Arsip:

SDG 9

Pengembangan Virtual Reality Candi Prambanan

Hibah Penelitian Sekolah Vokasi UGM Dukung Pengembangan Virtual Reality Candi Prambanan untuk Pengalaman Eksplorasi Imersif

Yogyakarta – Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (SV UGM) kembali mendukung pengembangan inovasi di bidang teknologi geospasial dan pelestarian warisan budaya melalui pendanaan penelitian tentang pengembangan Virtual Reality Candi Prambanan untuk visualisasi dan eksplorasi secara imersif. Penelitian ini memperoleh hibah penelitian internal SV UGM Tahun 2026 dengan peneliti Ir. Erlyna Nour Arrofiqoh, S.T., M.Eng., Ir. Hanif Ilmawan S.T., M.Eng., dan Dr. Anindya Sricandra Prasidya, S.T., M. Eng yang merupakan dosen dari Departemen Teknologi Kebumian serta Ir. Rochmad Muryamto, M.Eng.Sc, yaitu dosen dari Departemen Teknik Geodesi UGM.

Penelitian ini bertujuan mengembangkan platform Virtual Reality (VR) yang memungkinkan pengguna merasakan pengalaman eksplorasi Candi Prambanan secara imersif melalui pemanfaatan teknologi pemodelan tiga dimensi (3D), visualisasi interaktif, serta perangkat headset VR. Pengembangan teknologi ini diharapkan dapat menjadi salah satu inovasi dalam pelestarian, edukasi, dan promosi warisan budaya Indonesia berbasis teknologi digital.

Menurut Ketua Peneliti, Ir. Erlyna Nour Arrofiqoh, S.T., M.Eng., pemanfaatan teknologi Virtual Reality membuka peluang baru dalam penyajian informasi budaya dan sejarah kepada masyarakat. Melalui teknologi ini, pengguna tidak hanya dapat melihat representasi digital Candi Prambanan, tetapi juga dapat merasakan pengalaman seolah-olah berada langsung di dalam kompleks candi.

"Pengembangan Virtual Reality Candi Prambanan ini diharapkan mampu menghadirkan pengalaman eksplorasi yang lebih interaktif dan mendalam. Pengguna dapat berjalan di lingkungan virtual, memasuki bangunan candi, mengamati arsitektur serta relief secara detail, dan memperoleh informasi edukatif secara langsung melalui media digital," jelasnya.

Dalam pelaksanaannya, penelitian ini memanfaatkan teknologi pemodelan 3D serta integrasi informasi semantik untuk menghasilkan representasi digital Candi Prambanan yang akurat dan interaktif. Selain itu, penelitian juga mengkaji aspek pengalaman pengguna (user experience) dalam lingkungan virtual untuk memastikan tingkat imersi dan kenyamanan selama penggunaan.

Pengembangan Virtual Reality berbasis warisan budaya ini memiliki potensi yang luas, tidak hanya untuk kebutuhan pendidikan dan penelitian, tetapi juga untuk mendukung sektor pariwisata digital dan pelestarian cagar budaya. Teknologi tersebut memungkinkan masyarakat, pelajar, peneliti, hingga wisatawan untuk mengakses dan mengeksplorasi situs budaya tanpa terbatas oleh ruang dan waktu.

Melalui dukungan hibah penelitian SV UGM, penelitian ini diharapkan dapat menghasilkan prototipe Virtual Reality Candi Prambanan yang dapat menjadi dasar pengembangan digital twin situs budaya Indonesia di masa mendatang. Inovasi ini sekaligus menunjukkan komitmen Sekolah Vokasi UGM dalam mendorong pengembangan teknologi terapan yang memberikan kontribusi nyata bagi pelestarian warisan budaya nasional.

Ke depan, hasil penelitian ini diharapkan dapat membuka peluang kolaborasi multidisiplin antara bidang geospasial, teknologi informasi, arkeologi, serta industri kreatif digital dalam rangka mewujudkan transformasi digital pada pengelolaan dan pelestarian cagar budaya Indonesia.

