Aktivitas MBKM Prodi Teknologi Survei Pemetaan Dasar : MAGANG DI PROYEK PEMBANGUNAN BSI TOWER
Info TSPDSDGs 17 Kemitraan untuk Mencapai TujuanSDGs 4 Pendidikan BermutuSDGs 9 Infrastruktur, Industri dan Inovasi Kamis, 18 April 2024
Kementerian BUMN, PT PP, dan PT Bank Syariah Indonesia Tbk. (BSI) telah melakukan peletakan batu pertama (groundbreaking) untuk pembangunan gedung kantor baru yang diberi nama BSI Tower di Jalan Medan Merdeka Selatan Jakarta pada Kamis (09/11). Gedung ini dibangun dengan konsep green building dan diproyeksikan sebagai pusat keuangan serta ikon di pusat kota Jakarta.

Menteri BUMN Erick Thohir (tengah), Direktur Utama PT Bank Syariah Indonesia Tbk Hery Gunardi (kanan), dan Direktur Utama (Dirut) PT Pembangunan Perumahan (PP) (Persero) Tbk Novel Arsyad (kiri) saat groundbreaking gedung BSI Tower di Jalan Medan Merdeka Selatan Jakarta, Kamis (09/11)
Direktur Utama BSI, Hery Gunardi, menyampaikan bahwa pembangunan kantor baru ini merupakan bagian dari komitmen BSI dalam mengembangkan ekonomi syariah di Indonesia. Konsep green building dipilih sebagai bentuk keseriusan BSI dalam mengimplementasikan prinsip lingkungan, sosial, dan tata kelola perusahaan (ESG) dalam setiap langkahnya.

Dalam upacara groundbreaking BSI Tower, Menteri BUMN Erick Thohir menyatakan dukungannya terhadap investasi di pusat Jakarta, yang diharapkan akan menjadikan kawasan tersebut sebagai salah satu pusat keuangan di masa depan. Erick juga menekankan peran BUMN sebagai agen perubahan dan berharap BSI dapat terus berkembang menjadi salah satu bank terkemuka di dunia.
BSI Tower direncanakan akan memiliki sertifikasi gold dalam konsep green building. Gedung ini akan dilengkapi dengan panel surya di atapnya dan fasad yang dapat mengurangi panas matahari. Selain itu, berbagai fasilitas akan disediakan untuk kenyamanan dan keamanan pengguna gedung, seperti stasiun pengisian kendaraan listrik, sistem kontrol lift, serta pengawasan keamanan 24 jam.
Dalam sambutannya, Direktur Utama PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk, Novel Arsyad, menargetkan pembangunan BSI Tower selesai dalam 18 bulan. Gedung ini akan memiliki 22 lantai kantor, 1 lantai basement, dan 9 lantai podium parkir. BSI Tower akan berlokasi di Jl. Medan Merdeka Selatan No. 17, Jakarta Pusat, dan akan dilengkapi dengan berbagai fasilitas seperti masjid, ballroom, meeting room, food hall, dan connecting bridge yang menghubungkannya dengan Menara Danareksa. Hal ini akan menjadikan kompleks Financial Center yang terintegrasi dengan Kementerian BUMN.
BSI berharap BSI Tower dapat menjadi simbol kebangkitan bank syariah di Indonesia dengan mengacu pada prinsip ekonomi syariah berkelanjutan. Melalui pembangunan gedung ini, BSI juga menunjukkan komitmennya dalam penerapan prinsip ESG dan penyaluran pembiayaan berkelanjutan untuk sektor UMKM, pertanian, energi terbarukan, dan proyek eco- green.
Dalam kegiatan magang ini, mahasiswa Teknologi Survei dan Pemetaan Dasar (TSPD) mendapatkan pengalaman terkait pengukuran survei dan pemetaan pada bidang konstruksi gedung. Kegiatan survei pada proyek meliputi, survei struktur bangunan untuk stakeout kolom dan balok dari struktur gedung tersebut. Selain itu, dilakukan juga kegiatan pengukuran settlement untuk monitoring deviasi elevasi tanah di sekitar proyek. Kegiatan magang mahasiswa TSPD di proyek pembangunan gedung BSI Tower ini melatih untuk berpikir secara analitik dan juga merasakan pengalaman kerja menjadi surveyor struktur untuk pembangunan gedung. Hal ini merupakan pengalaman yang sangat menarik bagi mahasiswa, karena dapat mengimplementasikan ilmu diperkuliahan.
Penulis : Ummu Hanifah Supriyanti dan Eurico Aditya Amiludin
Praktik kerja lapangan atau magang ini diharapkan dapat memberikan kesempatan bagi Mahasiswa untuk mengembangkan keterampilan dan pengetahuan yang relevan pada bidang studi terkait. Selain itu, magang pada PT. Weda Bay Nickel (PT.WBN) diharapkan mahasiswa dapat memberikan kontribusi dan pengalaman berharga dalam menghadapi tantangan dunia industri yang dinamis dan perkembangan ilmu pengetahuan yang terus berlangsung. Magang ini diakhiri dengan penyusunan laporan magang hingga laporan evaluasi magang selama kegiatan berlangsung.
Penulis : Ahmad Husni H. dan Bilal Rayhan Nuh

