Arsip:

SDG 9

Mahasiswa TSPD Ikuti Kuliah Umum Bertajuk “Mapping from the Sky” dengan Teknologi Drone LiDAR dan Fotogrametri Bersama Praktisi Industri PT Karta Bhumi Nusantara

Departemen Teknologi Kebumian, Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada menyelenggarakan kuliah umum bertajuk “Mapping from the Sky: Teknologi Drone LiDAR dan Fotogrametri untuk Data Geospasial Presisi” dengan menghadirkan PT Karta Bhumi Nusantara sebagai mitra industri. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan kompetensi mahasiswa dalam mengikuti perkembangan teknologi geospasial yang semakin pesat.

Kuliah umum yang dilaksanakan pada 2 April 2026 di Hall Departemen Teknologi Kebumian SV UGM ini diikuti oleh mahasiswa, khususnya mahasiswa Teknologi Survei dan Pemetaan Dasar (TSPD) angkatan 2024. Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari PT Karta Bhumi Nusantara, yaitu Muhammad Haikal Fasya, yang berbagi pengalaman dan wawasan terkait pemanfaatan teknologi drone dalam kegiatan survei dan pemetaan.

Dalam kegiatan ini, peserta memperoleh materi terkait penggunaan Drone LiDAR dan fotogrametri dalam menghasilkan data geospasial yang akurat dan presisi. Pembahasan mencakup alur kerja mulai dari proses akuisisi data di lapangan, pengolahan data, hingga interpretasi hasil untuk berbagai kebutuhan analisis. Peserta juga diajak mengenal lebih dekat melalui praktik langsung pada Drone LiDAR ini. Kegiatan ini semakin interaktif dengan adanya sesi tanya jawab, di mana peserta dapat berdiskusi langsung dengan narasumber mengenai aspek teknis maupun pengalaman di lapangan.

Selain penyampaian materi, kuliah umum ini juga memberikan gambaran nyata mengenai penerapan teknologi di dunia industri. Hal ini diharapkan dapat menjembatani pemahaman mahasiswa antara teori yang dipelajari di perkuliahan dengan praktik di lapangan, sekaligus memberikan wawasan mengenai kebutuhan kompetensi di dunia kerja.

Melalui kegiatan ini, Departemen Teknologi Kebumian SV UGM menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pembelajaran yang aplikatif dan berbasis kolaborasi. Kegiatan ini juga mendukung pencapaian SDGs, khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas), SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur), serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan).

Survei Data Kependudukan untuk mendukung Basisdata Kependudukan Desa

Program Studi Teknologi Survei dan Pemetaan Dasar, Sekolah Vokasi, Universitas Gadjah Mada, melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat di Padukuhan Banyunganti Kidul, Kalurahan Kaliagung, Kabupaten Kulon Progo. Kegiatan ini dipimpin oleh Hidayat Panuntun S.T., M. Eng., D.Sc. dosen Teknologi Survei dan Pemetaan Dasar.

Dalam rangka menciptakan data kependudukan yang akurat, kegiatan ini menggunakan metode survei lapangan dan digitalisasi peta yang mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) 1: Tanpa Kemiskinan, SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, serta SDG 11: Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan.

Tahapan pelaksanaan kegiatan ini dimulai dengan persiapan dan verifikasi peta dasar yang telah dibuat pada program pengabdian sebelumnya, kemudian dilanjutkan dengan survei lapangan. Untuk memastikan akurasi posisi setiap rumah, tim menggunakan GPS handheld dalam proses penandaan lokasi, sedangkan pengolahan data dilakukan dengan perangkat lunak QGIS dan AutoCAD. Pengumpulan data demografis ini, yang mencakup informasi jumlah kepala keluarga di setiap rumah, mendukung SDG 1: Tanpa Kemiskinan dengan menyediakan data yang dapat membantu pemerintah desa dalam memetakan wilayah miskin dan menargetkan bantuan dengan lebih tepat.

Penerapan metode ini juga berkontribusi pada SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur. Melalui penggunaan teknologi GIS dan perangkat keras pemetaan yang canggih, kegiatan ini menghasilkan data spasial berkualitas yang dapat digunakan sebagai infrastruktur dasar untuk pengambilan keputusan berbasis bukti. Peta yang dihasilkan dapat memfasilitasi perencanaan inovatif dan mendukung pembangunan infrastruktur sosial di masa depan.

Selain itu, data kependudukan yang diperoleh sangat relevan bagi SDG 11: Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan. Informasi spasial yang mendetail membantu pemerintah setempat merencanakan kawasan permukiman yang lebih baik, dengan tata kelola yang mendukung kesejahteraan masyarakat. Dengan adanya data kependudukan yang akurat, pemerintah lokal dapat merancang strategi pembangunan dan layanan yang responsif terhadap kebutuhan warga, termasuk pengembangan permukiman yang layak dan berkelanjutan.

Metode yang diterapkan oleh Program Studi Teknologi Survei dan Pemetaan Dasar ini menunjukkan pentingnya data spasial dalam mendukung pembangunan desa yang inklusif dan berkelanjutan. Kolaborasi akademisi dan pemerintah lokal dalam kegiatan ini diharapkan dapat menjadi model bagi wilayah lain dalam pencapaian SDGs melalui teknologi pemetaan dan survei lapangan.

Ikon SDGs 1 Menghapus Kemiskinan

Ikon SDGs 9 Infrastruktur, industri dan inovasi

Ikon SDGs 11 Kota dan komunitas yang berkelanjutan