Dokumentasi Candi Prambanan 1

Departemen Teknologi Kebumian SV UGM Kembangkan Kerangka Geomatika untuk Pemantauan dan Dokumentasi Candi Prambanan

Yogyakarta –Departemen Teknologi Kebumian, Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (SV UGM), melalui Program Studi Teknologi Survei dan Pemetaan Dasar (TSPD), melaksanakan penelitian untuk mengembangkan kerangka geomatika untuk pemantauan dan dokumentasi Candi Prambanan. Penelitian ini memperoleh pendanaan dari Program Hibah Penelitian Sekolah Vokasi UGM Tahun 2026 dan dipimpin oleh Ir. Rochmad Muryamto, M.Eng.Sc. sebagai ketua peneliti, dengan melibatkan seluruh dosen Program Studi Teknologi Survei dan Pemetaan Dasar sebagai anggota tim peneliti.

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan suatu kerangka kerja (framework) geomatika yang komprehensif untuk mendukung kegiatan dokumentasi, pemantauan, konservasi, dan pengelolaan warisan budaya, khususnya pada kawasan Candi Prambanan. Sebagai salah satu situs warisan budaya dunia yang memiliki nilai sejarah, arsitektur, dan budaya yang sangat tinggi, Candi Prambanan memerlukan pendekatan dokumentasi dan pemantauan yang terintegrasi, akurat, serta berkelanjutan.

Ketua peneliti, Ir. Rochmad Muryamto, M.Eng.Sc., menjelaskan bahwa perkembangan teknologi geomatika saat ini memungkinkan integrasi berbagai metode akuisisi dan pengolahan data spasial untuk menghasilkan representasi digital yang lebih lengkap dan informatif. "Melalui penelitian ini, kami berupaya menyusun suatu kerangka geomatika yang dapat mengintegrasikan teknologi survei terestris, fotogrametri, pemindaian laser, pemodelan tiga dimensi, hingga teknologi visualisasi," ujarnya.

Kerangka geomatika yang dikembangkan dalam penelitian ini mencakup beberapa tahapan utama, yaitu akuisisi data geospasial, pengolahan, pemodelan, dan visualisasi. Berbagai teknologi modern seperti Unmanned Aerial Vehicle (UAV), Terrestrial Laser Scanner (TLS), Global Navigation Satellite System (GNSS), dan teknologi Virtual Reality (VR) akan dievaluasi dalam kerangka tersebut.

Penelitian ini diharapkan dapat menyusun standar operasional dan rekomendasi teknis dalam pelaksanaan dokumentasi dan pemantauan cagar budaya berbasis geomatika. Pendekatan ini diharapkan mampu mendukung proses pelestarian melalui penyediaan data spasial yang akurat, mutakhir, dan terdokumentasi dengan baik.

Keterlibatan seluruh dosen Program Studi Teknologi Survei dan Pemetaan Dasar dalam penelitian ini mencerminkan pendekatan multidisiplin yang menjadi karakteristik bidang geomatika modern. Kolaborasi berbagai kompetensi, mulai dari survei dan pemetaan, fotogrametri, dan pemodelan tiga dimensi diharapkan dapat menghasilkan inovasi yang berkontribusi bagi pengembangan ilmu pengetahuan sekaligus pelestarian warisan budaya Indonesia.

Melalui penelitian ini, Departemen Teknologi Kebumian SV UGM menegaskan komitmennya untuk terus mengembangkan penelitian terapan yang inovatif, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta memberikan kontribusi nyata bagi pelestarian dan pengelolaan warisan budaya nasional. Hasil penelitian diharapkan tidak hanya bermanfaat untuk Candi Prambanan, tetapi juga dapat menjadi model dan referensi dalam pengembangan sistem dokumentasi dan pemantauan berbagai situs cagar budaya lainnya di Indonesia.

Mahasiswa TSPD Ikuti Kuliah Umum Bertajuk “Mapping from the Sky” dengan Teknologi Drone LiDAR dan Fotogrametri Bersama Praktisi Industri PT Karta Bhumi Nusantara

Departemen Teknologi Kebumian, Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada menyelenggarakan kuliah umum bertajuk “Mapping from the Sky: Teknologi Drone LiDAR dan Fotogrametri untuk Data Geospasial Presisi” dengan menghadirkan PT Karta Bhumi Nusantara sebagai mitra industri. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan kompetensi mahasiswa dalam mengikuti perkembangan teknologi geospasial yang semakin pesat.

Kuliah umum yang dilaksanakan pada 2 April 2026 di Hall Departemen Teknologi Kebumian SV UGM ini diikuti oleh mahasiswa, khususnya mahasiswa Teknologi Survei dan Pemetaan Dasar (TSPD) angkatan 2024. Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari PT Karta Bhumi Nusantara, yaitu Muhammad Haikal Fasya, yang berbagi pengalaman dan wawasan terkait pemanfaatan teknologi drone dalam kegiatan survei dan pemetaan.