Dengan menggunakan teknologi pemetaan 3D dan pemrosesan data geospasial, survei pemetaan dapat menghasilkan model digital yang akurat tentang struktur geologi suatu area tambang. Ini memungkinkan perusahaan tambang untuk mengidentifikasi dan mengukur cadangan batubara dengan presisi yang lebih besar, mengurangi risiko pengeboran yang tidak produktif dan memastikan ekstraksi yang optimal.
Salah satu peran utama mahasiswa dalam kegiatan magang adalah pelaksanaan survei lapangan. Dengan bimbingan dari profesional yang berpengalaman, mereka dapat mempraktikkan keterampilan mereka dalam penggunaan peralatan survei seperti GPS, total station, dan perangkat pemetaan lainnya. Melalui survei lapangan ini, mahasiswa dapat mengumpulkan data geospasial yang penting untuk membangun model digital dari area tambang, yang menjadi dasar bagi keputusan operasional dan perencanaan tambang yang efisien.
Adapun kegiatan mahasiswa pada survei lapangan dalam pertambangan antara lain Survey pengukuran topografi original untuk mengetahui kondisi topografi atau kontur asli pada area yang akan dipetakan, Survey pengukuran topografi kemajuan tambang (ekspos material tambang), Survei pengukuran untuk perhitungan volume material, Survei pengukuran titik kontrol vertikal dan horisontal (traverse), Pemasangan patok desain tambang/konstruksi, Survei pengukuran batas area pertambangan, Survey pengukuran batas persil-persil untuk pembebasan lahan, Pemasangan BM dan pengukuran dengan GPS, serta Survey pengukuran cross & long section.
Selain itu, mahasiswa juga membantu dalam analisis dan processing data. Mereka menggunakan
perangkat lunak pemrosesan data geospasial untuk memvisualisasikan dan menganalisis data survei lapangan. Kontribusi dalam menghasilkan informasi yang akurat dan komprehensif memungkinkan perusahaan tambang untuk membuat keputusan yang lebih baik dalam manajemen cadangan dan perencanaan ekstraksi.
Dengan demikian, peran mahasiswa magang dalam survei pemetaan dalam industri pertambangan
batubara tidak hanya memberikan manfaat praktis bagi perusahaan tambang, tetapi juga memberikan kesempatan berharga bagi para mahasiswa untuk mengembangkan keterampilan dan pengetahuan yang diperlukan untuk karier yang sukses di masa depan. Kolaborasi antara industri dan pendidikan melalui program magang ini menjadi kunci untuk mendorong inovasi dan kemajuan dalam industri pertambangan batubara ke depan.
Penulis : Gilang Nuzul Ramadan & Rian Mirawan


Dalam uji coba kali ini dilakukan dalam beberapa jenis chase, pertama adalah melakukan uji frekuensi jarak radio, kemudian uji akurasi GNSS, lalu melakukan uji kekuatan sinyal satelit di area hutan, dan yang terakhir adalah melakukan uji fitur berupa Inertial Measurement Unit (IMU).
Trimble R12i memiliki kemampuan dan fitur yang lengkap untuk pengukuran di area tambang. Hasil uji coba mendapatkan luaran yang sangat baik. Trimble R12i mampu mendapatkan akurasi yang sangat baik berada pada kisaran 2-5 cm dan memiliki jangkauan radio hingga 2 kilometer pada kondisi topografi berbukit dengan hanya berbekal internal radio.
Dian Widhianto selaku Supervisor tim survey PT. TCM menyambut dengan baik hasil pengujian yang telah dilakukan mengingat PT. Hidronav Tehnikatama dan PT. TCM sudah lama telah bekerja sama dalam pengadaan alat ukur survei pemetaan.
“Melihat hasil uji akurasi dan uji fitur dari Trimble R12i yang sangat memuaskan kemungkinan besar pihak kami (PT. TCM) akan melakukan pengadaan lagi untuk seri alat ini karena sepertinya akan sangat membantu pekerjaan pengukuran kami,” Ujar Dian Widhianto
Pada akhir survei dan uji coba, Dian Widhianto berharap jika Kerjasama antara PT. Hidronav Tehnikatama dan PT. Trubaindo Coal Mining harus tetap terjalin. Kerja sama yang baik akan terus dijaga terlebih lagi PT. Hidronav Tehnikatama selalu memberikan solusi kepada para client sesuai dengan jargon mereka “Always Insist On The Best”
Penulis : Arya Aswadana, Jefry Ryan Yanuar Choiri
