Aktivitas MBKM Prodi Teknologi Survei Pemetaan Dasar : Memantau Kualitas Pekerjaan Cuci Kanal dengan Survei Batimetri
Info TSPDSDGs 17 Kemitraan untuk Mencapai TujuanSDGs 4 Pendidikan Bermutu Jumat, 29 Maret 2024
Pada tanggal 23 Maret 2024, di area operasional PT. Sinarmas, dilakukan kegiatan Quality Control (QC) kanal menggunakan Survei Batimetri oleh PT. Kartabhumi Nusantara.
Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan kualitas pekerjaan cuci kanal yang dilakukan oleh kontraktor sesuai dengan standar yang diharapkan.

Kegiatan dimulai dengan persiapan alat dan tim survei yang dipimpin oleh Handoko Susilo selaku Surveyor Batimetri. Tim kemudian melakukan survei secara detail di sepanjang kanal yang telah dibersihkan oleh kontraktor. Mereka mencatat data kedalaman serta kondisi dasar perairan menggunakan alat Drone USV Batimetri. Hasil survei ini akan menjadi acuan untuk mengevaluasi kualitas pekerjaan cuci kanal yang dilakukan oleh kontraktor.
“Survei batimetri memainkan peran penting dalam kegiatan QC kanal. Dengan memahami topografi dasar perairan, kami dapat menilai efektivitas pekerjaan cuci kanal yang dilakukan oleh kontraktor. Data yang diperoleh dari survei ini membantu kami memastikan bahwa hasil pekerjaan sesuai dengan standar yang diharapkan, sehingga kanal dapat berfungsi optimal.” – Handoko Susilo, Surveyor Batimetri PT. Kartabhumi Nusantara.
Melalui kegiatan ini, diharapkan PT. Sinarmas dapat memastikan bahwa pekerjaan cuci kanal yang dilakukan oleh kontraktor memenuhi standar kualitas yang ditetapkan. Dengan adanya Survei Batimetri, kesalahan atau ketidaksesuaian dapat terdeteksi lebih awal, sehingga perbaikan dapat dilakukan secara tepat waktu. Dengan demikian, dapat dipastikan bahwa kanal tetap berfungsi optimal dan risiko terkait dengan ketidaksesuaian pekerjaan dapat diminimalisir.
Penulis : Ziyad Abdillah
Alat yang digunakan untuk akuisisi data TLS menggunakan tipe RTC 360 yang merupakan salah satu jenis alat keluaran Leica yang menggunakan sistem LIDAR untuk memindai suatu objek. Dalam penggunaannya alat ini menyediakan beberapa pengaturan antara lain pengaturan terhadap densitas pointcloud yang terdiri atas mode High yang memiliki kerapatan titik tiap 3mm, Medium yang memiliki kerapatan titik tiap 6mm, dan Low yang memiliki kerapatan titik tiap 9mm. Selain itu masih ada pengaturan lainnya yang berupa Pemindaian Ganda (Double Scan) dan pengaturan mode foto yang digunakan untuk memberikan warna pada pointcloud.
Akuisisi data yang dilakukan selama 14 hari dari tanggal 24 Februari sampai 8 Maret 2024, mencakup 44 bangunan dan 9 objek lainnya. Akuisisi utama difokuskan terkait scanning area interior dan eksterior dari gedung menggunakan Terrestrial Laser Scanner. Akuisisi data dilakukan saat jam sekolah berakhir untuk meminimalisir disturbance data pointcloud sehingga hasil scan lebih jelas serta mentaati aturan sekolah mengenai perlindungan terhadap siswa (Child Protection).
Penulis : Aqmal Cahyo Kumoro dan Dendy Elvian Darmansyah






