Yogyakarta – Universitas Gadjah Mada kembali menggelar wisuda periode IV untuk program sarjana dan diploma. Acara wisuda ini berlangsung selama dua hari, yaitu pada Rabu tanggal 28 Agustus 2024 hingga Kamis tanggal 29 Agustus 2024 yang diadakan di Ghra Sabha Pramana (GSP). Pada periode wisuda kali ini, banyak mahasiswa S1 dan D4 dari berbagai fakultas dan program studi yang diwisuda salah satunya adalah program studi Teknologi Survei dan Pemetaan Dasar (TSPD) yang telah berhasil meluluskan sebanyak 12 mahasiswa.

Suasana euforia para wisudawan dan wisudawati TSPD beserta keluarga dekat yang turut hadir dalam acara wisuda ini memenuhi gedung GSP. Bagi keluarga terutama orang tua, momen ini menjadi kebanggaan tersendiri karena, ini merupakan suatu momen yang sangat dinantikan mereka yang akhirnya dapat menyaksikan anaknya menyelesaikan masa studi di perguruan tinggi. Suasana euforia tersebut tidak berhenti begitu saja di gedung GSP. Para wisudawan selanjutnya diarahkan ke Gedung Departemen Teknologi Kebumian untuk melanjutkan acara pelepasan wisuda.

Pelepasan wisuda diadakan pada pukul 13.00 WIB s.d. 14.30 WIB di Ruang GP. Hall. Acara ini dihadiri oleh wisudawan yang juga ditemani oleh kerabat dekatnya. Acara pelepasan ini merupakan suatu apresiasi dari jurusan kepada para wisudawan dan wisudawati karena telah berhasil menyelesaikan masa studinya. Tidak hanya itu, acara ini adalah bentuk pertanggungjawaban pihak fakultas kepada para wali/orang tua wisudawan dan wisudawati. Berbagai prosesi pelepasan wisuda telah dilaksanakan dan tidak lupa penyerahan kenang-kenangan dari para dosen dan tenaga kependidikan untuk mahasiswa yang wisuda. Pesan dari para dosen dan tenaga kependidikan TSPD kepada wisudawan/wisudawati adalah untuk terus menjaga nama baik almamater dimanapun berada.
Penulis: Zahra Aroma Indianka



















Salah satu pengalaman mahasiswa yang berkesan adalah bisa belajar di berbagai bidang dengan para ahlinya langsung. Mahasiswa juga diberi kesempatan untuk melakukan Ceck alat dan ikut membuktikan teori dari ahli cors yang ada di perusahaan ini. Dari kegiatan yang di berikan mahasiswa dapat merasakan betapa pentingnya akurasi dan ketelitian dalam survei geospasial.
Tidak hanya itu, mahasiswa juga berkesempatan untuk bertemu dengan para ahli dalam pemetaan, seperti ahli dalam CORS, Geomatik, Reality Capture, Airborne, dan banyak lagi. Mahasiswa berkesempatan untuk belajar dengan para ahli tersebut, sehingga ilmu yang mahasiswa dapatkan juga luas dan sesuai dengan kondisi real di lapangan. mahasiswa juga diberikan beberapa wawasan baru yang realistis dengan dunia kerja. Salah satunya adalah wawasan mengenai Tunnel. Pembahasan tentang tunnel dan konsep perencanaan pembangunan tunnel ini kompleks sehingga mahasiswa dapat menggali informasi yang lebih mendalam mengenai bidang tunnel ini.
Selain tentang tunnel, mahasiswa juga mendapatkan ilmu lain di berbagai bidang yang membutuhkan survei dan pemetaan, seperti di perusahaan konstruksi, minning, dan berbagai informasi lainnya seperti monitoring dan CORS. Ilmu tersebut sangat bermanfaat bagi mahasiswa, karena mahasiswa tidak hanya di berikan ilmu mendasar, tapi juga diberikan contoh kasus nyata yang ada di lapangan.
Mahasiswa sangat beruntung di berikan kesempatan untuk magang di PT. Lieca Geosystems Indonesia, karena mahasiswa tidak di hanya diberikan ilmu, tapi juga di berikan kesempatan untuk memberi pendapat atau jalan keluar untuk beberapa kasus.
Penulis: Della Amanda