasiswa serta memperluas wawasan mengenai peran data geospasial dalam pembangunan. Kegiatan ini sejalan dengan upaya peningkatan pendidikan dan penguatan kompetensi mahasiswa di era transformasi digital.

Pada tahap awal, seluruh peserta mengikuti lomba videografi bertema pemanfaatan data BIG untuk pembangunan Indonesia. Tim mahasiswa TSPD SV UGM yang terdiri dari Aufa Alfina Nasywa, Virnanda Nur Mahanani, Nurul Halimah, Fakhri Fairuz Azmi, dan Muhammad Ridho Muzakki berhasil menjadi finalis dengan viewer dan exposure tertinggi, sehingga lolos ke babak final.

Di babak final, para finalis mengikuti serangkaian kompetisi teknis, antara lain Uji Pengetahuan Geospasial, Advanced Geospatial Trivia, Analisis Citra Satelit, Geospatial Visual Riddle, dan Analisis Profil serta Kemiringan Lereng. Penilaian mencakup ketelitian, kemampuan analitis, ketepatan interpretasi spasial, dan kecakapan teknis mahasiswa dalam bidang survei dan pemetaan. Berdasarkan total akumulasi nilai, tim SV UGM berhasil meraih peringkat ketiga nasional.

Keberhasilan mahasiswa SV UGM dalam kompetisi nasional ini turut mendukung beberapa tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs). Melalui peningkatan kompetensi akademik, keterampilan teknis, dan literasi geospasial, kegiatan ini berkontribusi pada SDG 4 (Quality Education). Penguasaan teknologi seperti analisis citra satelit dan interpretasi spasial juga selaras dengan SDG 9 (Industry, Innovation, and Infrastructure). Selain itu, kolaborasi antara BIG, perguruan tinggi, dan mahasiswa dari berbagai daerah mencerminkan penerapan SDG 17 (Partnerships for the Goals) dalam memperkuat jejaring pendidikan dan industri geospasial.

Prestasi ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi Departemen Teknologi Kebumian SV UGM, tetapi juga memperkuat posisi mahasiswa vokasi sebagai talenta muda yang kompeten dan adaptif dalam menghadapi tantangan global di bidang geospasial. Departemen berharap keberhasilan ini dapat menginspirasi mahasiswa lainnya untuk terus berkompetisi dan memperluas pengalaman akademik di tingkat nasional.

Transformasi Digital Warisan Budaya: Prodi Teknologi Survei dan Pemetaan Dasar Sekolah Vokasi UGM Kembangkan Model Simulasi 3D Interaktif Candi Prambanan


Yogyakarta, 25 Oktober 2025

Tim peneliti dari Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (UGM) mengembangkan Model Simulasi 3D interaktif untuk Bangunan Warisan Budaya dengan studi kasus pada Kompleks Candi Prambanan. Penelitian ini diketuai oleh Ir. Erlyna Nour Arrofiqoh, S.T., M.Eng. dan didanai melalui hibah penelitian Sekolah Vokasi UGM tahun 2025.
Penelitian ini bertujuan untuk menciptakan representasi digital interaktif dari Candi Prambanan, salah satu situs warisan dunia UNESCO, melalui teknologi simulasi 3D. Model simulasi yang dibangun mencakup candi dihalaman utama yakni tiga candi utama yang terdiri dari Candi Siwa, Candi Brahma, dan Candi Wisnu, serta tiga candi wahana yaitu Candi Angsa, Candi Garuda, dan Candi Nandi. Setiap struktur dalam model digital menampilkan detail arsitektur, relief bercorak cerita epik Ramayana dan Krishnayana, hingga arca-arca sakral yang terdapat di ruang utama masing-masing candi.
Simulasi ini dikembangkan menggunakan perangkat lunak Unity, sebuah platform pengembangan interaktif yang memungkinkan pengguna untuk berinteraksi dengan lingkungan digital. Melalui teknologi ini, pengunjung dapat “memasuki” area candi secara virtual dan menikmati pengalaman imersif layaknya berada di lokasi sebenarnya.

Menurut ketua tim peneliti, Ir. Erlyna Nour Arrofiqoh, pengembangan simulasi ini menjadi langkah inovatif dalam pelestarian warisan budaya berbasis teknologi. “Kami ingin menghadirkan pengalaman baru bagi pengunjung tanpa mengurangi nilai sakral dan keaslian situs. Selain itu, simulasi ini juga mendukung kebijakan konservasi, terutama jika terjadi pembatasan wisatawan demi menjaga stabilitas struktur bangunan candi,” ungkapnya.