Dalam kegiatan ini, peserta memperoleh materi terkait penggunaan Drone LiDAR dan fotogrametri dalam menghasilkan data geospasial yang akurat dan presisi. Pembahasan mencakup alur kerja mulai dari proses akuisisi data di lapangan, pengolahan data, hingga interpretasi hasil untuk berbagai kebutuhan analisis. Peserta juga diajak mengenal lebih dekat melalui praktik langsung pada Drone LiDAR ini. Kegiatan ini semakin interaktif dengan adanya sesi tanya jawab, di mana peserta dapat berdiskusi langsung dengan narasumber mengenai aspek teknis maupun pengalaman di lapangan.

Selain penyampaian materi, kuliah umum ini juga memberikan gambaran nyata mengenai penerapan teknologi di dunia industri. Hal ini diharapkan dapat menjembatani pemahaman mahasiswa antara teori yang dipelajari di perkuliahan dengan praktik di lapangan, sekaligus memberikan wawasan mengenai kebutuhan kompetensi di dunia kerja.

Melalui kegiatan ini, Departemen Teknologi Kebumian SV UGM menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pembelajaran yang aplikatif dan berbasis kolaborasi. Kegiatan ini juga mendukung pencapaian SDGs, khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas), SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur), serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan).

Survei Data Kependudukan untuk mendukung Basisdata Kependudukan Desa

Program Studi Teknologi Survei dan Pemetaan Dasar, Sekolah Vokasi, Universitas Gadjah Mada, melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat di Padukuhan Banyunganti Kidul, Kalurahan Kaliagung, Kabupaten Kulon Progo. Kegiatan ini dipimpin oleh Hidayat Panuntun S.T., M. Eng., D.Sc. dosen Teknologi Survei dan Pemetaan Dasar.

Dalam rangka menciptakan data kependudukan yang akurat, kegiatan ini menggunakan metode survei lapangan dan digitalisasi peta yang mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) 1: Tanpa Kemiskinan, SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, serta SDG 11: Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan.

Tahapan pelaksanaan kegiatan ini dimulai dengan persiapan dan verifikasi peta dasar yang telah dibuat pada program pengabdian sebelumnya, kemudian dilanjutkan dengan survei lapangan. Untuk memastikan akurasi posisi setiap rumah, tim menggunakan GPS handheld dalam proses penandaan lokasi, sedangkan pengolahan data dilakukan dengan perangkat lunak QGIS dan AutoCAD. Pengumpulan data demografis ini, yang mencakup informasi jumlah kepala keluarga di setiap rumah, mendukung SDG 1: Tanpa Kemiskinan dengan menyediakan data yang dapat membantu pemerintah desa dalam memetakan wilayah miskin dan menargetkan bantuan dengan lebih tepat.

Penerapan metode ini juga berkontribusi pada SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur. Melalui penggunaan teknologi GIS dan perangkat keras pemetaan yang canggih, kegiatan ini menghasilkan data spasial berkualitas yang dapat digunakan sebagai infrastruktur dasar untuk pengambilan keputusan berbasis bukti. Peta yang dihasilkan dapat memfasilitasi perencanaan inovatif dan mendukung pembangunan infrastruktur sosial di masa depan.

Selain itu, data kependudukan yang diperoleh sangat relevan bagi SDG 11: Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan. Informasi spasial yang mendetail membantu pemerintah setempat merencanakan kawasan permukiman yang lebih baik, dengan tata kelola yang mendukung kesejahteraan masyarakat. Dengan adanya data kependudukan yang akurat, pemerintah lokal dapat merancang strategi pembangunan dan layanan yang responsif terhadap kebutuhan warga, termasuk pengembangan permukiman yang layak dan berkelanjutan.

Metode yang diterapkan oleh Program Studi Teknologi Survei dan Pemetaan Dasar ini menunjukkan pentingnya data spasial dalam mendukung pembangunan desa yang inklusif dan berkelanjutan. Kolaborasi akademisi dan pemerintah lokal dalam kegiatan ini diharapkan dapat menjadi model bagi wilayah lain dalam pencapaian SDGs melalui teknologi pemetaan dan survei lapangan.

Ikon SDGs 1 Menghapus Kemiskinan

Ikon SDGs 9 Infrastruktur, industri dan inovasi

Ikon SDGs 11 Kota dan komunitas yang berkelanjutan