Departemen Teknologi Kebumian SV UGM Kembangkan Kerangka Geomatika untuk Pemantauan dan Dokumentasi Candi Prambanan

Yogyakarta –Departemen Teknologi Kebumian, Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (SV UGM), melalui Program Studi Teknologi Survei dan Pemetaan Dasar (TSPD), melaksanakan penelitian untuk mengembangkan kerangka geomatika untuk pemantauan dan dokumentasi Candi Prambanan. Penelitian ini memperoleh pendanaan dari Program Hibah Penelitian Sekolah Vokasi UGM Tahun 2026 dan dipimpin oleh Ir. Rochmad Muryamto, M.Eng.Sc. sebagai ketua peneliti, dengan melibatkan seluruh dosen Program Studi Teknologi Survei dan Pemetaan Dasar sebagai anggota tim peneliti.

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan suatu kerangka kerja (framework) geomatika yang komprehensif untuk mendukung kegiatan dokumentasi, pemantauan, konservasi, dan pengelolaan warisan budaya, khususnya pada kawasan Candi Prambanan. Sebagai salah satu situs warisan budaya dunia yang memiliki nilai sejarah, arsitektur, dan budaya yang sangat tinggi, Candi Prambanan memerlukan pendekatan dokumentasi dan pemantauan yang terintegrasi, akurat, serta berkelanjutan.

Ketua peneliti, Ir. Rochmad Muryamto, M.Eng.Sc., menjelaskan bahwa perkembangan teknologi geomatika saat ini memungkinkan integrasi berbagai metode akuisisi dan pengolahan data spasial untuk menghasilkan representasi digital yang lebih lengkap dan informatif. "Melalui penelitian ini, kami berupaya menyusun suatu kerangka geomatika yang dapat mengintegrasikan teknologi survei terestris, fotogrametri, pemindaian laser, pemodelan tiga dimensi, hingga teknologi visualisasi," ujarnya.

Kerangka geomatika yang dikembangkan dalam penelitian ini mencakup beberapa tahapan utama, yaitu akuisisi data geospasial, pengolahan, pemodelan, dan visualisasi. Berbagai teknologi modern seperti Unmanned Aerial Vehicle (UAV), Terrestrial Laser Scanner (TLS), Global Navigation Satellite System (GNSS), dan teknologi Virtual Reality (VR) akan dievaluasi dalam kerangka tersebut.

Penelitian ini diharapkan dapat menyusun standar operasional dan rekomendasi teknis dalam pelaksanaan dokumentasi dan pemantauan cagar budaya berbasis geomatika. Pendekatan ini diharapkan mampu mendukung proses pelestarian melalui penyediaan data spasial yang akurat, mutakhir, dan terdokumentasi dengan baik.

Keterlibatan seluruh dosen Program Studi Teknologi Survei dan Pemetaan Dasar dalam penelitian ini mencerminkan pendekatan multidisiplin yang menjadi karakteristik bidang geomatika modern. Kolaborasi berbagai kompetensi, mulai dari survei dan pemetaan, fotogrametri, dan pemodelan tiga dimensi diharapkan dapat menghasilkan inovasi yang berkontribusi bagi pengembangan ilmu pengetahuan sekaligus pelestarian warisan budaya Indonesia.

Melalui penelitian ini, Departemen Teknologi Kebumian SV UGM menegaskan komitmennya untuk terus mengembangkan penelitian terapan yang inovatif, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta memberikan kontribusi nyata bagi pelestarian dan pengelolaan warisan budaya nasional. Hasil penelitian diharapkan tidak hanya bermanfaat untuk Candi Prambanan, tetapi juga dapat menjadi model dan referensi dalam pengembangan sistem dokumentasi dan pemantauan berbagai situs cagar budaya lainnya di Indonesia.