Motivasi lain dari penelitian ini muncul dari pengalaman pandemi COVID-19, yang sempat membatasi akses wisata dan berdampak signifikan terhadap sektor ekonomi budaya. Dengan adanya model simulasi 3D interaktif ini, masyarakat tetap dapat menikmati dan mempelajari warisan budaya Candi Prambanan secara virtual, tanpa risiko kerusakan fisik maupun keterbatasan interaksi langsung.

Lebih jauh, penelitian ini berkontribusi terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), terutama Tujuan 11: Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan — melalui pelestarian warisan budaya dunia dengan dukungan teknologi digital; Tujuan 4: Pendidikan Berkualitas — dengan memberikan media pembelajaran interaktif untuk mahasiswa, peneliti, dan masyarakat luas; Tujuan 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi — melalui inovasi dalam sektor pariwisata digital dan ekonomi kreatif.

Dengan penelitian ini, UGM menunjukkan komitmennya dalam mengintegrasikan ilmu pengetahuan, budaya, dan teknologi untuk mendukung keberlanjutan pelestarian warisan budaya Indonesia. Diharapkan, model simulasi 3D Candi Prambanan ini dapat menjadi percontohan bagi pengembangan digital situs-situs budaya lainnya di Indonesia.

Aktivitas MBKM Prodi Teknologi Survei dan Pemetaan Dasar : Uji Coba Drone Mavic 3E Enterprise untuk Memastikan Kinerja alat yang Optimal

Salah satu mahasiswa TSPD mendapatkan kesempatan magang di PT Geosat Survei Indonesia, yaitu perusahaan yang bergerak di bidang jasa survei dan pemetaan. Salah satu kegiatan magang yaitu mengadakan uji coba drone DJI Mavic 3E Enterprise di komplek perumahan Natura Resident, kabupaten Sidoarjo Jawa Timur. Uji coba ini dilakukan untuk memastikan kinerja alat yang optimal sebelum digunakan untuk proyek-proyek komersial yang lebih luas

Proses uji coba ini dipimpin oleh tim terlatih dari PT Geosat Survei Indonesia, yang dipimpin oleh pilot drone profesional, Firman Akhirudin Hidayatullah, ST, dengan dukungan dari asisten pilot drone, Rico Samuel Putra Bima, serta beberapa karyawan lainnya. Persiapan awal dilakukan dengan teliti, termasuk pemilihan lokasi yang tepat, pemeriksaan menyeluruh terhadap kondisi drone, dan pemasangan perangkat lunak yang diperlukan untuk operasi drone.
Selanjutnya, drone diterbangkan oleh pilot berpengalaman dalam berbagai ketinggian dan sudut untuk mengumpulkan data yang optimal. Selama penerbangan, pilot memantau kondisi drone dan data yang dikumpulkan secara real-time, sambil memastikan kepatuhan terhadap aturan penerbangan drone di Indonesia dan keselamatan penerbangan.

Drone ini dilengkapi dengan kamera berkualitas tinggi dan sistem RTK untuk mencapai presisi posisi yang tinggi. Setelah pengumpulan data selesai, data tersebut diproses dan dianalisis untuk menghasilkan peta, model 3D, dan informasi lainnya.Hasil uji coba menunjukkan bahwa drone Mavic 3E Enterprise mampu menghasilkan gambar dan video berkualitas tinggi dengan tingkat presisi yang tinggi. Drone ini juga mudah dioperasikan dan dapat terbang dengan stabil dalam berbagai kondisi cuaca.

PT Geosat Survei Indonesia sangat puas dengan hasil uji coba ini dan berencana untuk menggunakan drone Mavic 3E Enterprise dalam proyek-proyek komersial mereka di masa mendatang. Keberhasilan uji coba ini menjanjikan peningkatan efisiensi dan akurasi dalam layanan survei dan pemetaan.
Dengan teknologi drone yang semakin canggih dapat memberikan solusi-solusi inovatif dan berkualitas tinggi di bidang survei dan pemetaan.

