Mahasiswa TSPD Angkatan 2025 Laksanakan Responsi Praktikum Survei Pemetaan II

Yogyakarta, 3 Juni 2026 – Sebanyak 64 mahasiswa Program Studi Teknologi Survei dan Pemetaan Dasar (TSPD) Angkatan 2025, Departemen Teknologi Kebumian, Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada, mengikuti kegiatan responsi mata kuliah Praktikum Survei Pemetaan II yang diselenggarakan di depan Gedung Departemen Teknologi Kebumian (DTK). Kegiatan ini merupakan bagian dari evaluasi pembelajaran praktikum yang bertujuan untuk mengukur pemahaman dan keterampilan mahasiswa dalam pengoperasian instrumen survei pemetaan serta penerapan metode pengukuran terestris.

Responsi Praktikum Survei Pemetaan II dilaksanakan di bawah bimbingan Dr. Anindya Sricandra P., S.T., M.Eng. dan M. Iqbal Taftazani, S.T., M.Eng., serta dibantu oleh tim asisten praktikum yang terdiri dari Ridho Haikal Permana, Fahmi Asshidiqi, dan Rasyid Widayanta. Kehadiran para asisten praktikum turut membantu kelancaran pelaksanaan responsi, mulai dari persiapan alat hingga pendampingan teknis selama kegiatan berlangsung.

Pada responsi kali ini, mahasiswa diuji secara individu dalam penggunaan theodolit, salah satu instrumen dasar survei dan pemetaan yang digunakan untuk mengukur sudut horizontal dan vertikal secara presisi. Penguasaan penggunaan theodolit menjadi kompetensi penting bagi mahasiswa karena merupakan dasar dalam berbagai kegiatan pengukuran dan pemetaan di lapangan.

Melalui kegiatan responsi, mahasiswa dituntut untuk memahami prinsip kerja alat, melakukan penyetelan dan pengoperasian theodolit dengan benar, serta mampu membaca, mencatat, dan menghitung hasil pengukuran sesuai prosedur yang telah dipelajari selama praktikum. Selain kemampuan teknis, responsi juga menguji ketelitian, kedisiplinan, dan kemampuan mahasiswa dalam menerapkan standar kerja survei yang baik.

Mata kuliah Survei Pemetaan II merupakan salah satu mata kuliah dasar yang membekali mahasiswa dengan kompetensi pengukuran terestris sebagai fondasi dalam kegiatan survei dan pemetaan. Melalui kegiatan praktikum dan responsi, mahasiswa memperoleh pengalaman langsung dalam mengoperasikan instrumen survei sehingga dapat memperkuat pemahaman teori yang telah diperoleh di kelas.

Kegiatan responsi ini tidak hanya menjadi sarana evaluasi hasil pembelajaran, tetapi juga sebagai upaya untuk mempersiapkan mahasiswa menghadapi kegiatan praktikum lanjutan maupun dunia kerja yang membutuhkan kemampuan teknis di bidang survei dan pemetaan. Dengan penguasaan instrumen dasar seperti theodolit, mahasiswa diharapkan memiliki kompetensi yang kuat sebagai calon tenaga profesional di bidang geospasial.

Pelaksanaan Responsi Praktikum Survei Pemetaan II ini sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui penyelenggaraan pembelajaran berbasis praktik yang mendukung peningkatan kompetensi mahasiswa, serta SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) melalui penguatan keterampilan teknis yang relevan dengan kebutuhan pembangunan dan industri geospasial di masa depan.