Penulis: Panji Gumilang

Aktivitas MBKM Prodi Teknologi Survei dan Pemetaan Dasar : Membuka Pintu menuju Dunia Teknologi Geospasial

Jakarta, 2024 – Beberapa mahasiswa Teknologi Survei dan Pemetaan Dasar berkesempatan magang di PT.Leica Geosystems Indonesia. Pengalaman magang mahasiswa di PT.Leica Geosystems Indonesia dimulai dengan sambutan hangat dari tim Leica yang sangat ramah. Mahasiswa juga di kenalkan dengan teknologi yang digunakan dan di tawarkan oleh perusahaan untuk dunia survei dan pemetan, seperti Total Station hingga perangkat GPS dengan teknologi terbaru. Salah satu pengalaman mahasiswa yang berkesan adalah bisa belajar di berbagai bidang dengan para ahlinya langsung. Mahasiswa juga diberi kesempatan untuk melakukan Ceck alat dan ikut membuktikan teori dari ahli cors yang ada di perusahaan ini. Dari kegiatan yang di berikan mahasiswa dapat merasakan betapa pentingnya akurasi dan ketelitian dalam survei geospasial. Tidak hanya itu, mahasiswa juga berkesempatan untuk bertemu dengan para ahli dalam pemetaan, seperti ahli dalam CORS, Geomatik, Reality Capture, Airborne, dan banyak lagi. Mahasiswa berkesempatan untuk belajar dengan para ahli tersebut, sehingga ilmu yang mahasiswa dapatkan juga luas dan sesuai dengan kondisi real di lapangan. mahasiswa juga diberikan beberapa wawasan baru yang realistis dengan dunia kerja. Salah satunya adalah wawasan mengenai Tunnel. Pembahasan tentang tunnel dan konsep perencanaan pembangunan tunnel ini kompleks sehingga mahasiswa dapat menggali informasi yang lebih mendalam mengenai bidang tunnel ini. Selain tentang tunnel, mahasiswa juga mendapatkan ilmu lain di berbagai bidang yang membutuhkan survei dan pemetaan, seperti di perusahaan konstruksi, minning, dan berbagai informasi lainnya seperti monitoring dan CORS. Ilmu tersebut sangat bermanfaat bagi mahasiswa, karena mahasiswa tidak hanya di berikan ilmu mendasar, tapi juga diberikan contoh kasus nyata yang ada di lapangan. Mahasiswa sangat beruntung di berikan kesempatan untuk magang di PT. Lieca Geosystems Indonesia, karena mahasiswa tidak di hanya diberikan ilmu, tapi juga di berikan kesempatan untuk memberi pendapat atau jalan keluar untuk beberapa kasus. Penulis: Della Amanda

Aktivitas MBKM Prodi Teknologi Survei dan Pemetaan Dasar : Survei Topografi Kantor Distrik Navigasi Kelas I Medan Kota Belawan untuk Tata Kelola Administrasi Kota Belawan

Indonesia memiliki peran strategis pada jalur perdagangan dunia dengan potensi wilayah lautnya yang tiga kali lebih luas dari daratannya. Tentu dalam melakukan perdagangan dunia melalui jalur laut atau maritim. Pelabuhan Belawan termasuk jalan bagi para pengguna maritim untuk melakukan bisnis atau perekonomian melalui jalur laut sehingga fasilitas sarana Bantu Navigasi Pelayaran di daerah Belawan membutuhkan perawatan dan pengawasan yang intensif guna untuk menimalisir terjadinya kecelakaan di laut.

 

Kegiatan pengukuran topografi ini merupakan serangkaian dari project sebagai bentuk proses tata kelola administrasi Kota Belawan Kecamatan Medan. Belawan terletak 0-5 meter di atas permukaan laut di kawasan pesisir Kota Medan. Bentuk topografi wilayah ini berupa daerah dataran yang sedikit bergelombang. Seiring kemajuan pelabuhan dunia, Pelabuhan Belawan akan menjadi pelabuhan pusat global seperti pelabuhan Singapura.

 

Pengukuran ini dilakukan di Distrik Navigasi kelas I Medan Kota Belawan mulai tanggal 16 Maret sampai dengan 28 Maret 2024. Dalam kegiatan magang, mahasiswa TSPD mendapatkan pengalaman langsung di lapangan untuk melakukan kegiatan survei topografi dengan beberapa tahapan yaitu melaksanakan survei pendahuluan ke lokasi pengukuran selanjutnya melakukan pembangunan titik BM dan titik CP sesuai dengan spesifikasi yang Jaring Kontrol Horizontal (JKH) tahun 2002 dan melakukan penarikan titik BM yang berada di sekitar area Pelindo serta menuju lokasi pengukuran topografi untuk mengetahui koordinat yang berada di wilayah tersebut. Selain itu, mahasiswa juga berkontribusi dalam survei hidrografi seperti melakukan survei batimetri, pengambilan sample sedimen dan sample air, dan pengamatan pasang surut. Selain melakukan survei, mahasiswa juga berkontribusi dalam pengolahan data topografi dan data batimetri.

 

Jadi, tujuan diadakannya pengukuran topografi pada Distrik Navigasi Belawan ini yaitu untuk mendapatkan data lapangan atau data existing untuk memperoleh gambaran bentuk permukaan tanah dan detil situasi serta kenampakan sekitar area darat yang nantinya berguna sebagai data kelola administrasi daerah tersebut. Selain itu, lokasi tersebut memiliki kontur tanah yang belum rata dan masih ditumbuhi pepohonan sehingga membutuhkan perencanaan tanah berupa cut and fill yang diperoleh dari hasil pengukuran topografi.
Hal tersebut menjadi pengalaman yang baru dan menarik karena mahasiswa dapat berkontribusi dalam project tersebut sehingga dapat mengimplementasikan mata kuliah yang relevan dengan kegiatan tersebut seperti Jaring Kontrol Pemetaan, Survei Hidrografi, Aplikasi Survei GNSS, Kartografi Digital, dan lain lain. Hal baru tersebut diharapkan dapat menjadi batu loncatan dan peluang mahasiswa untuk mengembangkan keterampilan yang berguna untuk masa depan saat memasuki dunia kerja.

Penulis : Nabila Nihayatuzulfaharista, Qanita Annisabrina, Rani Alkahvia

Aktivitas MBKM Prodi Teknologi Survei dan Pemetaan Dasar : Membangun Karier dengan Pengetahuan dan Pengalaman

Pada bulan Februari, mahasiswa dari Prodi Teknologi Survei dan Pemetaan Dasar Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada bergabung dengan PT. Geoswara Surveys untuk mengikuti program magang. Dalam kurun waktu beberapa bulan, mereka terlibat dalam berbagai proyek yang menarik dan mendapatkan wawasan yang berharga tentang dunia kerja yang sesungguhnya. Magang ini sebagai kesempatan emas untuk mendalami pengetahuan dan keterampilannya dalam bidang survei dan pemetaan.

 

Salah satu proyek yang dikerjakan adalah PLTA Bakaru II. Dengan bimbingan mentor, mahasiswa TSPD terlibat langsung dalam Kegiatan sosialisasi, pengukuran bidang lahan, dan inventarisasi tanaman. Pengalaman ini tidak hanya memperluas pemahaman mahasiswa tentang bidang survey pemetaan tetapi juga mengasah keterampilan teknisnya dalam Kerjasama tim. Selain dari aspek teknis, Faiz juga menemukan nilai dalam pembelajaran tentang komunikasi antar tim. Dalam lingkungan kerja yang sesungguhnya, peserta magang belajar pentingnya kerjasama dan komunikasi dalam mencapai tujuan bersama dan meningkatkan produktivitas.

Dengan berakhirnya musim magang, mahasiswa TSPD lebih percaya diri dalam menghadapi tantangan di masa depan. Mereka yakin bahwa pengalaman ini telah membekali mereka dengan keterampilan dan pengetahuan yang berharga untuk sukses di dunia kerja. Selain dari sisi profesional, magang di PT. Geoswara Surveys juga memberikan kesempatan bagi para mahasiswa untuk memperluas jaringan profesional mereka. Mereka berinteraksi dengan berbagai profesional di industri tersebut dan membangun hubungan yang mungkin berguna bagi karier mereka di masa depan.

 

Magang di PT. Geoswara Surveys telah menjadi langkah penting dalam pembangunan karier para mahasiswa ini. Mereka meninggalkan perusahaan dengan pengetahuan baru, keterampilan yang ditingkatkan, dan kenangan tak terlupakan dari pengalaman mereka di tempat kerja. Magang bukan hanya tentang mendapatkan pengalaman kerja, tetapi juga tentang mempersiapkan diri untuk tantangan yang akan dihadapi di masa depan agar para mahasiswa ini siap untuk melangkah maju dalam karier mereka dengan keyakinan dan tekad yang baru ditemukan.

Penulis: Muhammad Faiz Mutti